UPT Perpustakaan UNS Gelar Workshop Nasional Media Sosial

UPT Perpustakaan UNS Gelar Workshop Nasional Media Sosial

UNS — Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar Workshop Nasional Media Sosial Perpustakaan 2022. Workshop yang digelar secara luring tersebut digelar di Ruang Werkudara Gedung Ki Padmasusastra UPT Perpustakaan UNS, Rabu (14/9/2022).

Workshop tersebut dibuka langsung oleh Kepala UPT Perpustakaan UNS, Burhanudin Harahap, Ph.D. Dalam sambutannya, Burhanudin mengatakan Workshop Nasional Media Sosial Perpustakaan 2022 ini mengangkat tema Pengembangan Perpustakaan Melalui Optimalisasi Promosi Berbasis Pemanfaatan Media Sosial. “Perpustakaan mencoba menghadirkan beberapa narasumber untuk mendiskusikan supaya keberadaan perpustakaan ini bisa dimaksimalkan dengan optimal. Semoga promosi terkait program perpustakaan semakin luas jangkauannya, sehingga dapat langsung mengena ke mahasiswa/siswa atau masyarakat,” terang Burhanudin Harahap, Ph.D.

Sedangkan Wakil Ketua Panitia Workshop Nasional Media Sosial Perpustakaan 2022, Sugeng Widaryatno, S.IP. dalam sambutannya menyampaikan latar belakang pemilihan tema tersebut terkait dengan semakin pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang turut melahirkan perubahan ataupun pembaharuan di berbagai bidang kehidupan, tidak terkecuali bidang promosi.

Dalam bidang promosi, khususnya promosi perpustakaan, pengelola perpustakaan dan juga pengguna, baik sivitas akademika terutama kalangan mahasiswa/siswa atau masyarakat umum memiliki peran penting dalam menciptakan generasi yang memiliki keterampilan hidup abad 21. Keterampilan abad 21 yang dimaksud meliputi way of thinking, way of working, tolls for working, and living in the world. Oleh karena itu, setiap pengelola perpustakaan dituntut untuk terus mengembangkan kemampuannya dalam mengolah sumber-sumber informasi, yang akan dijadikan media promosi sebagai citra diri bagi sebuah instansi.

“Promosi di jaman now tentunya sangat berbeda dengan masa-masa sebelumnya baik secara konten maupun media yang dipergunakan. Kegiatan ini tidak saja dilakukan dalam rangka rutinitas semata, namun yang lebih penting adalah peningkatan kualitas pengelolaan informasi sekaligus sebagai ajang promosi yang sangat menunjang peningkatan kualitas layanan kepada pengguna dan juga sebagai upaya peningkatan profesionalisme kami selaku pengelola perpustakaan itu sendiri,” ujar Sugeng.

Dalam Workshop Nasional Media Sosial Perpustakaan 2022 ini, UPT Perpustakaan UNS menghadirkan tiga narasumber yaitu Digital Content Creator and Video Producer yang juga sebagai Founder and Creative Director@rasacreative.id, Sahid Dipa. Sahid Dipa memaparkan materi tentang Tips dan Trik Pemanfaatan Media Sosial dalam Pengembangan Perpustakaan. Kemudian pembicara kedua yaitu Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UNS, Andrine Prima Afneta Arzil, S.I.Kom., M.Si. Andrine membawakan materi tentang Komunikasi, Media Sosial dan Library Branding. Sedangkan pembicara ketiga yaitu Koordinator Bidang (Korbid) Kerja Sama UPT Perpustakaan UNS, Achmad Nur Chamdi, S.Pt.,M.Si. Achmad membawakan materi dengan tema Potensi Pustakawan sebagai Digital Content Creator Media Sosial. Humas UNS

Reporter: Dwi Hastuti

UPT Perpustakaan UNS Sukses Selenggarakan Grand Opening Celebration Kafe Pustaka

UPT Perpustakaan UNS Sukses Selenggarakan Grand Opening Celebration Kafe Pustaka

UNS — Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta sukses menyelenggarakan grand opening celebration Kafe Pustaka pada Jumat (19/8/2022). Tidak hanya membuka secara resmi Kafe Pustaka yang berada di Basement, dalam acara tersebut UPT Perpustakaan UNS juga memberikan beberapa donasi buku kepada Perpustakaan Masjid Muhajirin Josroyo dan Perpustakaan Taman Anak Cerdas Puntadewa Puncangsawit, Surakarta.

Kepala UPT Perpustakaan UNS, Burhanudin Harahap, S.H., M.H., Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan secara resmi dibukanya Kafe Pustaka ini, harapannya pengelola senantiasa menjaga kualitas dari menu yang disajikan.

“Semoga pengelola senantiasa menjaga kehalalan dan kebersihan yang berkaitan dengan pelayanan. Mulai dari sajian makanannya, tampilan meja dan tempatnya. Karena hal itu akan secara tidak langsung menarik orang untuk datang. Selain itu, begitu juga dengan cita rasa. Hal ini juga perlu diperhatikan, karena jika makanan tersaji dengan rasa yang enak pembeli akan merasa senang dan kembali datang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Burhanudin juga berharap agar para pengelola memiliki kerja sama yang baik demi kesuksesan dari Kafe Pustaka. “Saya juga berharap agar nantinya para pengelola dapat menjaga kerja sama dengan baik demi kesuksesan Kafe Pustaka ini. Sehingga tidak ada perasaan tidak enak antar pengelola, dan semoga kebersamaan di Kafe Pustaka ini dapat terjalin harmonis,” tambahnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan donasi beberapa buku dari UPT Perpustakaan UNS kepada pengelola Perpustakaan Masjid Muhajirin Josroyo dan Perpustakaan Taman Anak Cerdas Puntadewa Puncangsawit, Surakarta.

Pengelola Perpustakaan Masjid Muhajirin Josroyo menyampaikan bahwa donasi buku dari UPT Perpustakaan UNS ini sangat bermanfaat untuk referensi bacaan anak-anak TPQ di sana. Sedangkan Pengelola Perpustakaan Taman Anak Cerdas Puntadewa Puncangsawit, Surakarta menyampaikan bahwa dengan adanya donasi buku dari UPT Perpustakaan UNS ini tentunya bisa membantu meningkatkan minat baca anak-anak yang mana juga bisa mengurangi ketergantungan terhadap gadget.

“Dengan adanya program donasi buku dari UPT Perpustakaan UNS ini sangat bermanfaat untuk anak-anak dan pengelola. Jadi harapan kami semoga dengan donasi buku ini bisa menjadi amal jariyah untuk pengelola UPT Perpustakaan UNS,” ungkap Pengelola Taman Anak Cerdas Puncangsawit. Humas UNS

Reporter: Erliska Yuniar Purbayani
Editor: Dwi Hastuti

UNS Canangkan Kerja Sama dengan Kansas State University

UNS Canangkan Kerja Sama dengan Kansas State University

UNS — Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mencanangkan kerja sama dengan Kansas State Univesity, Amerika Serikat. Kedua belah pihak sedang dalam penjajakan kemungkinan kerja sama dengan melakukan diskusi kelompok terpumpun (focus group discussion) pada Rabu (10/8/2022) di Taiwan Corner, UPT Perpustakaan UNS.

Dalam diskusi tersebut hadir secara langsung Cary Chappell, instructor and curriculum chair Kansas State University, Amerika Serikat. Kehadiran Cary disambut baik oleh jajaran pengelola di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kerja sama dan Layanan Internasional (KLI). Beberapa pihak dari UPT KLI yang hadir yakni Koordinator Wilayah Amerika dan Oceania, Feri Setyowibowo; Koordinator Wilayah Asia dan Timur Tengah, Dr. Anif Jamaluddin; Koordinator Wilayah Eropa dan Afrika, Dimas Rahadian, Ph.D.

Diskusi juga dihadiri oleh perwakilan dosen program studi (prodi) Bahasa Inggris UNS. Prodi D-3 Bahasa Inggris diwakili oleh Nur Saptaningsih, M.Hum., S-1 Sastra Inggris diwakili oleh Dr. Fitria Akhmerti Pramasista, S.S., M.A., dan S-2 Bahasa Inggris, Dr. Nur Arifah Drajati, M.Pd.

UNS Canangkan Kerja Sama dengan Kansas State University

Koordinator Wilayah Amerika dan Oceania, Feri Setyowibowo menyambut baik ajakan kerja sama Kansas State University dengan UNS. Ajakan tersebut akan ditindaklanjuti lebih jauh apa saja yang dapat dikerjasamakan antara dua belah pihak.

“Ini kesempatan kerja sama yang bagus. Mari kita diskusikan lebih jauh apa saja yang kira-kira dapat dibuat kerja sama untuk memajukan universitas masing-masing,” ujar Feri.

Sementara itu, Cary Chappell juga sangat antusias dengan kerja sama ini. Cary mengatakan bahwa UNS dan Kansas State University sudah menjalin kerja sama secara tidak langsung sejak 2018 lalu. Pada 2019 lalu mahasiswa dari Fakultas Pertanian juga pernah magang di sana untuk melakukan penelitian. Namun, rencana kerja sama antara UNS dan Kansas State University buyar karena pandemi Covid-19.

UNS Canangkan Kerja Sama dengan Kansas State University

“Pandemi merusak hubungan yang sebelumnya sempat terjalin. Untuk itu, kami mencoba untuk memperbaiki hubungan dengan menjajaki kerja sama lagi sehingga animo mahasiswa internasional kembali meningkat,” jelasnya.

Dalam diskusi tersebut Cary menyebutkan beberapa skema kerja sama yang dapat dikerjasamakan. Skema-skema tersebut di antaranya kursus singkat (short course), kursus daring (online course) dengan angka kredit, kursus daring (online course) tanpa angka kredit, conversation class with native speakers, dan beasiswa bagi mahasiswa internasional. Cary juga tidak menutup kemungkinan skema-skema kerja sama lainnya. Humas UNS

Reporter: Ida Fitriyah
Editor: Dwi Hastuti

UPT Perpustakaan UNS Gelar Seminar Nasional Kewirausahaan Perpustakaan 2022

UPT Perpustakaan UNS Gelar Seminar Nasional Kewirausahaan Perpustakaan 2022

UNS — Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar seminar nasional kewirausahaan perpustakaan, pada Selasa (26/7/2022). Kegiatan yang bertajuk ‘Pengembangan Literasi Berbasis Kewirausahaan (Library Entrepreneurship) di Era Digital’ ini diselenggarakan secara luring di Ruang Indoor Aula Utara Taman Cerdas Soekarno-Hatta Jebres, Surakarta.

Kepala UPT Perpustakaan UNS, Burhanudin Harahap, S.H., M.H., M.Si., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan perpustakaan merupakan wilayah etnosentris bagi Pustakawan. Sehingga Pustakawan UNS mencoba untuk selalu kreatif dan inovatif dalam memberikan pelayanan bagi penggunanya.

“Salah satunya melalui kegiatan literasi yang berbasis kewirausahaan perpustakaan ini. Library entrepreneurship itu ibarat sebuah wilayah yang membutuhkan ruang, agar nantinya dapat melihat apa yang ada di sekeliling kita itu adalah sebuah kesempatan,” ujar Burhanudin.

Memasuki sesi pemaparan materi, narasumber pertama yaitu Itmamudin, S.S., M.IP., Pustakawan UPT Perpustakaan UIN Salatiga yang juga sebagai Owner CV. Pustaka Saintech menyampaikan mengenai potensi pengembangan kewirausahaan perpustakaan di Indonesia. “Potensi wirausaha bidang perpustakaan itu marketnya terbuka di seluruh Indonesia, namun masih belum dilirik oleh pengusaha dan merupakan bidang yang sedang berkembang,” ujarnya.

Itmamudin juga menyampaikan bahwa Indonesia merupakan peringkat ke-2 negara dengan jumlah perpustakaan tertinggi dunia, dengan jumlah 164.610 per November 2018. Sehingga menurutnya hal tersebut bisa menjadi peluang usaha untuk Pustakawan, karena memiliki basic ilmu perpustakaan, memiliki pengalaman dalam mengelola perpustakaan, memiliki beban moral dalam pengembangan perpustakaan, serta memiliki ikatan batin yang membuat visinya bukan hanya profit, tapi juga pengembangan perpustakaan yang visioner. 

Materi dilanjutkan oleh Nurlistiani, S.Sos., M.A., Dosen D-3 Perpustakaan Sekolah Vokasi (SV) UNS yang menyampaikan mengenai pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang perpustakaan yang unggul dan berdaya saing. “Sumber daya manusia merupakan individu yang bekerja sebagai penggerak dan menjadi anggota suatu perusahaan atau institusi yang berfungsi sebagai aset yang harus dilatih dan dikembangkan kemampuannya,” jelas Nurlistiani.

Menurut Nurlistiani, SDM yang ada di perpustakaan harus memiliki jiwa wirausaha yang unggul dan berdaya saing. Yaitu wirausaha yang bisa membaca peluang usaha, berani mengambil resiko, inovatif, kreatif, pekerja keras, bertanggung jawab, dan open minded.

Materi terakhir dibawakan oleh Haryanto, S.IP., M.IP, Pustakawan UPT Perpustakaan UNS yang menyampaikan mengenai pengembangan perpustakaan perguruan tinggi sebagai inkubator wirausaha muda. Menurutnya transformasi perpustakaan perguruan tinggi itu tidak hanya menjadi pusat kecerdasan saja, tetapi juga menjadi pusat kesejahteraan.

“Sehingga apa yang harus dilakukan perpustakaan yaitu menyelenggarakan program literasi berbasis kewirausahaan mahasiswa, misalnya melalui pelatihan atau workshop, komunikasi, community corner seperti tempat dengan khusus koleksi buku motivasi dan ide bisnis, competition information, serta melakukan kerja sama dengan lembaga lain,” tutur Haryanto. Humas UNS

Reporter: Erliska Yuniar Purbayani
Redaktur: Dwi Hastuti

Fasilitasi Jurnal Terakreditasi SINTA, UPT Perpustakaan UNS Gelar Workshop

Fasilitasi Jurnal Terakreditasi SINTA, UPT Perpustakaan UNS Gelar Workshop

UNS — Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar workshop dengan tema Menuju Jurnal Terakreditasi Science and Technology Index (SINTA). Workshop ini diselenggarakan secara luring bertempat di Ruang Werkudara UPT Perpustakaan UNS pada Senin (6/6/2022).

Kegiatan workshop dibuka oleh Kepala UPT Perpustakaan UNS, Burhanudin Harahap, S.H., M.H., M.SI., Ph.D. Melalui kegiatan workshop ini Burhanudin berharap para peserta dapat meningkatkan kompetensinya melalui pengembangan kualitas publikasi ilmiah.

“Selain itu saya juga berharap para peserta dapat meningkatkan status jurnal ilmiah yang dikelolanya. Baik yang sebelumnya belum terakreditasi menjadi terakreditasi SINTA yang diakui oleh Kementerian, Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek),” ujar Burhanudin.

Menurut Burhanudin ketika semakin banyak jurnal ilmiah yang terakreditasi SINTA, maka akan semakin berkualitas perguruan tinggi tersebut. Oleh karenanya, pengadaan workshop ini sekaligus untuk memfasilitasi bagaimana menerbitkan jurnal ilmiah terakreditasi SINTA yang kaitannya untuk menyongsong UNS sebagai World Class University (WCU).

Sementara itu, kegiatan workshop ini menghadirkan 3 narasumber. Narasumber pertama dari Research and Social Study Institute Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Syarief Fajaruddin, S.Pd., M.Pd. yang membawakan materi tentang Strategi Akreditasi Jurnal Ilmiah. Narasumber kedua Dosen Fakultas Pertanian (FP) UNS sekaligus Ketua Unit Pelaksana Pengembangan Jurnal Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNS, Dr. Ir. Mujiyo, S.P., M.P. yang mempresentasikan makalah yang berjudul Manajemen Jurnal yang Bereputasi Nasional dan Internasional. Serta narasumber ketiga Asisten Unit Pelaksana Pengembangan Jurnal LPPM UNS, Akas Anggita, S.P. yang mendampingi peserta workshop melakukan pelatihan dengan materi Manajemen Penerbitan Jurnal OJS 2.4.7.

Sebanyak 68 peserta hadir dalam workshop ini. Mereka berasal dari pengelola jurnal ilmiah di UNS, pustakawan UNS, dan peserta umum dari luar UNS. Humas UNS

Reporter: Lina Khoirun Nisa
Editor: Dwi Hastuti