Mahasiswa UNS Raih Juara dalam Pemilihan Duta GenRe Kabupaten Sukoharjo 2022

Mahasiswa UNS Raih Juara dalam Pemilihan Duta GenRe Kabupaten Sukoharjo 2022

UNS — Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil memboyong dua gelar juara dalam Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Sukoharjo 2022 yang digelar pada Jumat (2/9/2022). Dua gelar tersebut diraih oleh Afifah Mirna Noviyanti dari Prodi D-3 Perpajakan Sekolah Vokasi (SV) dan Aji Nugroho dari Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP).

Afifah berhasil meraih Juara 1 Putri Duta GenRe, sementara Aji meraih Juara 2 Putra. Selain mereka, terdapat dua mahasiswa UNS lainnya yang berhasil menjadi finalis dalam ajang tersebut, yaitu Intanita Nurlaili Rosyada dan Nida Fadilah.

Saat diwawancarai uns.ac.id, Sabtu (17/9/2022), Afifah mengaku senang dan bangga saat dinobatkan menjadi juara 1.

“Saya tentunya merasa sangat senang, bangga, dan bersyukur. Tidak pernah menyangka bisa mendapat juara 1. Apalagi kompetisinya juga ketat dan semua finalis sangat berpotensi untuk menang sehingga masuk posisi 5 besar saja sudah sangat bersyukur,” ungkap Afifah.

Mahasiswa UNS Raih Juara dalam Pemilihan Duta GenRe Kabupaten Sukoharjo 2022

Ia mengikuti pemilihan Duta GenRe ini karena ingin belajar lebih mendalam mengenai cara remaja menyiapkan kehidupan lanjutannya sesuai dengan 8 substansi GenRe. Selain itu, mahasiswa semester akhir tersebut juga ingin mengedukasi dan berpartisipasi langsung kepada masyarakat melalui pelaksanaan advokasi program kerja yang berfokus pada permasalahan stunting dan kesehatan mental.

Hal senada juga diungkapkan oleh Aji Nugroho, mahasiswa semester satu tersebut mengikuti ajang ini karena ingin belajar merencanakan kehidupan, remaja yang sehat, dan lebih baik.

“Saya juga ingin membagikan pengalaman dan ilmu tersebut kepada remaja-remaja lain agar bisa menjadi remaja yang bermakna dan terhindar dari perilaku-perilaku berisiko,” tutur Aji. Humas UNS

Reporter: Bayu Aji Prasetya
Redaktur: Dwi Hastuti

Tim PKM-PI SV UNS Luncurkan EZBERJO untuk Mendukung Digitalisasi Pariwisata di Desa Berjo, Karanganyar

Tim PKM-PI SV UNS Luncurkan EZBERJO untuk Mendukung Digitalisasi Pariwisata di Desa Berjo, Karanganyar

UNS — Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Penerapan IPTEK (PKM-PI) Sekolah Vokasi (SV) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta meluncurkan website “EZBERJO” sebagai inovasi pembayaran non-tunai berbasis website. Inovasi ini sebagai solusi pemberdayaan ekonomi, pengembangan sistem informasi, dan pembayaran sektor pariwisata Berjo, Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.

Peluncuran ini berlangsung pada Senin (5/9/2022) dengan sasaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) selaku pengelola pariwisata Berjo dan jajaran tim Pengelola IT pariwisata di Desa Berjo. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Arief selaku Ketua BUMDes, Ir. Jarwanto selaku Badan Pengawas BUMDes, dan Kepala Desa Berjo, Suyatno.

Tim PKM-PI SV UNS yang dibimbing oleh Rysca Indreswari, S.Pt., M.Si. ini diketuai Khusna Wakhidakh bersama anggotanya, yaitu Intan Nadira Ayu Chairunnissa, Harjuno Setyawan, Elvin Kukuh Nurdiyansah, dan Meilinda Dwi Permatasari.

Khusna mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk digitalisasi pariwisata Desa Berjo sebagai langkah mempromosikan wisata melalui pendekatan digital.

“Selain itu, hal ini juga untuk meminimalisir terjadinya kontak fisik untuk mendukung pemulihan yang optimal dan awareness mengenai kesehatan masyarakat luas. Inovasi ini juga dapat membantu pengelola mengecek secara secara real time jumlah pengunjung wisata Berjo sebagai sistem transparasi keuangan,” jelas Khusna.

Khusna menambahkan bahwa keunggulan Desa Berjo berupa keunikan budaya, reputasi sejarah, dan anugerah panorama alam yang mempesona sehingga menjadi daya tarik wisatawan. Situs Candi Sukuh, Air Terjun Jumog dan Telaga Madirda merupakan ‘Segitiga Berjo’ dengan perkiraan 84.699 pengunjung per-tahun sebelum pandemi sehingga menjadi ujung tombak destinasi wisata unggulan.

Tim PKM-PI SV UNS Luncurkan EZBERJO untuk Mendukung Digitalisasi Pariwisata di Desa Berjo, Karanganyar

“Akan tetapi semenjak 2020, sektor pariwisata Berjo terkena dampak Covid-19. Terjadi penurunan jumlah pengunjung secara drastis sampai 20-50% sehingga hal ini memengaruhi pendapatan BUMDes selaku pengelola destinasi wisata dan masyarakat yang mempunyai usaha di sekitar,” tambahnya.

Rysca Indreswari, S.Pt., M.Si. selaku pembimbing mengatakan bahwa kegiatan ini dalam rangka mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan juga transfer teknologi untuk mendukung digitalisasi pariwisata Desa Berjo.

“Launching ini merupakan kelanjutan dari program sosialisasi dan pelatihan PKM-PI yang telah dilakukan sebelumnya pada 22 Agustus 2022,” tuturnya. Humas UNS

Reporter: Bayu Aji Prasetya
Editor: Dwi Hastuti

Mahasiswa UNS Sukses Raih Juara 1 Lomba Videografi Nasional

Mahasiswa UNS Sukses Raih Juara 1 Lomba Videografi Nasional

UNS —  Prestasi membanggakan di tingkat nasional kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Kali ini, prestasi membanggakan tersebut dipersembahkan oleh Rafi Fadholi Rahman mahasiswa Program Studi (Prodi) D3 Desain Komunikasi Visual Sekolah Vokasi (SV) UNS beserta ketiga temannya yang berhasil meraih juara 1 lomba videografi nasional.

Saat diwawancarai oleh uns.ac.id, pada Kamis (1/9/2022), Rafi menyampaikan bahwa lomba videografi nasional yang ia menangkan diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Bidikmisi & KIP-Kuliah Universitas Tidar dalam rangka memperingati hari sosial media. Rafi juga menyampaikan bahwa ada ketiga temannya yang turut meraih kemenangan tersebut. Yakni, Maula Nurul Subekti mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS, Dinicka Jati Nugraha Prodi D3 Desain Komunikasi Visual SV UNS dan Umma Alimatul Jannah mahasiswa Prodi D3 Usaha Perjalanan Wisata SV UNS.

Di dalam video yang dilombakan, Rafi dan ketiga temannya membahas mengenai pengaruh sosial media terhadap generasi muda dan membagi pengaruhnya menjadi dua sisi. “Jadi kita bagi menjadi sisi baik dan sisi buruk. Karena sejatinya kita harus menjadi smart people yang bisa membedakan mana sisi baiknya dan sisi buruknya. Dan pada intinya sosial media berdampak tergantung bagaimana kita menggunakannya, jika kita menggunakan untuk hal yang baik dampaknya akan positif, begitu juga sebaliknya,” jelas Rafi.

Menambahkan ceritanya, Rafi menyampaikan suka dan duka yang dialami selama mempersiapkan dan mengikuti lomba tersebut. Sukanya yakni mereka bisa mengeksplorasi kreativitas dalam diri mereka masing-masing. Sedangkan untuk dukanya, Rafi dan teman-teman mengaku kami sulit menyesuaikan jadwal antara satu dengan yang lain.

“Karena kami memiliki kesibukan masing-masing. Sempat pesimis juga sih karena waktunya tinggal sedikit, tapi Alhamdulilah ada extend hehehe. Jadi kita bisa memberikan hasil yang maksimal,” tambahnya.

Selain itu, Rafi juga menyampaikan kesannya setelah berhasil meraih kemenangan tersebut.  “Kami sangat bangga bisa membawa nama Komadiksi Smart dan juga UNS dalam meraih juara 1 di lomba ini. Harapannya disini bisa menjadi batu loncatan kami untuk terus bersemangat mengasah skill yang kami miliki dan keluar dari zona nyaman kami masing masing,” pungkasnya. Humas UNS

Reporter: Erliska Yuniar Purbayani
Editor: Dwi Hastuti

Gandeng Studio Tani dan KWT Mawar, Tim P2MD Gamagrita SV UNS Gelar Pelatihan Bunga Potong

Gandeng Studio Tani dan KWT Mawar, Tim P2MD Gamagrita SV UNS Gelar Pelatihan Bunga Potong

UNS — Bekerja sama dengan Studio Tani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar, Tim Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD) Keluarga Mahasiswa Diploma 3 Agribisnis Pertanian (Gamagrita) Sekolah Vokasi (SV) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan kegiatan pelatihan bunga potong di Studio Tani Desa Brejo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada Sabtu (13/8/2022). Adapun kegiatan pelatihan ini mengangkat tema, “Workshop Pengembangan Agribisnis Bunga Potong untuk Menunjang Pariwisata Desa”.

Kegiatan workshop tersebut berupa studi banding ke Studio Tani untuk belajar bersama terkait proses budidaya hingga pasca panen bunga potong, yaitu Bunga Pikok. Dalam studi banding tersebut juga didampingi oleh pemilik dari Studio Tani, Wahyu Arif Munandar S.P. dan Ketua Kelompok Tani Dusul Floris yang membudidayakan Bunga Pikok, Haryanto.

“Desa Segorogunung memiliki keadaan alam yang mendukung dalam budidaya bunga pikok. Sebab udara yang dingin dapat menghasilkan bunga yang berukuran lebih besar, sehingga menambah nilai jual dari bunga tersebut,” ucap Haryanto pada sesi materi terkait budidaya Bunga Pikok.

Adapun bunga potong ini nanti akan dibudidayakan dan dikembangkan dalam screen house yang dibuat oleh Tim P2MD Gamagrita SV UNS untuk Desa Segorogunung sebagai media dan wadah bagi masyarakat dalam melanjutkan program.

“Harapannya, screen house tersebut nantinya tidak hanya digunakan untuk budidaya bunga potong, namun juga sebagai salah satu destinasi pariwisata kreatif untuk pengunjung dengan konsep eduwisata,” ucap Ketua Tim P2MD Gamagrita SV UNS, Sekar Putri Dewanty.

Dalam kegiatan kali ini, telah disepakati pula kerja sama antara Studio Tani dengan KWT Mawar terkait budidaya dan pemasaran Bunga Pikok yang akan dikembangkan di Desa Segorogunung.

“Semoga dengan kerja sama ini, Desa Segorogunung dapat semakin berkembang dalam hal budidaya serta pemasaran dari bunga potong, sehingga semakin beragam potensi desa yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Ketua KWT Mawar, Heriyanti.

Gandeng Studio Tani dan KWT Mawar, Tim P2MD Gamagrita SV UNS Gelar Pelatihan Bunga Potong

Setelah pemaparan materi, KWT Mawar diajak berkeliling untuk melihat Bunga Pikok yang dibudidayakan. Terlihat antusiasme yang besar dari ibu-ibu KWT Mawar saat melihat kebun Bunga Pikok.

Selepas kegiatan pelatihan ini, kegiatan dilanjutkan dengan perbaikan screen house agar proses budidaya bunga potong dapat segera dilaksanakan. Dengan demikian, masyarakat dapat segera mengimplementasikan hasil belajar dari studi banding bersama Studio Tani. Humas UNS

Reporter:  Lina Khoirun Nisa
Editor: Dwi Hastuti

UPT Perpustakaan UNS Gelar Seminar Nasional Kewirausahaan Perpustakaan 2022

UPT Perpustakaan UNS Gelar Seminar Nasional Kewirausahaan Perpustakaan 2022

UNS — Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar seminar nasional kewirausahaan perpustakaan, pada Selasa (26/7/2022). Kegiatan yang bertajuk ‘Pengembangan Literasi Berbasis Kewirausahaan (Library Entrepreneurship) di Era Digital’ ini diselenggarakan secara luring di Ruang Indoor Aula Utara Taman Cerdas Soekarno-Hatta Jebres, Surakarta.

Kepala UPT Perpustakaan UNS, Burhanudin Harahap, S.H., M.H., M.Si., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan perpustakaan merupakan wilayah etnosentris bagi Pustakawan. Sehingga Pustakawan UNS mencoba untuk selalu kreatif dan inovatif dalam memberikan pelayanan bagi penggunanya.

“Salah satunya melalui kegiatan literasi yang berbasis kewirausahaan perpustakaan ini. Library entrepreneurship itu ibarat sebuah wilayah yang membutuhkan ruang, agar nantinya dapat melihat apa yang ada di sekeliling kita itu adalah sebuah kesempatan,” ujar Burhanudin.

Memasuki sesi pemaparan materi, narasumber pertama yaitu Itmamudin, S.S., M.IP., Pustakawan UPT Perpustakaan UIN Salatiga yang juga sebagai Owner CV. Pustaka Saintech menyampaikan mengenai potensi pengembangan kewirausahaan perpustakaan di Indonesia. “Potensi wirausaha bidang perpustakaan itu marketnya terbuka di seluruh Indonesia, namun masih belum dilirik oleh pengusaha dan merupakan bidang yang sedang berkembang,” ujarnya.

Itmamudin juga menyampaikan bahwa Indonesia merupakan peringkat ke-2 negara dengan jumlah perpustakaan tertinggi dunia, dengan jumlah 164.610 per November 2018. Sehingga menurutnya hal tersebut bisa menjadi peluang usaha untuk Pustakawan, karena memiliki basic ilmu perpustakaan, memiliki pengalaman dalam mengelola perpustakaan, memiliki beban moral dalam pengembangan perpustakaan, serta memiliki ikatan batin yang membuat visinya bukan hanya profit, tapi juga pengembangan perpustakaan yang visioner. 

Materi dilanjutkan oleh Nurlistiani, S.Sos., M.A., Dosen D-3 Perpustakaan Sekolah Vokasi (SV) UNS yang menyampaikan mengenai pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang perpustakaan yang unggul dan berdaya saing. “Sumber daya manusia merupakan individu yang bekerja sebagai penggerak dan menjadi anggota suatu perusahaan atau institusi yang berfungsi sebagai aset yang harus dilatih dan dikembangkan kemampuannya,” jelas Nurlistiani.

Menurut Nurlistiani, SDM yang ada di perpustakaan harus memiliki jiwa wirausaha yang unggul dan berdaya saing. Yaitu wirausaha yang bisa membaca peluang usaha, berani mengambil resiko, inovatif, kreatif, pekerja keras, bertanggung jawab, dan open minded.

Materi terakhir dibawakan oleh Haryanto, S.IP., M.IP, Pustakawan UPT Perpustakaan UNS yang menyampaikan mengenai pengembangan perpustakaan perguruan tinggi sebagai inkubator wirausaha muda. Menurutnya transformasi perpustakaan perguruan tinggi itu tidak hanya menjadi pusat kecerdasan saja, tetapi juga menjadi pusat kesejahteraan.

“Sehingga apa yang harus dilakukan perpustakaan yaitu menyelenggarakan program literasi berbasis kewirausahaan mahasiswa, misalnya melalui pelatihan atau workshop, komunikasi, community corner seperti tempat dengan khusus koleksi buku motivasi dan ide bisnis, competition information, serta melakukan kerja sama dengan lembaga lain,” tutur Haryanto. Humas UNS

Reporter: Erliska Yuniar Purbayani
Redaktur: Dwi Hastuti