Mahasiswa UNS

Mahasiswa UNS Raih Juara dalam National Conference of Public Policy di USU

By 2 October 2019 October 8th, 2019 No Comments

UNS – Mahasiswa-mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang berlomba dalam ajang National Conference of Public Policy berhasil meraih juara 2. Mahasiswa-mahasiswi UNS yang membanggakan tersebut adalah Muhammad Ikhsanul Amin dari Program Studi (Prodi) Administrasi Negara, Hanif Afif Naufal dari Prodi Ekonomi Pembangunan, dan Rosaliana Indah Safitri dari Prodi Ilmu Komunikasi.

Dalam lomba esai yang digelar di Universitas Sumatera Utara (USU) pada 23-25 September 2019 tersebut, ketiganya berhasil menjadi juara 2 melalui esai yang berjudul ‘Kawal Forperda Berbasis Media dengan Mendorong Partisipasi dan Transparansi Publik dalam Mewujudkan Akuntabilitas Peraturan Daerah’.

Berangkat dari permasalahan mengenai Peraturan Daerah (Perda) yang diskriminatif di sejumlah daerah di Indonesia, Muhammad Ikhsanul Amin, Hanif Afif Naufal, dan Rosaliana Indah Safitri ingin supaya partisipasi masyarakat dalam mengawal dan mengawasi pembuatan perda di setiap wilayah dapat meningkat.

“Jadi, latar belakang mengapa kita mengangkat judul Program ‘Kawal Formulasi Perda (Forperda)’ karena banyak Perda yang diskriminatif terhadap masyarakat maupun golongan. Hal tersebut terjadi karena kurangnya partisipasi masyarakat maupun transparasi dalam pembuatan Perda,” ujar Hanif Afif Naufal.

Lanjutnya, ia mengatakan bahwa dengan gagasan yang ia buat bersama kedua rekannya tersebut ditujukan agar dapat mewujudkan transparansi guna menciptakan akuntabilitas dalam sebuah sistem birokrasi.

“Kami membuat Program Forperda merupakan upaya mendorong partisipasi masyarakat dan menciptakan transparansi guna menciptakan akuntabilitas formulasi Perda berbasis komunitas pengamat kebijakan di daerah yang bersangkutan dan media online yang dapat diakses di gawai dengan mendownload di Play Store,” imbuhnya.

Kedepan, dengan munculnya Program Forperda yang dapat diakses oleh pengguna smartphone, Hanif mengatakan bahwa ia akan mematangkan aplikasi tersebut agar nantinya dapat segera digunakan.

“Kami mewacanakan (untuk dimatangkan), namun adanya saat ini masih dalam bentuk demo,” pungkas Hanif saat ditanyai mengenai keberlanjutan Program Forperda tersebut. Humas UNS/ Yefta

Leave a Reply