Dukung UNS sebagai Kampus Inklusif, HMP PKh UNS Gelar Kegiatan Belajar Bahasa Isyarat

Dukung UNS sebagai Kampus Inklusif, HMP PKh UNS Gelar Kegiatan Belajar Bahasa Isyarat

UNS — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Khusus (Pkh) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan kegiatan Belajar Bahasa Isyarat (BEBAS) yang dilaksanakan secara berkala mulai dari minggu pertama bulan November hingga minggu ketiga bulan Desember tahun ini. Acara ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh HMP PKh.

Kelas belajar bahasa isyarat ini dibagi menjadi dua yakni belajar bahasa isyarat dasar dan bahasa isyarat lanjutan. Penanggung jawab masing-masing yaitu Yasmine dan Annisa Wiguna. Kelas belajar bahasa isyarat menyasar mahasiswa dan umum dengan tujuan mengajarkan bahasa isyarat kepada mahasiswa, khususnya mahasiswa Program Studi (Prodi) PKh dan masyarakat umum agar dapat berkomunikasi dengan teman tuli.

Acara ini dilaksanakan secara daring dengan menggunakan aplikasi Zoom Cloud Meeting. Kelas dilaksanakan selama tujuh pertemuan yang meliputi latihan bersama dengan tentor dimulai pada minggu pertama sampai minggu keenam. Kemudian, pada pertemuan ketujuh atau minggu terakhir, peserta mengikuti tes yang telah disiapkan oleh panitia untuk mengukur sejauh mana kemampuan mereka dalam berbahasa isyarat.

Ketua HMP PKh FKIP UNS, Ryandiasta berharap agar acara ini dapat membuat banyak orang memahami bahasa isyarat.

“Harapannya, semakin banyak orang yang paham tentang bahasa isyarat sehingga dapat berkomunikasi dengan teman tuli,” jelas Ryan, Kamis (30/12/2021).

Ryan juga menjelaskan rencana yang ingin dilaksanakan di tahun berikutnya.

 “Semoga kelas BEBAS ini terus diselenggarakan dan semakin banyak kuotanya. Mengingat semakin banyak orang di luar PKh yang berminat dengan acara ini, tapi sangat disayangkan karena kuota terbatas. Selain itu, semoga pandemi cepat berakhir sehingga kelas BEBAS dapat dilaksanakan secara luring,” pungkas Ryan. Humas UNS

Reporter: Zalfaa Azalia Pursita
Editor: Dwi Hastuti

Tim PHP2D FEB UNS dan PKK Desa Gondosuli, Tawangmangu Kreasikan Wortel Jadi Aneka Makanan

Tim PHP2D FEB UNS dan PKK Desa Gondosuli, Tawangmangu Kreasikan Wortel Jadi Aneka Makanan

UNS — Wortel merupakan salah satu potensi alam yang dimiliki oleh Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Desa yang dihuni oleh 2.000 jiwa itu setiap tahun memanen wortel dengan jumlah yang melimpah. Wortel-wortel hasil panen tersebut disortir untuk kemudian dijual kepada konsumen. Sayang, wortel-wortel dengan kualitas terendah hanya dimanfaatkan untuk pakan ternak, padahal jika diolah dengan baik wortel-wortel tersebut memiliki potensi ekonomi yang bagus. Selain itu, masyarakat desa juga masih kekurangan ide untuk menyikapi harga wortel yang anjlok akibat panen yang membludak.

Tim Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) melihat peluang tersebut. Tim yang beranggotakan 14 orang ini berinisiatif untuk membina dan melatih ibu-ibu anggota program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Gondosuli untuk mengkreasikan wortel-wortel tersebut menjadi aneka olahan makanan yang bernilai jual tinggi.

Ibu-ibu PKK dipilih sebagai sasaran program ini karena tim PHP2D FEB UNS melihat antusiasme yang luar biasa dari ibu-ibu PKK dalam mengikuti beragam acara desa, tapi mereka harus mendanai kegiatan-kegiatan PKK dengan iuran pribadi. Dengan begitu, pelatihan membuat aneka olahan wortel ini diharapkan dapat mengedukasi serta memberi ide bisnis bagi ibu-ibu PKK supaya dapat berpenghasilan untuk membiayai kegiatan PKK.

Beragam olahan wortel diwujudkan dalam kegiatan yang diselenggarakan mulai Oktober hingga November 2021 tersebut. Aneka olahan wortel itu di antaranya brownis wortel, nugget wortel, mi wortel, gummy wortel, stik wortel, dan tepung wortel. Dalam mengadakan pelatihan ini, tim yang dibimbing oleh Bhimo Rizky Samudro, S.E, M.Si, Ph.D juga menggandeng Dinas Pertanian Karanganyar.

Tim PHP2D FEB UNS dan PKK Desa Gondosuli, Tawangmangu Kreasikan Wortel Jadi Aneka Makanan

Pelatihan ini sangat diapresiasi oleh Kepala Dusun Gondosuli Kidul, Jarwo. Dia mengatakan menemukan ide usaha untuk ibu-ibu PKK desa setempat.

“Saya sangat mengapresiasi dan senang dengan kegiatan ini. Saya bahkan sangat tertarik menjalankan ide usaha olahan wortel untuk pemberdayaan ibu-ibu PKK Desa Gondosuli ini,” ujar Jarwo.

Lebih lanjut, olahan makanan yang dilatihkan kepada ibu-ibu PKK dipilih yang proses pembuatannya mudah dan alat-alatnya sederhana. Hal itu tampak pada proses pembuatan nugget wortel. Nugget ini dibuat dengan alat yang sederhana yaitu baskom besar dan kecil, pengaduk, serta cetakan. Bahan yang digunakan juga sangat mudah dicari yaitu daging ayam, wortel, tepung meizena, tepung panir, dan bumbu-bumbu khusus.

Tim PHP2D FEB UNS dan PKK Desa Gondosuli, Tawangmangu Kreasikan Wortel Jadi Aneka Makanan

Tidak berhenti sampai produk jadi, Koordinator Tim PHP2D FEB UNS Yusuf Nur Arifin yang merupakan mahasiswa S1 Akuntansi menjelaskan pihaknya juga membantu memasarkan produk-produk tersebut. Mereka memasarkan produk melalui digital dengan membuatkan akun Shopee dan Instagram. Tim yang mendapat pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) ini juga membantu mempromosikan produk dengan membagikan info produk ke media sosial untuk memudahkan penjenaman dan meluaskan cakupan pemesanan.

“Semoga kegiatan yang kami susun untuk desa ini bermanfaat dan berkelanjutan untuk masyarakat Gondosuli,” kata Yusuf. Humas UNS

Reporter: Ida Fitriyah
Editor: Dwi Hastuti

HMP Pendidikan Fisika Grafitasi Gelar Pelatihan Desain Grafis

HMP Pendidikan Fisika Grafitasi Gelar Pelatihan Desain Grafis

UNS — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Fisika Grafitasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan pelatihan desain grafis pada Minggu (28/11/2021). Kegiatan ini mengusung tema bertajuk ”Design Your Dream, Share Your Inspiration.”

Kegiatan ini menghadirkan pemenang 1 ajang Design Challenge by Plainthing Studio yakni Muhammad Fathurridlo sebagai pembicara. Kegiatan dimoderatori oleh mahasiswa Pendidikan Fisika, Novita Ceicilia Ayu Laksita.

Acara diawali dengan sambutan ketua HMP Pendidikan Fisika, Muhammad Khairul Annam Najahy. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting karena publikasi kegiatan di masa pandemi memerlukan desain grafis, sehingga kegiatan perlu diikuti sebaik-baiknya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Muhammad Fathurridlo. Ia menyampaikan materi mengenai desain sebagai media kampanye kegiatan. Dalam desain, perlu mengenal macam-macam atau media

“Desain untuk media kampanye atau publikasi kegiatan perlu dipahami macam-macamnya. Terdapat banner, spanduk, poster, flyer, dan sebagainya. Sesuaikan pembuatan desain dengan kebutuhan kegiatan,” papar Fathur.

Ia melanjutkan pemaparan mengenai komponen dalam media kampanye.

“Dalam suatu media publikasi kegiatan, terutama poster, umumnya komponen yang ada dalam poster yakni nama penyelenggara, judul kegiatan, subtema kegiatan, nama-nama pembicara, tempat pelaksanaan, waktu kegiatan, platform kegiatan, tautan, narahubung, keuntungan mengikuti kegiatan, dan sponsor kegiatan jika ada,” lanjut Fathur.

HMP Pendidikan Fisika Grafitasi Gelar Pelatihan Desain Grafis

Fathurridlo menambahkan materi mengenai tips dalam mendesain media kampanye untuk publikasi kegiatan.

“Untuk mendesain suatu media publikasi kegiatan, perlu diperhatikan beberapa tips, seperti tentukan tema besar terlebih dahulu, konsisten, sesuaikan dengan target audiens, dan terukur,” ujar Fathur.

Pembuatan desain publikasi perlu memastikan bahwa konten yang akan dibuat sudah benar sebab akan menentukan komposisi dalam suatu desain. Penyesuain dengan target audiens, artinya desain yang dibuat harus mempertimbangkan jenis kegiatan, semisal desain dengan penggunaan warna cerah umumnya digunakan untuk kegiatan yang menyenangkan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi membuat desain melalui figma. Fadhil menyampaikan keunggulan media figma untuk desain, antara lain dapat digunakan untuk banyak keperluan, dapat digunakan secara tim, memiliki banyak fitur, dan aplikasi bersifat gratis. Kegiatan diakhiri dengan tanya jawab, diskusi, dan foto bersama. Humas UNS

Reporter: Zalfaa Azalia Pursita
Editor: Dwi Hastuti

Lahirkan Pelatih Bulu Tangkis Profesional, FKOR UNS Adakan Pelatihan Pelatih BWF Level 1

Lahirkan Pelatih Bulu Tangkis Profesional, FKOR UNS Adakan Pelatihan Pelatih BWF Level 1

UNS — Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan pelatihan pelatih bulu tangkis bagi pelatih asal FKOR. Pelatihan ini bertaraf internasional, yakni Pelatihan Pelatih Badminton World Federation (BWF) Level 1. Kegiatan ini menggandeng Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dan Badminton Asia sebagai tutor.

Pelatihan ini akan berlangsung selama lima hari, mulai 23 November hingga 28 November 2021. Total peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 29 mahasiswa FKOR UNS. Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua Umum (Ketum) Pengprov PBSI Jawa Tengah, Yusuf Basri, Selasa (23/11/2021) di Hotel Grand HAP Solo.

Dalam sambutannya, Dekan FKOR UNS, Dr. Sapta Kunta Purnama berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius dan disiplin. Ia mengatakan bahwa peserta yang mengikuti pelatihan ini merupakan mahasiswa yang sudah menjadi pelatih bulu tangkis.

“Semua yang disampaikan tutor harus dipahami karena nantinya kalian yang akan melahirkan atlet-atlet berprestasi di Indonesia. Kegiatan ini terlaksana karena prestasi UNS yang berhasil melampaui indikator kerja, termasuk FKOR yang turut menyumbangkan prestasi sehingga mendapat insentif pendanaan,” terang Dr. Sapta Kunta.

Sementara itu, Yusuf Basri menyampaikan bahwa parameter fisik dalam olahraga belum memiliki standar khusus. Kemudian, pada 2012-2015 tercipta melalui seleksi Junior Master sehingga PBSI memiliki parameter fisik yang sifatnya dinamis dan tidak stagnan.

Lahirkan Pelatih Bulu Tangkis Profesional, FKOR UNS Adakan Pelatihan Pelatih BWF Level 1

“Semoga ilmu-ilmu keolahragaan khususnya dalam pelatihan dapat terus di-update apalagi sekarang semua harus menggunakan sport science. Kami berharap ada regenerasi pelatih-pelatih dan tutor pelatih yang selalu update ilmu kepelatihan,” tutupnya. Humas UNS

Reporter: Bayu Aji Prasetya
Editor: Dwi Hastuti

Tim RG Kriya dan Tradisi FSRD UNS Mengadakan Pelatihan Pembuatan Kemasan Batik

Tim RG Kriya dan Tradisi FSRD UNS Mengadakan Pelatihan Pembuatan Kemasan Batik

UNS — Tim Riset Grup Kriya dan Tradisi Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan pelatihan pembuatan kemasan batik. Kemasan ini dibuat dengan corak batik tiga negeri khas Kota Solo. Pelatihan tersebut berlangsung secara daring pada Sabtu (30/10/2021) di SMA Regina Pacis Surakarta.

Sebelumnya, pada tahun 2020 juga telah dilakukan pelatihan yang sama. Kemudian, saat ini pelatihan dilakukan kembali sebagai kelanjutan pelatihan di tahun sebelumnya. Pada pelatihan sebelumnya, siswa SMA Regina Pacis dikenalkan dengan Batik Tiga Negeri Surakarta. Kemudian, pada 2021 ini mereka diajak untuk membuat kemasan produk Batik Tiga Negeri Surakarta dengan tujuan agar produk dapat tersimpan dengan rapi. Selain itu juga untuk menambah daya tarik bagi para konsumen. Bentuk kemasan yang dipilih berupa totebag dengan tujuan agar dapat digunakan untuk berbagai keperluan lain.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini, dipilih 20 orang peserta yang merupakan perwakilan siswa dari kelas 10 dan 11.

“Setiap siswa sebelumnya telah menerima alat dan bahan yang sudah disiapkan oleh RG Kriya dan Tradisi. Mereka dibantu oleh mahasiswa yang tergabung dalam pengabdian ini karena kondisi pandemi yang menyebabkan minimnya akses bepergian. Sebelum pelatihan berlangsung, alat dan bahan dikirimkan kepada seluruh peserta terlebih dahulu,” tutur Dr. Sarah Rum Handayani selaku ketua pengabdian

Acara ini dihadiri oleh dosen dan mahasiswa yang membantu RG dalam kegiatan penelitian dan pengabdian, siswa peserta pelatihan, dan guru di SMA Regina Pacis Surakarta. Dalam sambutannya, Dr. Sarah mengajak siswa untuk berkreasi dengan rasa gembira. Selanjutnya siswa disuguhi sebuah video tutorial yang sudah disiapkan tim untuk mempermudah pemahaman dalam pelaksanaan pelatihan online ini.

Pelatihan ini dipandu oleh Novia Kartikasari, S.Sn., M.A. dan Dr. Theresia Widiastuti. Para siswa cukup antusias dalam mengikuti acara ini. Sebagian dari mereka memang menyukai seni dan mayoritas mampu berkreasi sesuai dengan petunjuk dan contoh yang diberikan. Untuk kepentingan ini, RG Kriya dan Tradisi juga membuat grup Whatsapp Pelatihan Online membuat kemasan sebagai media komunikasi dengan para peserta termasuk dengan guru SMA Regina Pacis Surakarta. Usai acara, para siswa aktif mengkonsultasikan karya yang mereka buat melalui grup Whatsapp tersebut. Humas UNS

Reporter: Bayu Aji Prasetya
Editor: Dwi Hastuti