FK UNS Adakan Service Excellence Training bagi Para Tenaga Kependidikan

FK UNS Adakan Service Excellence Training bagi Para Tenaga Kependidikan

UNS — Demi peningkatan mutu pelayanan, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan kegiatan Service Excellence Training. Pelatihan ini ditujukan kepada tenaga kependidikan FK UNS. Pelayanan unggul sendiri merupakan ciri budaya kerja di UNS yaitu UNS ACTIVE.

FK UNS senantiasa berkomitmen untuk memberikan kepuasan dengan bantuan atau layanan pengguna jasa internal maupun eksternal di lingkungan kampus. Pelatihan tersebut diadakan di Nava Hotel Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, pada sabtu (24/9/2022). Sebanyak 72 tenaga kependidikan FK UNS berpartisipasi. Mereka dipandu oleh Tim Service Quality Officer Bank Mandiri Cabang Surakarta.

Wakil Dekan Sumber Daya Manusia (SDM), Keuangan, dan Logistik FK UNS, Dr. Diah Kurnia Mirawati, dr. Sp.S(K). membuka kegiatan pelatihan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan tentang pentingnya pelayanan yang baik. Dr. Diah meyakini bahwa tenaga kependidikan UNS sudah memiliki cukup modal keterampilan pelayanan yang baik. Pelatihan ini lebih diarahkan untuk memfasilitasi tenaga kependidikan untuk memoles keterampilan tersebut.

“Dalam kondisi apapun, kita harus melayani semua yang datang pada kita dengan baik, entah itu dosen, tenaga kependidikan ataupun mahasiswa. Untuk masalah tata krama saya yakin semua tenaga kependidikan disini mempunyai tata krama yang baik, hanya saja yang perlu dipoles lagi, dilatih lagi adalah bagaimana saat kita menghadapi tamu baik dari dalam FK, dari lingkungan UNS maupun dari luar UNS,” ucapnya.

Lebih lanjut, Dr. Diah menyampaikan bahwa saat ini terdapat 93 FK dan ada 100 perguruan tinggi yang sedang dalam proses mendirikan FK baru di Indonesia. Hal ini secara tidak langsung akan memunculkan peningkatan persaingan. Beliau juga mengingatkan bahwa antara dosen dan tenaga kependidikan adalah satu kesatuan dalam memajukan FK UNS

Beliau berharap seluruh pihak dapat bersama menjaga nama baik FK UNS yang dibanggakan bersama. Pelayanan terbaik menjadi tujuan yang perlu untuk terus dikejar. Dengan pelatihan ini pun menjadi salah satu langkah mewujudkannya.

“Mari kita jaga FK UNS yang kita banggakan ini dengan cara memberikan pelayanan yang terbaik. Harapan saya, kita bersama-sama bisa meningkatkan diri, sekarang sudah baik namun harus ditingkatkan agar lebih baik lagi” lanjutnya.

Service Excellence Training diisi materi tentang pelayanan terhadap konsumen, penyelesaian masalah di dunia kerja, serta motivasi kerja untuk meningkatkan semangat peserta pelatihan dalam bekerja. Diharapkan setelah pelatihan ini tenaga kependidikan FK UNS menjadi semakin lebih baik kualitas pelayanannya sehingga budaya kerja UNS ACTIVE bisa tetap terjaga dengan baik. Humas UNS

Reporter: Rangga Pangestu Adji
Redaktur: Dwi Hastuti

FK UNS Terima Kunjungan dari SMA Science Plus Baitul Quran Boarding School Sragen

FK UNS Terima Kunjungan dari SMA Science Plus Baitul Quran Boarding School Sragen

UNSFakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menerima kunjungan dari SMA Science Plus Baitul Quran Boarding School Sragen pada Kamis (22/9/2022). Kunjungan ini merupakan agenda outing class dari SMA Science Plus Baitul Quran Boarding School.

Sebanyak 146 orang siswa kelas XI yang didampingi oleh 7 guru pendamping ini diterima oleh dr. Dian Nugroho, M.Med.Ed dan dr. Lukman Aryoseto, M.K.M selaku Anggota Gugus Kurikulum FK UNS. Dalam kesempatan ini dipresentasikan tentang profil FK UNS, proses penerimaan mahasiswa, fasilitas yang dimiliki dan gambaran pembelajaran di FK UNS. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mengenalkan dunia pendidikan kedokteran untuk siswa.

Dalam keterangannya, dr. Dian Nugroho menyampaikan bahwa mahasiswa kedokteran tidak hanya dituntut pandai dalam hal akademis saja namun juga harus mengasah soft skill yang nantinya akan menunjang keberhasilan dalam dunia pekerjaan. Selain itu, FK UNS sendiri juga mempunyai gugus mutu untuk menjamin kualitas lulusan yang dihasilkan.
“Jadi ada yang namanya gugus mutu yang tugasnya mengawal secara ketat agar adik-adik mahasiswa bisa menjadi lulusan yang bereputasi tidak hanya nasional namun juga internasional,” jelasnya.

Kepala Sekolah SMA Science Plus Baitul Quran Boarding School Sragen, Ustaz Ifa Ainur Razi, Lc dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada siswa-siswinya untuk bisa melihat lebih dekat FK UNS.

“Tentunya kami menyampaikan terima kasih kepada Fakultas Kedokteran UNS yang telah memberikan izin kepada kami untuk langsung belajar, berkunjung, melihat situasi kondisi Fakultas Kedokteran UNS. Salah satu fakultas yang menjadi favorit bagi siswa dan siswi di sekolah kami,” ujar Ustaz Ifa.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh ketua dan pengurus Himpunan Mahasiswa Pendidikan Dokter (HMPD) untuk sharing dan tanya jawab tentang pengalaman menjalani perkuliahan di FK UNS.

Kegiatan ini diakhiri dengan kunjungan laboratorium ke Laboratorium Anatomi FK UNS. Para siswa sangat antusias saat melihat cadaver untuk pertama kalinya dan berbagai organ manusia yang diawetkan sebagai media praktikum mahasiswa kedokteran. Tak hanya melihat, mereka juga mendapatkan penjelasan secara singkat dari dr. Lukman Aryoseto tentang organ apa saja yang ada di laboratorium tersebut.

Dengan diadakannya kegiatan outing class seperti ini diharapkan siswa-siswi yang masih duduk di bangku SMA bisa mempunyai wawasan tentang dunia perkuliahan khususnya di Fakultas Kedokteran sehingga saat nanti lulus dari SMA dan berniat meneruskan ke jenjang kuliah, tidak lagi kebingungan saat harus menentukan pilihan program studi yang akan dipilih. Humas UNS

Reporter: Adisti Daniella
Redaktur: Dwi Hastuti

FK UNS Terima Kunjungan Benchmarking BPI IPB

FK UNS Terima Kunjungan Benchmarking BPI IPB

UNS — Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta terima kunjungan Badan Pengembangan Institusi (BPI) Institut Pertanian Bogor (IPB), Jumat (16/9/2022). Tim berjumlah 14 orang dipimpin oleh Kepala BPI IPB, Prof. Dr. Ir. Yonny Koesmaryono, M.S., dan disambut langsung oleh Dekan FK UNS, Prof. Dr. Reviono, dr., Sp.P(K)., jajaran Wakil Dekan FK UNS, serta tim pengembangan kurikulum FK UNS.

FK UNS Terima Kunjungan Benchmarking BPI IPB

Dalam kesempatan ini, Prof. Yonny Koesmaryono menyampaikan jika BPI IPB telah memiliki gagasan untuk mendirikan FK sejak tahun 2006. Namun, gagasan tersebut belum dapat terealisasikan karena masih terkendala berbagai permasalahan. Prof. Yonny menambahkan, pihaknya telah banyak mendengar reputasi baik FK UNS.

“Kehadiran kami disini adalah sebagai benchmarking, kami sudah banyak mendengar tentang FK UNS yang dalam tanda petik menjadi lokomotif dari kemajuan di UNS” ucap Prof. Yonny.

FK UNS Terima Kunjungan Benchmarking BPI IPB

Menurutnya, kunjungan ke FK UNS ini sebagai salah satu usaha BPI IPB untuk mendapatkan informasi lebih banyak tentang proses mendirikan FK di IPB. Prof. Yonny berharap, kunjungan BPI IPB dapat memberikan banyak pembelajaran dan informasi dalam pengembangan fakultas, khususnya fakultas kedokteran.

“Mudah-mudahan kami bisa mendapatkan pembelajaran, mendapatkan informasi tentang apa dan bagaimana UNS mengembangkan FK dan saat ini sudah berkembang sejauh apa khususnya tentang mempersiapkan dosen karena salah satu kendala kami untuk mempersiapkan FK kami ini adalah dosen” lanjutnya.

Dalam sambutannya, Dekan FK UNS, Prof. Reviono menyambut baik rencana IPB untuk mendirikan FK, namun menurut beliau untuk bisa menjalankan sebuah FK yang baik dituntut tanggung jawab yang tidak ringan.

“Sebenarnya pengelolaan FK ini memang berbeda dengan fakultas lain, karena persyaratan-persyaratan yang berbeda dengan fakultas lain semisal mengharuskan ada rumah sakit selain juga bentuk pembelajaran yang berbeda dengan fakultas lain. Nah hal-hal seperti itu quality controlnya cukup sulit, penjaminan mutunya tidak mudah,” ucap Prof. Reviono.

FK UNS Terima Kunjungan Benchmarking BPI IPB

Selain bertukar informasi dan tanya jawab tentang proses pendirian Program Studi dan FK, tim BPI IPB juga diberikan kesempatan untuk melihat secara langsung proses pendidikan yang sedang berlangsung di FK UNS. Melihat bagaimana proses tutorial mahasiswa dan mengunjungi fasilitas pendidikan yang terdapat di FK UNS, seperti Skills Lab, Laboratorium Komputer, dan Laboratorium Anatomi. Humas UNS

Reporter: Rangga Pangestu Adji
Redaktur: Dwi Hastuti

Mahasiswa UNS Raih Juara 1 Lomba Video Promosi Kesehatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Mahasiswa UNS Raih Juara 1 Lomba Video Promosi Kesehatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

UNS — Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali meraih prestasi di kancah nasional. Kali ini, capaian membanggakan ditorehkan oleh Arina Dinal Haque dan M. Maulana Khasani. Mereka menyabet Juara 1 Lomba Video Promosi Kesehatan Masyarakat yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kebidanan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Yogyakarta.

Arina merupakan mahasiswa Program Studi (Prodi) D-4 Kebidanan Fakultas Kedokteran (FK) UNS. Sedangkan Maulana, atau biasa disapa Alan, merupakan mahasiswa Prodi Peternakan Fakultas Pertanian (FP) UNS. Lomba ini mengambil tema besar yakni “Be an Impactful Midwife”. Arina dan Alan memilih sub tema “Gerakan Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat (Germas)” dalam video yang mereka buat.

Konten yang mereka sajikan dalam video tersebut berkaitan dengan tips hidup sehat. Arina dan Alan menyampaikan setidaknya ada tujuh langkah Germas. Pertama, melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga 30 menit setiap harinya. Kedua, mengonsumsi buah dan sayur sehingga memperlancar metabolisme dalam tubuh serta menurunkan risiko Penyakit Tidak Menular (PTM). Ketiga, tidak merokok karena dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan diri maupun orang sekitar. Keempat, tidak mengonsumsi minuman beralkohol. Kelima, melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan berkala. Keenam, menjaga kebersihan lingkungan. Terakhir, penggunaan jamban sebagai upaya pencegahan berkembangnya penyakit.

Ketujuh langkah Germas yang disampaikan bertujuan untuk membudayakan masyarakat Indonesia agar mempraktikkan hidup bersih dan sehat. Selain itu, mereka ingin adanya upaya pencegahan terjadinya PTM.

“Kita memilih Germas karena budaya hidup sehat di Indonesia itu masih kurang implementasinya di masyarakat. Nah karena kurangnya budaya hidup sehat yang ada di Indonesia, itu mengakibatkan risiko penyakit tidak menular di Indonesia masih menjadi sorotan di bidang kesehatan, penyakit tidak menular itu contohnya ada seperti diabetes, obesitas, kanker, penyakit jantung,” terang Arina kepada uns.ac.id, Rabu (14/9/2022).

Arina menjelaskan, dalam proses pembuatan video ini memakan waktu kurang lebih satu minggu. Keikutsertaan mereka dalam lomba ini adalah sebagai ajang Arina dan Alan untuk menggali pengalaman. Ini karena tema perlombaan yang juga sesuai dengan bidang ilmu yang diikuti salah satu mahasiswa UNS tersebut, yakni Arina. Lebih lanjut, perlombaan ini mereka ikuti untuk memeriahkan Hari Bidan Nasional ke-71.

mahasiswa-uns-juara-lomba-video-promosi.jpg

Mereka mengaku senang atas raihan prestasi tersebut. Arina juga tidak menyangka akan hasil yang didapat mengingat ini merupakan lomba video promosi kesehatan pertamanya.

“Yang pasti senang. Dapat juara satu itu juga nggak nyangka. Padahal itu juga termasuk lomba video promosi kesehatan pertamaku. Alhamdulillah bisa dapat juara satu,” ujar Arina.

Sebagai mahasiswa Kebidanan, video promosi kesehatan masyarakat semacam ini Arina nilai sebagai cara yang tepat untuk menyebarkan pemahaman kepada masyarakat. Pemanfaatan teknologi dan digitalisasi akan mampu menjangkau lebih banyak orang untuk teredukasi.

“Harapannya dengan orang-orang menonton video ini jadi sadar betapa pentingnya budaya hidup sehat, dan ternyata hidup sehat itu juga nggak harus ribet ataupun butuh biaya yang mahal,” kata Arina. Humas UNS

Reporter: Rangga Pangestu Adji
Redaktur: Dwi Hastuti

FK UNS Jadi Fakultas Pembina bagi Prodi Kedokteran UM

FK UNS Jadi Fakultas Pembina bagi Prodi Kedokteran UM

UNSFakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Malang (UM). Serah terima dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini bertempat di Ruang Sidang 1, Gedung Soetjipto, FK UNS, Jumat (9/9/2022).

Pihak FK UNS dihadiri oleh Prof. Dr. Reviono, dr., Sp.P(K) selaku dekan beserta jajarannya yang terkait. Sedangkan pihak UM dihadiri oleh tiga orang perwakilan, yakni Dr. Juharyanto, M.M., M.Pd selaku Direktur Perencanaan, Pemeringkatan, Humas dan Kemitraan; dr. Erianto Fanani, S.Ked, M.K.K.K. selaku Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat; serta Rahadi, S.Sos selaku Kepala Seksi Rumah Tangga. Dokumen PKS diserahterimakan dari dekan FK UNS kepada pihak UM.

Dalam penandatanganan dokumen kerja sama tersebut, FK UNS dan UM sepakat untuk mengadakan kerja sama dalam pembukaan Program Studi (Prodi) Kedokteran FK UM. Dalam hal ini, FK UNS berperan sebagai fakultas pembina bagi Prodi Kedokteran FK UM yang akan didirikan sampai nanti pendampingan dalam pembukaan dan penerimaan mahasiswa baru.

Perwakilan UM, Dr. Juharyanto, M.M., M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama ini sudah sangat dinantikan oleh UM. Selanjutnya disampaikan bahwa setelah menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) dalam setahun ini, akan ada fakultas-fakultas baru yang didirikan UM. Dr. Juharyanto menjelaskan, salah satunya adalah Fakultas Kedokteran dan Kesehatan.

“UM akan menambah jumlah fakultasnya, antara lain yaitu Fakultas Kedokteran dan Kesehatan, yang bertujuan untuk dapat berperan serta dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap tenaga kesehatan di Indonesia,” ujar Dr. Juharyanto.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Reviono, dr., Sp.P(K), menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada UM atas kepercayaannya terhadap FK UNS untuk menjadi fakultas pembina dan pendamping pembukaan Prodi Kedokteran FK UM. Prof. Reviono pun mengatakan, FK UNS akan serius dalam pembinaan dan pendampingan ini hingga Prodi Kedokteran FK UM resmi menerima mahasiswa baru.

“FK UNS akan dengan sungguh-sungguh bekerja membina dan mendampingi sampai nanti Prodi Kedokteran FK UM resmi menerima mahasiswa baru, seperti yang diharapkan oleh pihak UM,” ujar Prof. Reviono.

Selain bekerja sama dengan UM sebagai fakultas pembina, di tahun 2022 ini FK UNS juga membina tiga calon Prodi Kedokteran yaitu dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Universitas Muhadi Setiabudi (Umus) Brebes, Jawa Tengah.

Lebih lanjut Dekan FK UNS menyampaikan bahwa saat ini sudah banyak universitas yang mengajukan pembukaan fakultas kedokteran baru ke pusat, baik universitas swasta maupun negeri.

“Sekitar 100-an universitas yang sudah mengantri. Sedangkan jumlah fakultas kedokteran yang saat ini sudah ada dan tersebar di seluruh Indonesia ada sekitar 93 fakultas,” imbuh Prof. Reviono. Humas UNS

Reporter: Rangga Pangestu Adji
Redaktur: Dwi Hastuti