Search
Close this search box.

Sekolah Pascasarjana UNS Beri Sosialisasi Program Akademik ke Luar Negeri bagi Mahasiswa S-2 dan S-3

UNS — Kesempatan melakukan program akademik ke luar negeri tidak hanya terbuka untuk mahasiswa sarjana. Mahasiswa pascasarjana pun memiliki kesempatan untuk meraih program akademik ke luar negeri. Namun, belum banyak mahasiswa pascasarjana UNS yang mengetahuinya.

Hal itu membuat Sekolah Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berinisiatif untuk mengadakan sosialisasi sekaligus sesi bagi pengalaman. Acara bertajuk “Meraih Program Akademik di Luar Negeri bagi Mahasiswa Pascasarjana” ini dilaksanakan secara daring pada Sabtu (18/6/2022).

Lebih dari 80 mahasiswa pascasarjana UNS mengikuti acara tersebut. Mereka berasal dari berbagai program studi (prodi) mulai dari prodi dari rumpun eksakta hingga humaniora.

Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan Sekolah Pascasarjana UNS, Prof. Dr. Agus Kristiyanto, M.Pd. dalam sambutannya menegaskan bahwa peluang bagi mahasiswa pascasarjana untuk menjalani program akademik ke luar negeri sangat terbuka lebar. UNS memberikan sejumlah fasilitas untuk para mahasiswa S-2 dan S-3 untuk melakukan hal tersebut.

“Saat ini pintu sudah dibuka lebar. Tinggal bagaimana Anda menyikapinya. Apakah Anda mau berjalan memasuki pintu itu atau tidak,” ujarnya.

Terdapat empat narasumber dalam acara ini. Narasumber pertama yakni Murni Ramli, S.P., M.Si., Ed.D. Dosen yang saat ini menjabat sebagai Koordinator Bidang Layanan Akademisi dan Mahasiwa Internasional UPT Kerjasama dan Layanan Internasional UNS mengenalkan program UNS Global Challenge.

“UPT Kerjasama dan Layanan Internasional setiap tahun membuka pendaftaran dua kali untuk program UNS Global Challenge. Program ini awalnya hanya diperuntukkan mahasiswa sarjana, tetapi sekarang diperluas untuk mahasiswa diploma dan pascasarjana,” jelasnya.

Setelah itu, materi dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman dari Maflahah. Alumnus Sekolah Pascasarjana UNS itu pernah mendapatkan beasiswa UNS Global Challenge ke Warren Wilson College, Amerika Serikat pada tahun 2019. Saat itu, dirinya menjalani pertukaran riset di bidang Sosiologi dengan universitas yang ada di Negeri Paman Sam tersebut.

Selain itu, ada pula Prista Kusumaningtyas Hikmawati. Prista yang saat ini sedang menjalani kuliah master di University College London tersebut pernah mendapatkan UNS Global Challenge pada 2018. Saat itu Prista melakukan konferensi internasional di Kanada untuk mempresentasikan risetnya mengenai kanker paru-paru. Perjalanan akademik Prista dalam konferensi internasional tersebut membawa Prista meraih beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) RI di Inggris.

Sesi berbagi pengalaman ditutup dengan pemaparan Bayu Aji Prasetya, mahasiswa S-2 Kajian Budaya UNS yang tahun ini dinyatakan sebagai penerima UNS Global Challenge di tingkat magister. Bayu rencananya akan menjalani Summer School in Languages an Linguistics di Universitas Leiden, Belanda. Melalui acara ini, Sekolah Pascasarjana berharap mahasiswanya dapat memanfaatkan kesempatan dan peluang menjalankan program akademik ke luar negeri untuk mendapatkan jejaring internasional. Humas UNS

Reporter:Ida Fitriyah
Editor: Dwi Hastuti

Skip to content