UNS — Upaya pemulihan ekonomi akibat Pandemi Covid-19 terus dilakukan oleh seluruh kalangan masyarakat. Salah satunya seperti yang baru saja dilakukan oleh Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang berlokasi di Desa Tlogotirto, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Mereka baru saja menggelar pelatihan pembuatan batik tulis secara luring pada Senin (15/2/2021).

Kegiatan yang diadakan oleh mahasiswa KKN Kelompok 18 UNS ini diharapkan dapat menambah penghasilan pemuda desa dari usaha membatik.

“Disamping itu, kegiatan workshop ini juga bertujuan agar para pemuda di Kabupaten Grobogan lebih mencintai warisan budaya asli Indonesia berupa batik. Hal ini juga diharapkan mampu menjadi upaya untuk menjaga kelestarian batik. Apalagi Grobogan juga memiliki corak batik tersendiri yang menjadikan batik Grobogan beda dengan batik-batik lain,” terang Ketua Tim KKN Kelompok 18 UNS, Ade Prasetya Aji dalam sambutannya membuka workshop pada Senin pagi (15/2/2021).

Dengan menggandeng Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Purudhita, sebanyal 30 peserta diajarkan cara membatik. Mulai dari pembuatan pola, pencantingan/pemalaman, pewarnaan, pelodoran, sampai pada tahap pengemasan.

“Dari bikin pola sampai pada packing kami ajarkan, supaya menarik pembeli jika packingnya juga menarik,” jelas Siswanto, pendiri UMKM Purudhita sekaligus narasumber pada workshop itu.

Kegiatan yang berlangsung di basecamp Purudhita, tepatnya di Desa Sulursari, Kecamatan Gabus, Grobogan, ini mendapat tanggapan baik dari peserta workshop.

“Sangat menarik kegiatannya, karena di sana kami bisa praktik membatik langsung, mulai dari bikin pola sampai pengemasan yang bagus bagaimana, dan semoga dengan ikut workshop ini, saya dan teman-teman yang lain bisa bikin usaha batik sendiri di rumah,” ujar Aldino Trinovian, salah satu peserta workshop yang hadir pada hari itu.

Melalui kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pemuda dalam membatik sehingga nantinya dapat dijadikan sebagai ladang berwirausaha. Humas UNS

Reporter: Bayu Aji Prasetya
Editor: Dwi Hastuti