UNS — Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan oleh dua mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Mereka yaitu Bayu Aji Prasetya dan Jahabidz Marha Shoffiyah Al-Afiah yang saat ini duduk pada semester akhir. Pada November 2020 lalu, mereka berhasil meraih Juara 2 Lomba Video Iklan Layanan Masyarakat (ILM) Tingkat Nasional.

Kompetisi tersebut diadakan oleh Syiar Kegiatan Mahasiswa (SKM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Mulawarman. Mengusung ide sehat jasmani dan rohani, Bayu dan Jahabidz berhasil mengalahkan berbagai peserta dari perguruan tinggi lain.

“Kami membuat video tentang pentingnya menjaga kesehatan jasmani dan rohani selama pandemi. Jadi, tidak hanya kesehatan fisik atau jasmani saja yang harus diperhatikan, tetapi juga kesehatan rohani. Harus seimbang antara keduanya,” terang Jahabidz pada Kamis (21/1/2021).

Kompetisi ini dilaksanakan secara daring dengan teknis seluruh peserta membuat video ILM berdurasi maksimal satu menit. Kemudian, video tersebut diunggah melalui Google Drive yang akan dikirimkan kepada panitia melalui surat elektronik. Setelah itu, dilakukan penjurian dan pengumuman pemenang pada akhir November 2020.

Dalam video berdurasi 59 detik, mereka menampilkan aktivitas yang dapat meningkatkan imunitas baik secara fisik maupun jasmani. Pesan tersebut disampaikan secara langsung melalui video yang diisi ajakan untuk tetap sehat di kala pandemi.

Mereka mengaku sangat senang ketika diumumkan mendapat juara dalam kompetisi tersebut.
Alhamdulillah, kami senang sekali bisa dapat juara 2. Tidak pernah menyangka bisa menang, apalagi persiapannya mendadak. Kami mengirim video pukul 22.40 WIB, padahal batas pengumpulan pukul 23.00. berhubung dadakan, jadi kami tidak terlalu berharap akan hasilnya, yang penting sudah berusaha,” jelasnya.

Melalui torehan prestasi ini, mereka berharap dapat terus berkreasi dan berkarya tanpa batas di sela-sela mengerjakan skripsi.

“Semoga kami bisa terus berkarya meskipun bisa dibilang sudah ada di penghujung akhir menjadi mahasiswa. Status dan keadaan bukan penghalang untuk terus berprestasi,” tutup Jahabidz. Humas UNS

Reporter: Bayu Aji Prasetya
Editor: Dwi Hastuti