UNS — Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berkesempatan terlibat langsung dalam pembuatan event online album musisi Pamungkas berjudul “The Solipsism 0.2”.

Mahasiswa yang beruntung tersebut adalah Inasia Kesumaningdyas dari Program Studi (Prodi) Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Sekolah Vokasi (SV) UNS. Nasia –sapaan akrabnya- saat ini sedang mengikuti Kuliah Magang Mahasiswa (KMM) di CV. Mozanova Indonesia.

CV. Mozanova Indonesia yang menjadi tempat magang Inas merupakan vendor sound system, music and event equiment, man power, multimedia, dan event organizer.

Saat dihubungi uns.ac.id pada Selasa (15/2/2021) melalui pesan singkat, Nasia menceritakan pengalamannya terlibat dalam Solipsism 0.2. Ia mengaku bersyukur memperoleh kesempatan yang berharga tersebut.

“Project kemarin event online album Pamungkas. Project itu aku tahu sebelum masuk magang di bulan Desember. Waktu aku coba apply ke tempat magang, ngobrol-ngobrol sama orang kantor bakalan ada project,” ujar Nasia.

Selama magang di CV. Mozanova Indonesia, Nasia bertugas melakukan riset, membuat notula, dan membuat jadwal meeting. Sementara dalam The Solipsism 0.2, Nasia mendapatkan tugas sebagai personil show management untuk memastikan kebutuhan semua tim terpenuhi.

Proses syuting Solipsism 0.2 yang berlangsung selama beberapa hari, memberikan banyak pelajaran bagi mahasiswa semester enam ini, termasuk hal-hal menarik di balik layar.

Misalnya, Nasia dituntut berpikir keras selama proses rehearsal yang dilangsungkan satu hari sebelum proses syuting, memahami cara pengambilan gambar, penataan cahaya, dan manajemen tim.

“Proses H-5 itu ada technical meeting terus Minggu ada brain storming sama Pamungkas. Senin ada final checking, terus Selasa rehearsal, dan Rabu tapping,” jelasnya.

Selama berproses dalam Solipsism 0.2, Nasia juga mampu belajar banyak hal dari Pamungkas. Ia menilai sosoknya merupakan pribadi yang mampu membangun soliditas tim, berwibawa, dan teliti.

“Pamungkas itu orangnya ramah dan dia itu bisa menjaga mood anak band dan kru biar oke supaya perfomance-nya tetep bagus. Baik, terus juga enggak kaku, dan enggak bossy. Dia juga teliti banget sama pronunciation sama nada-nada,” tutur Nasia. Humas UNS

Reporter: Yefta Christopherus AS
Editor: Dwi Hastuti