Sebanyak 2.860 Peminat Dinyatakan Lolos SBMPTN UNS 2022

Sebanyak 2.860 Peminat Dinyatakan Lolos SBMPTN UNS 2022

UNS — Sebanyak 2.860 peminat dinyatakan lolos Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tahun 2022, pada Kamis (23/6/2022).

Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho didampingi Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Ahmad Yunus dan Kepala UPT Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS, Prof. Hadiwiyono saat melakukan Jumpa Pers di hadapan media di Ruang Sidang 4 Gedung dr. Prakosa Rektorat, Kamis (23/6/2022) mengatakan, jumlah peminat SBMPTN UNS tahun 2022 sebanyak 53.358. Jumlah yang lolos seleksi SBMPTN UNS tahun 2022 adalah sebanyak 2.860 atau 5,36 % dari jumlah peminat. Peminat SBMPTN UNS naik sebesar 6,75 % (3.375 peminat) dari 49.983 pada tahun 2021 menjadi 53.358 pada tahun 2022. Angka Keketatan Persaingan (AKP) SBMPTN UNS naik dari 1:18 pada tahun 2021 menjadi 1:19 pada tahun 2022

“Alhamdulillah, secara nasional Universitas Sebelas Maret masuk 10 besar dengan nilai rerata UTBK tertinggi pada bidang Saintek. Peringkat ini naik dibandingkan tahun lalu yaitu dari peringkat 8 nasional pada tahun 2021 naik menjadi peringkat 7 nasional pada tahun 2022 terang Prof. Jamal.

Sebanyak 2.860 Peminat Dinyatakan Lolos SBMPTN UNS 2022

Jumlah 53.358 peminat SBMPTN 2022 UNS ini terdiri dari kelompok Saintek sebanyak 27.403 peminat dan kelompok Soshum sebanyak 25.955 peminat. Saintek yang lolos 1.416 orang dan Soshum yang lolos 1.444 orang. Untuk angka keketatan Saintek 1: 19 dan Soshum 1 : 18.

Terdapat sepuluh Program Studi (Prodi) dengan keketatan tertinggi pada Kelompok Saintek UNS yaitu Prodi Farmasi 1:55, Kedokteran 1: 46, Informatika 1: 35, Kebidanan 1: 34, Psikologi 1:33, Ilmu dan Teknologi Pangan 1: 26, Teknik Industri 1:25, Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) 1: 23, Keselamatan Dan Kesehatan Kerja 1: 21 dan Statistika 1: 21

Sepuluh Prodi dengan keketatan tertinggi pada Kelompok Soshum UNS yaitu Prodi Manajemen 1: 47, Ilmu Komunikasi 1: 47, Hubungan Internasional 1:36, Bimbingan dan Konseling 1: 32, Akuntansi 1: 28, Sastra Inggris 1: 28, Ilmu Administrasi Negara 1: 25, Pendidikan Administrasi Perkantoran 1:23, Sosiologi 1: 22 dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Surakarta 1:20.

Pendaftar yang lolos seleksi diharapkan untuk segera melakukan tahapan selanjutnya dengan membuka laman http://spmb.uns.ac.id. Jadwal kegiatan registrasi mahasiswa baru yang lolos seleksi SBMPTN 2022 adalah sebagai berikut. Jadwal pengisian biodata pada 24-29 Juni 2022, pengumuman Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada 24-29 Juni 2022, permohonan perubahan UKT pada 24-29 Juni 2022, penetapan UKT perubahan pada 1 Juli 2022, pembayaran UKT dan registrasi online pada 24 Juni 2 Juli 2022.

“Saya ucapkan selamat kepada yang sudah diterima. Bagi yang belum diterima SBMPTN bisa mendaftar UNS melalui Seleksi Mandiri (SM) UNS jalur UTBK, Jalur Ujian Tulis, dan Jalur kelas internasional untuk Prodi Akuntansi, Ekonomi Pembangunan dan Manajemen. Informasi mengenai persyaratan dan tata cara SM UNS Tahun 2022 dapat dilihat pada laman http://spmb.uns.ac.id,” ujar Prof. Jamal. HUMAS UNS

Reporter: Dwi Hastuti/ Bayu Aji Prasetya

Webinar Prodi PWK UNS Bahas Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Pengembangan Perkotaan Cerdas

Webinar Prodi PWK UNS Bahas Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Pengembangan Perkotaan Cerdas

UNS — Program Studi (Prodi) Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Teknik (FT) menggelar webinar dalam rangka Dies Natalis ke- 46 Universitas Sebelas Maret (UNS), Sabtu (23/4/2022). Tema yang diangkat yaitu “Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Pengembangan Perkotaan Cerdas Menuju Ekonomi Global”. Webinar ini terselenggara secara daring melalui Zoom Cloud Meeting. Antusiasme pada topik yang didiskusikan terlihat dari jumlah peserta yang menembus lebih dari 100 partisipan.

Wawasan kekinian tentang perkotaan yang dibahas dapat memperkaya pengetahuan dan pengalaman komunitas akademik. Selain itu, topik ini juga mampu menginspirasi penelitian dan pengabdian pada bidang pengembangan perkotaan. Hal tersebut tentunya tidak lepas dari peran para narasumber yang hadir dalam webinar ini. Tiga narasumber tersebut adalah Dr. Isti Andini, S.T., M.T., yang merupakan Dosen Prodi PWK UNS, Mia Amalia, S.T., M.Si., Ph.D., selaku Direktur Pengembangan Daerah Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), serta Ridwan Sutriadi, S.T., M.T., Ph.D., dari Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia.

Prof. Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D., selaku Wakil Dekan 1 FT UNS menyampaikan adanya urgensi bagi kalangan akademisi dalam menjalin koneksi dengan para praktisi. Tujuannya adalah sebagai sarana pembaruan ilmu, peningkatan kualitas lulusan, serta memperkaya materi pembelajaran saat ini.

“Kita sebut dengan case learning methode atau project base learning methode dimana dalam perkuliahan bapak ibu dosen ini diminta memasukkan masalah-masalah terkini di dalam perkuliahan,” tutur Prof. Dody.

Kepala Program Studi (Kaprodi) PWK UNS, Prof. Ir. Winny Astuti, M.Sc., Ph.D., mengatakan bahwa era disrupsi saat ini semakin mendorong adanya shifting technology dari non-digital menuju digital. Sebagai seorang planner, menurut Prof. Winny, perlu untuk terus adaptif terhadap perkembangan zaman.

Memasuki acara inti, sesi penyampaian materi dipandu oleh R. Chrisna T. H. P., M.E., M.Sc., Ph.D., yang juga merupakan Dosen Prodi PWK UNS. Materi pertama dipaparkan oleh Dr. Isti Andini dengan pokok bahasan Jejaring Konseptual “Smart City”. Materi yang disampaikan meliputi sejarah perkembangan smart city, perkembangan diskursus smart city, ekosistem smart city dari perspektif teori, harapan, serta tantangan.

Menurut Dr. Isti, ada beberapa tantangan dalam mempersiapkan smart city di Indonesia. Pengetahuan lebih luas tentang smart city menjadi tantangan awal. Pendidikan perencanaan dan praktik perencanaan harus menyadari bahwa teknologi yang lebih tinggi diperlukan dalam mendukung rencana perkotaan yang dibuat.

“Perencanaan tidak lagi bicara tentang teknokratik yang seperti selama ini kita lakukan di studio-studio. Kita harus mulai menyadari bahwa kita membutuhkan teknologi dalam level yang lebih tinggi dari sekadar data gathering, data handling, dan data analytics untuk mengambil keputusan,” terang Dr. Isti.

Materi kedua disampaikan oleh Mia Amalia, Ph.D., dengan topik “Perkotaan Cerdas sebagai Motor Pembangunan Daerah”. Terdapat beberapa pendekatan cerdas dalam pembangunan daerah yang dipaparkan dalam sesi ini. Pendekatan cerdas tersebut meliputi digitalisasi perkotaan, pemanfaatan teknologi digital, investasi pada infrastuktur digital, serta penyediaan data dan informasi.

Dampak potensial dari penerapan pendekatan cerdas tersebut akan turut dirasakan oleh masyarakat, khususnya pada perbaikan kualitas hidup masyarakat. Beberapa dampak yang kentara dan dapat dirasakan adalah peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat, mempercepat dan meningkatkan kenyamanan, perbaikan kesehatan masyarakat, peningkatan kualitas hidup dengan lebih berkelanjutan, menciptakan keterkaitan dan kohesi sosial, meningkatkan efisiensi pasar tenaga kerja lokal, serta mengurangi biaya hidup.

Terakhir, materi dipaparkan oleh Ridwa Sutriadi Ph.D., terkait “Konsep dan Praktik Kota Cerdas dari Sisi Perencana Kota”.  Pokok materi pada sesi penutup ini membahas perkembangan praktik penataan ruang pada era teknologi digital di Indonesia. Selain itu, Ridwan juga menyampaikan terkait proses perencanaan pembangunan daerah dengan bantuan teknologi digital, perubahan-perubahan kunci dalam praktek perencanaan, lesson learned dari beberapa pengalaman praktis, serta penyusunan rencana tata ruang dengan pemanfaatan smart technology. Humas UNS

Reporter: Rangga Pangestu Adji
Editor: Dwi Hastuti

Himpunan Mahasiswa Arsitektur dan PWK UNS Adakan Viva La Liga

Himpunan Mahasiswa Arsitektur dan PWK UNS Adakan Viva La Liga

UNS — Himpunan Mahasiswa Arsitektur dan Himpunan Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan kompetisi olahraga dan seni. Cabang perlombaan tersebut antara lain futsal, bulu tangkis, mobile legend, valorant, fotografi, dan ilustrasi.

Kegiatan dengan tajuk Viva La Liga yang berlangsung selama seminggu sejak 14-22 November 2021 ini bertujuan untuk mempererat mahasiswa di dua prodi tersebut. Saat dihubungi oleh uns.ac.id, Ketua Panitia, Waskito Agung Pambudi dan Wastu Widya mengatakan bahwa kompetisi ini ditujukan bagi seluruh mahasiswa Arsitektur dan PWK.

“Arsi dan PWK kan kuliahnya di satu gedung, jadi biar makin akrab satu sama lain. Apalagi ibaratnya inikan lagi transisi dari kuliah online ke kuliah tatap muka,” tutur Waskito.

Wastu Widya menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang diadakan oleh kedua himpunan tersebut. Namun, karena terhalang pandemi, pada tahun 2020 kegiatan tersebut ditiadakan.

“Terakhir diadakan tahun 2019, tapi karena pandemi jadi baru diadakan lagi di tahun 2021 ini,” tambahnya.

Perlombaan tersebut berlangsung secara daring dan luring di Bengawan Sport, Solo. Waskito berharap melalui kegiatan ini dapat mengakrabkan seluruh mahasiswa di dua prodi tersebut. Selain itu, Viva La Liga juga bertujuan sebagai wadah para mahasiswa dalam unjuk gigi dalam bidang olahraga dan seni. Humas UNS

Reporter: Bayu Aji Prasetya
Editor: Dwi Hastuti