Pidato Rektor

Sambutan Rektor UNS pada Pengukuhan Ketua Dewan Komisioner OJK menjadi Guru Besar Tidak Tetap FEB UNS

By 27 August 2019 No Comments

Bismillahirahmanirakhim,
Salam Sejahtera,
Om swasti astu om,
Namo Budaye,
Salam Kebajikan,

Ysh. Pimpinan Ketua, Sekretaris dan anggota Senat
Ysh. Pimpinan Universitas, Fakultas, Lembaga dan Program Pascasarjana.
Ysh. Bpk Ibu hadirin yang berbahagia

Assalamualaikum Warohmatulahi Wabarokatuh,
Hari ini kita semua dihujani bahkan diserang dengan kata-kata :
Disrupsi…, Era 4.0…., Internet of Think…,
Dan hari ini pula kata-kata itu telah menjadi mantera yang dipinjam dari para penyihir untuk perubahan keadaan. Yang kemudian dengan sangat tiba-tiba merubah tatanan sosial, tatanan kita berkebudayaan dan hingga tatanan ekonomi.

Setiap dari kita di-considere sebagai sebuah entitas yang mengeluarkan data, dan kemudian orang-orang berlomba menangkap, merekam dan mengolah data yang kita keluarkan. Setelah data terkumpul, semua berlomba-lomba menawarkan data tersebut kepada yang membutuhkan. Dan akhirnya data menjadi sebuah komoditas.

Sebagai ilustrasi, seperti yang dirilis oleh World Bank tentang fenomena penanganan kota, bahwa city transport is not about vehicles but it’s about MOBILE PEOPLE. City transport itu tentang pergerakan orang, tentang data kemana hari ini kita bergerak dan kemana saja semua orang yang tinggal disebuah kota bergerak, bukan lagi meng-otak-atik armadanya.

Dan dengan cekatan, GO-JEK menangkap dan merekam data mobile people tersebut dengan cara yang sangat ekstrem jika dilihat dari konteks bisnis, yaitu seakan-akan menyediakan moda transportasi, tapi tanpa perusahaan mempunyai satu pun armada.
Dan akhirnya, dengan platform aplikasi gojek, perusahaan tersebut mampu menghasilkan barang berharga melebihi harganya barang tambang emas, minyak maupun gas; yaitu Big Data, Data besar tentang pergerakan orang dalam suatu kota.

Kedua, dengan Go-food, hari ini mereka mampu mengetahui siapa makan apa dan membeli dimana dengan jumlah berapa. Sehingga saat ini dengan mudah diketahui ada 110 toko roti di kota Solo, dan dengan mudah mengetahui roti mana yang menguasai pasar, dan berapa ton tepung yang dibutuhkan dan harus diimpor ke kota Solo.

Bapak Ibu hadirin yang saya hormati,
Ternyata tidak hanya berhenti sampai pada data pergerakan orang dan makanan, tapi kemana arah mata angin uang bergerak-pun dengan sangat mudah diketahui. Yaitu melalui aplikasi Go-Pay. Transaksi mereka sudah dengan top-up melalui handphone. Uang mengalir dalam bentuk point, tidak lagi koin.

Inilah fenomena pergeseran, fenomena disrupsi di era industry 4.0, dengan support Internet of Think. Fenomena ini akhirnya seperti Malin Kundang, yaitu seorang Ibu kandung kapitalis yang melahirkan anak kandungnya yang sosialis.
Kampus harus mulai jeli dan cermat melihat model WIKINOMICS ini. Dimana ekonomi berjalan secara bersama-sama atau economics sharing. Teori-teori ekonomi baru dapat tercipta dari kampus untuk menggambarkan fenomena yang terjadi dan melakukan forecasting untuk kejadian berikutnya.

Kata kunci memenangkan kompetisi di era wikinomics adalah kemampuan memprediksi model apa berikutnya yang bakal terjadi setelah fenomena “Gojek” ini. Atau dengan kata lain, kemana arah disrupsi bergerak ? dan antisipasi serta peluang apa yang bisa kita ciptakan.

Bapak Ibu hadirin dan Prof Wimboh Santoso yang berbahagia,
Dengan pertimbangan diatas itulah, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta sepakat bulat mengukuhkan guru besar tidak tetap di bidang Ilmu Manajemen Risiko pada Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB).

Beliau yang kami kukuhkan adalah alumni Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret (UNS) tahun 1983 dan saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2017-2022, yaitu : Prof Wimboh Santoso SE, MSc, PhD.

UNS yang saat ini berada di kluster satu universitas terbaik di Indonesai sangat membutuhkan keahlian beliau, selain pada tataran konsep teori juga beliau sudah matang pada level praktis, sejak berkarir di Bank Indonesia hingga saat ini sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK. Sehingga hal ini akan mewarnai riset dan publikasi UNS kedepan.

Yg kedua, UNS akan sangat terbantu dengan keahlian beliau dalam menghadapi era industri 4.0 dimana telah terjadi disrupsi pada pengelolaan dan penyelenggaraan Perguruan tinggi. Utamanya dalam menjalankan Tri dharma Perguruan Tinggi.

Kalau kita lihat parameter pengukuran Webometrics, Impact UNS paling tertinggi se-Indonesia. Dan saat ini UNS juga dinobatkan sebagai universitas terbaik no 7 se-Indonesaia, dengan kehadiran Prof Wimboh, kedepan UNS akan lebih mampu memberikan impact yang sangat operasional dan strategis dalam memberi solusi terkait problem ekonomi Indonesia.

Bapak Ibu yang mulia, sebagai penutup,
Saat ini, di UNS baru Fakultas Kedokteran yang sudah mempunyai teaching factory berupa Rumah Sakit di Pabelan, disusul FKIP sudah mempunyai Lab School di SMA Pradita Dirgantara, kemudian Fakultas Teknik dengan Baterai Lithiumnya di Purwosari.

Harapan kami, dengan kehadiran beliau nanti semakin mempercepat hadirnya sebuah Teaching Factory dan spin off dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang berada dalam sebuah Center of Excellence di kampus tercinta Universitas Sebelas Maret ini. Sehingga bisa menjadi barometer rujukan solusi-solusi perekonomian di Indonesia dan di kancah internasional.

Sekali lagi selamat kepada Prof Wimboh Santoso dan keluarga atas amanah baru sebagai guru besar di UNS.
Selamat BERKARYA…..

Sekian dari kami, mohon maaf jika ada yang kurang berkenan. Terima kasih
Wassalamualaikum Wr Wb.

Rektor,

Prof. Dr. Jamal Wiwoho, SH, M.Hum

Leave a Reply