Berita TerkiniProduk & Penelitian

Mahasiswa UNS Merancang Usaha Pakan Ayam Kampung Organik

By 18 November 2020 No Comments

UNS — Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil membuat rancangan usaha pakan ayam kampung organik. Rancangan usaha pembuatan pakan ayam kampung ini dirintis oleh Amalia Firdaus Yanti (Pendidikan Biologi 2017), Farah Halimah (Pendidikan Biologi 2017), Muhammad Naufal Mu’afa (Agribisnis 2017), Cindy Puspitasari (Agribisnis 2017) dan Ahmad Musthofa Anshori (Peternakan 2019) di bawah bimbingan Wiwit Rahayu S.P., M.P. Melalui sarana Program Kreativitas Mahasiwa (PKM) bidang Kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), pakan ayam yang akan dibuat memanfaatkan bahan baku lokal bekatul dan daun pepaya yang diproses secara fermentasi dan diberi merk BP-Profit.

Amalia Firdaus Yanti mengatakan, alasan timnya membuat usaha tersebut karena pengembangan peternakan ayam kampung di Indonesia memiliki potensi dalam meningkatkan perekonomian dan pendapatan masyarakat. Sebagian masyarakat di Indonesia khususnya di pedesaan juga sudah memelihara ayam kampung. Namun, produktivitas ayam kampung masih rendah. Hal ini disebabkan karena pemeliharaan masih bersifat tradisional dan pakan yang dipilih tergolong kurang bergizi. Selain itu, aktivitas beternak juga tidak pernah lepas dari bau kotoran sehingga menyebabkan rendahnya pengembangan usaha peternakan ayam.

Berawal dari itulah Amalia Firdaus Yanti dan tim mempunyai gagasan yang dilatarbelakangi oleh kajian ilmiah untuk membuat produk pakan ayam kampung yang dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. “BP-Profit dibuat dari bahan organik berupa bekatul dan daun pepaya, di fermentasi dengan bantuan bakteri Bacillus subtilis dan bakteri Lactobacillus bulgaricus yang dilarutkan dalam air,” ungkap Amalia, Rabu (18/11/2020).

Rencana pemasaran usaha BP-Profit dilakukan melalui media promosi instagram sebagai platform utama serta youtube, whatsapp dan facebook sebagai platform pendukung. BP-Profit dapat dipesan dengan mengakses barcode yang tersedia pada kemasan atau melalui platform shopee dan Whatsapp.

Pakan ini mempunyai beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan pakan ayam kampung pada umumnya. Yaitu dapat meningkatkan bobot ayam secara cepat karena hasil fermentasi, menghilangkan bau kotoran, dikemas dengan menggunakan ziplock untuk menjaga kualitas pakan dan dipasarkan secara online. Selain itu, BP-Profit akan dijual dengan harga terjangkau. “PKM tahun ini diselenggarakan berbeda dari tahun sebelumnya yaitu hanya sebatas konsep dan pelaksanaan secara daring akibat adanya pandemi Covid-19 di Indonesia,” imbuhnya.

Bersama dengan timnya, Amalia berharap agar produk BP-Profit ini dapat direalisasikan sehingga dapat membantu peternak untuk mendapatkan pasokan pakan dengan harga terjangkau dan memiliki keunggulan dalam peningkatan bobot dan penghilang bau kotoran. Selain itu, mereka juga berharap dengan adanya pemanfaatan bahan baku lokal dapat meningkatkan nilai jual dari daun pepaya dan bekatul. Humas UNS

Reporter: Dwi Hastuti

Leave a Reply