UMB-PTN, UNS Tambah Daya Tampung

Universitas Sebelas Maret (UNS Solo) akan menambah kuota sebanyak 10-20 persen dari kuota sebelumnya yakni sekitar 1.248 mahasiswa pada seleksi penerimaan mahasiswa baru program Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri (UMB-PTN) tahun 2012.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pembantu Rektor I UNS Prof. Dr. Sutarno, M.Sc., Ph.D. kepada wartawan di Ruang Sidang Pembantu Rektor I gedung Rektorat UNS, Senin (23/7/2012) siang. Menurutnya, penambahan itu diakibatkan oleh kekurangan kuota pada program jalur Seleksi Nasional Masuk Perguran Tinggi Negeri (SNMPTN) dan jalur Swadana.

“Ada yang tidak melakukan registrasi pada jalur SNMPTN dan swadana. Selain itu, ada pula yang pindah jurusan karena diterima di jurusan lain meskipun masih sama-sama UNS. Hal ini menyebabkan kekurangan pada beberapa jurusan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, untuk jalur swadana ada sekitar 200 calon mahasiswa baru (maru) yang tidak melakukan registrasi padahal dinyatakan diterima. Sementara untuk jalur SNMPTN yang tidak melakukan registrasi sebanyak sekitar 300 calon mahasiswa. Sehingga perlu ada pergeseran kuota yang ditetapkan pada UMB-PTN yang sampai saat ini masih dalam proses seleksi.

“Mungkin akan ada penambahan sekitar 10 sampai 20 persen mahasiswa. Sehingga ada perubahan dari angka sebelumnya yang telah diumumkan di website,” papar Sutarno.

Sebenarnya, imbuh Sutarno, sejak awal pihak Kementerian Pendidian dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menginginkan adanya penambahan sekitar 10 persen PMB. Namun, hal ini belum dapat disetujui sepenuhnya karena keterbatasan fasilitas kuliah. Sutarno mencontohkan, sebuah jurusan membutuhkan laboratorium komputer. Jika kuota mahasiswa melebihi jumlah fasilitas, hal itu tidak bisa dilakukan.

“Kecuali pada jurusan yang tidak memerlukan laboratorium. Mungkin kita bisa menambah dua atau tiga kursi mahasiswa tiap kelas bukan jadi masalah,” jelasnya.

UMB-PTN

Sementara itu, pelaksanaan UMB-PTN yang berlangsung Minggu (22/7/2012) kemarin, berjalan lancar. Sebanyak 2.760 peserta mengikuti ujian di Solo dari total 11.407 peserta UMB-PTN nasional. Sedangkan peserta yang mengambil pilihan di UNS sebanyak 2.811 peserta.

Sutarno mengakui bahwa ada sebagian jurusan Diploma UNS yang masih mengalami kekurangan kuota, utamanya pada pilihan pertama. Misalnya untuk jurusan Bahasa Cina dari kuota 20 mahasiswa, pilihan pertama hanya 10 peserta. Meski demikian, ada peminat lain yang memilih Bahasa Cina pada pilihan kedua sampai kelima.

“Memang masih ada kuota yang kurang, dilihat dari pilihan pertama masih rendah meskipun ada pilihan selanjutnya. Namun, pilihan setelah tiga tidak bisa diandalkan secara penuh,” kata Sutarno.[]