Banyaknya pembangunan pabrik-pabrik di sepanjang Daerah Alisan Sungai (DAS) menimbulkan kekhawatiran masyarakat sekitar akan buangan limbah dan pencemaran air sungai. Pencemaran logam berat dari limbah pabrik yang membuang limbah ke aliran sungai berbahaya bagi lingkungan. Perubahan baku mutu air sungai akibat limbah juga sangat berbahaya bila dikonsumsi masyarakat sekitar.

dad

Pengukuran Instrumen Atomic Absorption Spectroskopi (AAS).

Berangkat dari permasalahan tersebut Sugito melakukan penelitian pengolahan limbah Kromium (Cr) menggunakan adsorben serbuk genteng dengan sistem kolom. Sugito, laboraan UPT Laboratorium Terpadu Sub Lab Kimia UNS ini mengatakan Krom (Cr) banyak digunakan industri dan pabrik-pabrik seperti pada industri cat, industri insektisida, fungisida, sebagai katalis, fotografi dan zat aditif.

Tubuh manusia masih mentoleransi logam Cr dalam jumlah yang sangat sedikit sekitar 30 μg per kilogram berat badan. Tetapi bila logam Cr yang masuk ke dalam tubuh manusia dalam jumlah yang melampaui ambang batas yaitu 1,00 ppm maka dapat mengakibatkan keracunan akut.

Sugito memilih genteng karena tanah liat atau lempung, bahan dasar genteng, merupakan salah satu komponen tanah yang tersusun atas senyawa alumina silikat dengan ukuran partikel lebih kecil dari 2 μm. Lempung memiliki kandungan silika (SiO2) dan Alumina (Al2O3) masing-masing sebesar 61,43 % dan 18,99 %.  Lempung alam merupakan material yang berpori sehingga memiliki kemampuan untuk mengadsorbsi serta memiliki ion yang bisa dipertukarkan dengan ion dari luar. Sugito menambahkan, lempung memiliki luas permukaan yang spesifik dan porositas yang tinggi. Lempung memiliki sifat plastis bila dihaluskan dan dibasahi, keras dan kaku bila kering dan vitrous bila dibakar dengan suhu tinggi.

d

Kolom berisi serbuk genteng. Semakin panjang kolom akan semakin efektif menurunkan konsentrasi logam krom (Cr).

Hasil prototipe karya pengolahan limbah krom (Cr) dari sisa proses pengujian COD menggunakan adsorben serbuk genteng dengan sistim kolom yang dilakukan Sugito menunjukkan konsentrasi logam krom (Cr) menurun sampai memenuhi batas baku mutu  krom pada air limbah sebesar 0,5 mg/L, yang sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah tentang Baku Mutu Air Limbah.  Semakin panjang kolom akan semakin efektif menurunkan konsentrasi logam krom (Cr) dan Semakin kecil ukuran serbuk genteng akan semakin efektif konsentrasi logam krom (Cr). Dari penelitianya itu, Sugito mendapat penghargaan sebagai Laboran Berprestasi UNS tahun 2016. Penghargaan tersebut disampaikan oleh Rektor UNS pada upacara peringatan Hari Proklamasi lalu.[](nana.red.uns.ac.id)

Suka dengan artikel ini?

Solutif dan inovatif, Mahasiswa UNS Ciptakan Pelapis Antivirus Berbasis Selulosa sebagai Alternatif Pencegahan Penyebaran Covid-19

UNS --- Tiga mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melakukan inovasi di tengah...

Dosen Farmasi UNS Kembangkan Masker Beraromaterapi

UNS --- Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir dua tahun mengubah pola hidup masyarakat...

Peduli Daerah Rawan Bencana, Tim PKM-KC UNS Aplikasikan Drag Type Turbin

UNS --- Tim Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) Universitas Sebelas Maret (UNS)...

Tingkatkan Keterampilan Guru, Tim Pengabdian PG-PAUD UNS Beri Pelatihan Pembelajaran Digital Berbasis Animasi

UNS --- Sejumlah dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru PAUD (PG-PAUD) FKIP Universitas...

Dukung SDGs Desa, Tim PKM UNS Green Earth Beri Pelatihan dan Pendampingan Pemetaan Potensi Desa Dukuh, Boyolali

UNS --- Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UNS Green Earth yang beranggotakan  Dosen Program...

Tim Peneliti FK UNS Kembangkan Media Pembelajaran Model E-Learning di Masa Pandemi

UNS --- Di masa pandemi, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berkomitmen untuk terus...

Riset Grup Prodi Pendidikan Biologi UNS Mengadakan Workshop Perbanyakan Tanaman Buah dan Tanaman Hias secara Vegetatif Buatan

UNS --- Riset Grup Biodiversity dan Rekayasa Genetik Prodi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan...

Grup Riset Kimia Analitik, Lingkungan, dan Pembelajaran Kimia UNS Beri Pelatihan kepada Guru-Guru IPA SMP di Karanganyar

UNS --- Grup Riset Kimia Analitik, Lingkungan, dan Pembelajaran Kimia yang terdiri dari sejumlah...

Usung Upaya Menjaga Kearifan Bahasa Lokal Lewat Khotbah Jumat, TIM PKM-AI FKIP UNS Lolos Insentif PKM Kemendikbudristek 2021

UNS --- Tim Program Kreativitas Mahasiswa-Artikel Ilmiah (PKM-AI) Fakultas Keguruan dan Ilmu...

Riset Grup Pendidikan Biologi UNS Mengadakan Workshop Pembuatan Sabun Organik dan Masker Organik Aromatik

UNS --- Riset Grup Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas...