Cerita Nethania, Mahasiswa FISIP UNS yang Terpilih Menjadi Putri Solo III 2022

Cerita Nethania, Mahasiswa FISIP UNS yang Terpilih Menjadi Putri Solo III 2022

UNS — Audrey Nethania Wibowo, seorang mahasiswa dari Program Studi Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil terpilih menjadi Putri Solo III 2022.

Saat diwawancarai oleh uns.ac.id pada Selasa (15/11/2022), mahasiswa yang biasa disapa Netha ini mengaku sudah memiliki ketertarikan mengikuti ajang pemilihan Putra Putri Solo sejak 2021. Namun, saat itu ia merasa belum siap karena menurutnya masih banyak hal yang perlu disiapkan.

“Mengikuti Putra Putri Solo sudah menjadi rencana saya sejak tahun 2021, tetapi saat itu saya merasa masih banyak hal yang harus dipersiapkan, sehingga setelah terpilihnya Putra Putri Solo 2021 saya mulai memperhatikan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dan mempelajari apa yang menjadi tugas Putra Putri Solo,” tuturnya.

Setelah memiliki banyak motivasi, Netha memutuskan untuk mengikuti ajang pemilihan Putra Putri Solo 2022. Dengan mengikuti ajang pemilihan Putra Putri Solo 2022 tersebut, ia merasa memiliki peluang untuk mengembangkan diri, memaksimalkan masa muda untuk aktif, dan menyalurkan potensi yang dimiliki dalam lingkup yang lebih luas.

Lebih lanjut, Netha juga menyampaikan bahwa ajang pemilihan Putra Putri Solo 2022 ini merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Surakarta bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta.

“Dalam ajang pemilihan Putra Putri Solo kali ini bertemakan Hanetepi Darmaning Negari, atau yang diartikan komitmen untuk dapat mencapai kemasyuran negeri dengan cara bekerja nyata dan berkontribusi untuk kemakmuran Ibu Pertiwi. Dan di tahun ini, serangkaian seleksi dimulai dari seleksi tahap I hingga grand final totalnya sekitar 20 hari,” jelas Netha.

Tak hanya itu, Netha juga menceritakan betapa senangnya ia bisa mendapatkan banyak hal baru melalui ajang pemilihan Putra Putri Solo ini. Dan setelah ditetapkan sebagai Putri Solo III 2022, Netha berharap agar nantinya amanah yang diberikan ini bisa ia jalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Senang sekali tentunya dapat menerima banyak hal baru melalui ajang ini, materi yang diberikan selama pembekalan sangat bermanfaat. Bahkan membiasakan banyak hal baik dalam keseharian saya, seperti menjadi kreatif, sigap, tanggap, dan masih banyak lagi,” pungkasnya. Humas UNS

Reporter: Erliska Yuniar Purbayani
Redaktur: Dwi Hastuti

Mahasiswa FMIPA UNS Terpilih menjadi Putri Solo 2021

Mahasiswa FMIPA UNS Terpilih menjadi Putri Solo 2021

UNS — Olivia Firdaus, mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Program Studi (Prodi) Ilmu Lingkungan terpilih menjadi Putri Solo dalam ajang Pemilihan Putra Putri Solo (PPS) 2021. Acara penganugerahan tersebut digelar secara hydrid di Open Stage Taman Balekambang pada Sabtu (13/11/2021) malam.

Olivia −begitu ia disapa, merupakan perwakilan dari Jebres. Di usianya yang baru menginjak 20 tahun, ia memberanikan diri untuk mengikuti PPS 2021 −sebuah ajang yang sudah didambakannya. Kepada tim Dewan Juri, mahasiswa semester V ini mengungkapkan keinginannya untuk mendorong semangat anak muda dalam melestarikan Budaya Jawa.

“Saya ingin berkontribusi nyata dalam pengembangan seni, budaya, dan kepariwisataan di Kota Solo,” ungkapnya.

Saat dihubungi oleh tim uns.ac.id, Olivia mengaku bahwa keinginannya tersebut terinspirasi dari slogan Kota Solo, yaitu Solo the Spirit of Java. Menurutnya slogan tersebut memiliki makna bahwa Solo merupakan pusat dari Kebudayaan Jawa. Oleh karena itu, perlu adanya kesadaran untuk melestarikan kekayaan bangsa tersebut.

“Kalau kita yang ada di Solo saja tidak mengerti Budaya Jawa gimana dia bisa berkembang, gimana dia bisa bertahan di tengah era yang seperti ini,” tutur Olivia.

Sebelum dinobatkan sebagai Putri Solo 2021, Olivia harus bersaing bersama 114 peserta lainnya yang terdiri dari putra dan putri. Ia berhasil menyisihkan sekitar 90-an peserta putri melalui tiga tahap, yaitu tahap tes tertulis, tahap wawancara yang meliputi tes public speaking dan minat bakat. Setelah lolos dari kedua tahap tersebut, Olivia beserta finalis Putri Solo lainnya diwajibkan mengikuti pembekalan sebelum akhirnya unjuk kebolehan di malam Grand Final yang dihadiri oleh Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming.

Selama masa pembekalan, Olivia mengaku sangat tertarik dengan kegiatan yang diadakan. Ia merasa beruntung telah diberi kesempatan untuk belajar Budaya Jawa secara mendalam. Bahkan ia mengaku bahwa kesempatan tersebut sangat berkesan baginya, terutama ketika mengetahui beberapa Budaya Jawa yang sebelumnya tidak pernah diketahuinya.

“Ternyata ada ya budaya seperti ini, tata krama seperti ini itu ada di Jawa. Nah, itu berkesan banget sih buat aku. Bisa tahu banyak tentang budaya-budaya Jawa kemudian tentang pariwisata Solo juga. Jadi lebih enak saja untuk belajar ketika kita berada di circle yang tepat,” ungkap Olivia.

Kebahagiaan Olivia tidak sampai di situ saja. Perempuan yang tidak pernah meragukan pertolongan Tuhan ini diberi kebahagiaan lagi pada malam Grand Final Putra Putri Solo 2021. Ia dinobatkan menjadi Putri Solo 2021 dan berhak menerima piala penghargaan yang diberikan langsung oleh Gibran dan isterinya, Selvi Ananda Putri.

Mahasiswa FMIPA UNS Terpilih menjadi Putri Solo 2021

“Jujur kaget, karena Oliv sendiri keliatan ya di videonya itu sempat delay, jadi Oliv pikir mahkotanya jatuh ke orang lain makanya Oliv tepuk tangan. Ternyata mahkotanya di belakang Oliv. Jujur kaget banget ketika dinobatkan. Sempat putus asa juga karena di tengah pembekalan itu sempat berpikir kayaknya udah enggak mau lanjut ke pembekalan. Tapi Puji Tuhan diberi kekuatan akhirnya bisa menjadi Putri Solo 2021,” imbuhnya.

Sebagai Putri Solo 2021, Olivia mengaku siap untuk berkontribusi nyata dalam memperkenalkan budaya dan pariwisata Kota Solo. Ia juga berharap agar keterlibatannya tersebut dapat mendorong pemuda-pemuda di Kota Solo untuk peduli terhadap Budaya Jawa. Sebab, menurut Olivia pemuda merupakan ujung tombak lestarinya suatu budaya. Pun Bung Karno pernah mengatakan bahwa pemuda merupakan ujung tombak majunya suatu bangsa.

“Harapannya bisa mengajak pemuda-pemuda di Kota Solo itu mulai peduli dan mulai punya rasa memiliki atau sense of belonging terhadap budaya yang ada di Kota Solo, khususnya Budaya Jawa karena kalau bukan kita yang nguri-nguri mau siapa lagi?,” ungkap Olivia.

Selain menumbuhkan sense of belonging, Olivia juga ingin berkontribusi dalam mengembangkan sektor pariwisata, khususnya di bagian promosi.

Bagi Olivia, anugerah Putri Solo 2021 ini merupakan kesempatan yang harus disyukurinya dengan cara berkontribusi positif bagi masyarakat sekitar. Meskipun Olivia berhasil meraih tujuan yang didambakannya sejak 2020, ia sadar betul bahwa perjuangannya tidak cukup sampai di sini. Masih banyak tantangan-tantangan yang harus ditaklukkannya usai terpilih menjadi Putri Solo 2021.

“Jadi ketika teman-teman punya tujuan, teruslah berjuang sampai kamu layak mendapatkan hal yang kamu cita-citakan itu. Dan tentunya jangan lupa dalam setiap perjuangan kita juga harus menyerahkan semuanya kepada Yang Maha Kuasa. Karena menurut Oliv, manusia boleh berencana tapi Tuhan yang menentukan. Jadi apapun yang kita perbuat, serahin kepada Tuhan. Kita sudah lakukan yang terbaik sisanya itu bagian Tuhan,” pungkas Olivia. Humas UNS

Reporter: Alinda Hardiantoro
Editor: Dwi Hastuti