UNS — Ancaman serangan gelombang ketiga Covid-19 semakin nyata di depan mata. Hal ini juga diperparah dengan adanya jenis virus Covid-19 bernama Omicron yang sudah tersebar di beberapa negara. Untuk mencegah ancaman tersebut, mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berinisiatif untuk membentuk Desa Tangguh Bencana Covid-19.

Mahasiswa yang tergabung dalam tim Hibah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Pendidikan Geografi tersebut menjadikan Desa Simo, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali sebagai Desa Tangguh Bencana. Dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga bulan yakni September hingga November 2021 tersebut tim Hibah MBKM Pendidikan Geografi membantu memetakan wilayah sebaran Covid-19 di desa tersebut.

Desa Simo dipilih sebagai Desa Tangguh Bencana Covid-19 karena merupakan desa pertama di Kabupaten Boyolali yang terdampak gelombang dua Covid-19 pada rentang Juli hingga Agustus kemarin. Berbagai cara telah dilalui pemerintah desa setempat untuk menangani pandemi termasuk pemberian vaksinasi bekerja sama dengan TNI/Polri sehingga kasus Covid-19 terkendali dan Desa Simo kembali menjadi zona hijau.

Tidak ingin mengalami hal yang sama, Desa Simo terus berbenah dibantu oleh tim Hibah MBKM UNS. Sejumlah kegiatan dilakukan oleh tim yang berjumlah 10 orang tersebut. Mereka melakukan pemetaan sebaran Covid-19 yang sebelumnya pernah melanda. Proses pembuatan peta tersebut dilakukan dengan cara plotting lokasi yang terdiri atas batas dusun, tempat, fasilitas umum, serta data penduduk. Setelah diolah, tim Hibah MBKM menghasilkan beberapa peta meliputi peta administrasi Desa Simo, peta kepadatan penduduk, peta sebaran Covid-19, peta risiko Covid-19, peta ancaman Covid-19, peta kapasitas Covid-19, serta peta kerentanan Covid-19. Peta tersebut dapat digunakan sebagai acuan pemerintah desa dalam melakukan pencegahan serta penanganan Covid-19 ke depannya.

Koordinator tim Hibah MBKM, Aida Nur Azqiya berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Desa Simo, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali atas kerja samanya dalam seluruh rangkaian kegiatan kami. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut ke depannya,” ujar Aida.

Selain melakukan pemetaan, tim Hibah MBKM Pendidikan Geografi UNS juga melakukan pembentukan relawan Covid-19 dari kalangan Karang Taruna Desa Simo. Pembentukan Desa Tangguh Bencana merupakan salah satu kegiatan inti dari Tim Hibah MBKM Desa Simo dengan melakukan sosialisasi tentang mitigasi Covid-19 dan penyuluhan tentang Desa Tangguh Bencana Covid-19 dengan menghadirkan pembicara utama dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Boyolali.

Tidak hanya melakukan pemetaan wilayah Covid-19, tim Hibah MBKM di bawah binaan Dr. Rita Noviani, S.Si., M.Sc. dan Dr. Pipit Wijayanti, S.Si., M.Sc. juga melakukan pelatihan Serambi Tani kepada masyarakat Desa Simo. Pelatihan ini merupakan salah satu upaya yang ditempuh agar masyarakat Desa Simo dapat memiliki kekuatan ekonomi sebagai bekal menghadapi bencana alam maupun nonalam. Kegiatan yang menyasar ibu-ibu program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Simo ini diisi dengan pelatihan cara menanam bibit tanaman melalui media tanam polybag. Bibit yang ditanam bermacam-macam di antaranya terong, cabai, dan tomat. Ketiga bibit tersebut dipilih karena disesuaikan dengan topografi dan jenis tanah Desa Simo.

Cegah Gelombang Ketiga, Mahasiswa UNS Bentuk Desa Tangguh Bencana Covid-19

Para ibu PKK juga diajari cara membuat Pupuk Organik Cair (POC) menggunakan limbah rumah tangga. Limbah yang dapat dimanfaatkan untuk membuat POC meliputi sisa sayuran, sisa buah-buahan, air bekas cucian beras, dan cairan mikroba. Bahan-bahan tersebut harus difermentasi terlebih dahulu untuk menjadi POC.

Kepala Desa Simo, Mujiono, S.Sos. mengungkapkan kegembiraannya atas kegiatan ini. Mujiono berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar.

“Di sini saya selaku Kepala Desa Simo mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan sekalian yang turut berdedikasi di desa kami. Semoga kegiatan ini dapat memberi manfaat bagi kita semua,” ucap Mujiono. Humas UNS

Reporter: Ida Fitriyah
Editor: Dwi Hastuti

Rektor UNS Resmikan Orchidarium di FMIPA

UNS --- Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Jamal Wiwoho meresmikan rumah...

FK UNS Adakan Service Excellence Training bagi Para Tenaga Kependidikan

UNS --- Demi peningkatan mutu pelayanan, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS)...

Pengin Lanjut S-2 di Inggris? Coba Daftar Beasiswa Chevening!

UNS --- Setelah merampungkan studi sarjana, ada banyak pilihan yang dapat dilakukan oleh seorang...

Tim PKM-RE UNS Hadirkan Inovasi Baru Edible Film Strip Candy dari Esktrak Bunga Turi

UNS --- Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang tergabung dalam tim Program...

FKIP UNS Terima Kunjungan FKIP Uncen dalam Upaya Peningkatan Mutu Fakultas

UNS — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta...

Prodi Pengelolaan Hutan UNS Terjunkan Mahasiswa MBKM Studi Independen dalam Mengembangkan KHDTK Gunung Bromo Berbasis Agro-Etno Park

UNS --- Sebanyak 20 mahasiswa Program Studi (Prodi) Pengelolaan Hutan Fakultas Pertanian (FP)...

MWA UNS Gelar Sosialisasi Penjaringan, Penyaringan dan Pemilihan Rektor Masa Bakti 2023-2028

UNS --- Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan sosialisasi...

UPT KLI UNS Gelar Wicara Kupas Tuntas Studi di Universiti Kebangsaan Malaysia

UNS --- UPT Kerja Sama dan Layanan Internasional (KLI)  Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta...

Dokter RS UNS Sampaikan Pentingnya Menjaga Kesehatan Paru

UNS --- Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bekerja sama dengan Solopos FM...

Mahasiswa UNS Olah Logam Tanah Jarang Zirkon menjadi Baterai Lithium-Ion

UNS --- Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengolah logam tanah jarang (LTJ)...