Mahasiswa UNS

Mahasiswa UNS Raih Juara 1 di Ajang IKAB National Scientific Writing and Youth Competition

By 16 September 2020 No Comments

UNS – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh dua mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Teknik Mesin (PTM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Kedua mahasiswa tersebut yaitu Dji Hanafit dan Muhammad Khoirul Huda berhasil meraih juara 1 pada lomba esai nasional bertajuk `IKAB National Scientific Writing and Youth Competition` yang diselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Selain menyabet juara satu, mereka juga terpilih sebagai best presentation di ajang tersebut.

Dalam lomba yang digelar secara daring pada Jumat (4/9/2020), mereka mempresentasikan sebuah judul penelitian `Falmafast Machine` di Ruang Seminar PTM FKIP UNS. `Falmafast Machine` mengangkat sebuah teknologi yang memanfaatkan sumber energi terbarukan.
“Kami mengangkat sebuah teknologi memanfaatkan sumber energi terbarukan, jadi kita membuat sebuah teknologi untuk meningkatkan skala proses produksi atau kegiatan yang ada di masyarakat pesisir pantai. Kami memanfaatkan panel surya dan wind turbin. Panel surya itu memanfaatkan sumber energi terbarukan menjadi energi listrik, kemudian wind turbinnya itu untuk mengubah energi angin menjadi energi listrik,” terang Dji Hanafit saat dihubungi tim uns.ac.id pada Sabtu (12/9/2020).

Ada pun, output yang mereka hasilkan dari penelitian tersebut berupa video simulasi dalam bentuk animasi. Mereka mengaku tertantang dan persiapan yang dilakukan membutuhkan usaha yang lebih seperti persiapan jaringan dan membuat letak yang pas saat video diputar sambil presentasi. Dji dan Muhammad membutuhkan waktu 1 pekan untuk merumuskan ide tersebut.

Dengan adanya `Falmafast Machine`, mereka berharap dapat memanfaatkan cahaya matahari maupun angin sesuai kondisi yang ada.
“Harapannya kalau siang hari atau cuaca tidak menentu atau bahkan cahaya matahari sedang tidak optimal, kita memanfaatkan sumber energi terbarukan itu dari angin, wind turbin. Tapi, ketika cahaya matahari memungkinkan kita memanfaatkan panel surya tersebut,” pungkas Dji Hanafit. Humas UNS

Reporter: Zalfaa Azalia Pursita
Editor: Dwi Hastuti

Leave a Reply