UNS — Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kali ini prestasi terbaru berhasil dipersembahkan dalam National Creative Video Contest (NCVC) yang diselenggarakan English Department Student Association (EDSA) Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan.

Mahasiswa membanggakan tersebut adalah Jimmy Bramastya dari Program Studi (Prodi) Agribisnis Fakultas Pertanian (FP) UNS dan Rezarivano Mukhairisubarkah dari Prodi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNS.

Dalam pengumuman yang dirilis Minggu (24/1/2021) melalui akun Instagram @edsaunisda, Rezarivano Mukhairisubarkah dan Jimmy Bramastya berhasil mengharumkan nama UNS dengan berhasil menyabet juara I.

Keduanya berhasil mengungguli lawan-lawannya dari berbagai perguruan tinggi lain, seperti dari Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang masing-masing meraih juara II dan III.

“Alhamdulilah kami berdua bisa membanggakan nama UNS lewat lomba-lomba yang mengasah kreativitas seperti ini. Kami juga menyusul teman-teman mahasiswa lainnya yang sudah banyak mendapat juara,” ujar Rezarivano Mukhairisubarkah, Rabu (27/1/2021).

Melalui kompetisi video kreatif yang mengangkat tajuk “Me and Indonesia In New Normal Era”, keduanya membuat video berdurasi 7 menit berjudul “Segera Pulih”.

Dengan mengambil latar pengambilan video di sejumlah tempat seperti di Pasar Gede, Batik Solo Trans, kedai kopi, dan gunung, keduanya menyisipkan pesan agar masyarakat untuk tetap semangat walau pandemi Covid-19 masih belum dapat dipastikan kapan berakhirnya.

Selain itu, dalam video tersebut, keduanya juga mengajak agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan di era kenormalan baru, seperti dengan mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak secara ketat dan disiplin serta dapat menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada.

Saat ditanya mengenai hambatan dan proses selama menggarap video “Segera Pulih”, Rezarivano Mukhairisubarkah menuturkan membutuhkan sejumlah alat dan konsep yang mendukung dan matang agar saat pengambilan video dapat berjalan dengan lancar.

“Mempersiapkan alat-alat yang dibutuhkan seperti kamera, drone, dan lain-lain serta juga mempersiapkan mental, pikiran, dan konsep yang matang,” tambahnya.

Rezarivano Mukhairisubarkah dan Jimmy Bramastya juga sempat mengalami kendala sebab salah satu anggota keluarga dari mereka terpapar Sars-Cov-2 yang mengakibatkan mundurnya jadwal pengambilan video.

“Saat lomba ingin mulai dan sudah mengkonsep ada kejadian yang tidak terduga bahwa ada keluarga yang positif Covid-19,” imbuhnya.

Dengan prestasi yang berhasil diraih, Rezarivano Mukhairisubarkah berharap capaian ini dapat menjadi awal dari prestasi lainnya dalam kompetisi yang akan diikuti kedepannya. Ia juga berharap agar prestasinya ini dapat menginspirasi mahasiswa UNS lainnya untuk memiliki daya juang yang tinggi.

“Semoga ini merupakan langkah awal dari segalanya. Dan juga ingin menyalurkan hobi yang dimiliki yaitu videografi,” ujar Rezarivano. Humas UNS

Reporter: Yefta Christopherus AS
Editor: Dwi Hastuti