Berita Terkini

19.172 Peserta Ikuti SBMPTN di Surakarta

By 19 June 2014 June 23rd, 2014 One Comment

sbmptn_uns_2014Penanggungjawab pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Peguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2014 Panitia Lokal (panlok) 44 yang juga sebagai rektor UNS, Ravik Karsidi menyampaikan bahwa proses pelaksanaan SBMPTN di panlok 44 Surakarta yang bertempat di kampus UNS dan sekolah menengah pertama dan atas di Surakarta Selasa (17/6) berlangsung lancar.

SBMPTN 2014 Panlok 44 kali ini diikuti oleh 19.172 peserta yang tersebar di 13 sektor dengan 50 lokasi dan 944 ruang. Dia juga merinci 7.845 peserta dari kelompok Sains dan Teknologi (saintek) di 393 ruang, 8.512 peserta kelompok Sosial dan Humaniora (soshum) 410 ruang dan 2.915 peserta kelompok campuran sebanyak 141 ruang.

Ravik menyampaikan  tes kali ini diajukan dari mulai pukul 07.00 sampai 14.00 WIB. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, SBMPTN kali ini berlangung selama sehari dan dibagi dalam tiga sesi yaitu Tes Kemampuan Dasar Saintek, Tes Kemampuan dan Potensi Akademik dan Tes Kemampuan Dasar Soshum.

Tes kali ini juga dikejutkan dengan banyaknya jumlah peserta yang absen. Untuk sesi pertama, jumlah peserta yang tidak hadir sebanyak 668 (6,45%) dari jumlah 10.660 untuk peserta saintek dan campuran. Sesi kedua terdapat 1.228 (6,41%) peserta tidak hadir dari total seluruh 19.172 peserta. Sedangkan sesi ketiga belum ada laporan pasti. “Seharusnya sesi ketiga tidak akan jauh beda dari sesi kedua karena seluruh peserta mengikuti sesi kedua,” jelasnya.

Sementara itu, peserta yang memilih program studi Olah Raga dan ada Seni Rupa baru akan mengikuti ujian praktik pada 18 dan 19 Juni 2014. Untuk prodi Olah Raga tes berlangsung di kampus POK FKIP UNS Manahan pukul 7.00 WIBsedangkan untuk Seni Rupa bertempat di Auditorium dan Fakultas Sastra dan Seni Rupa UNS pukul 7.30 WIB.

Ravik juga menungkapkan bahwa jumlah siswa yang menndaftar ke UNS berjumlah 58.662 siswa dari seluruh Indonesia dengan kuota hanya 1600 (40%) siswa. Angka ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya. “Ini artinya persaingan lebih ketat yang sekarang,” imbuhnya. [Inang red.uns.ac.id]

One Comment

Leave a Reply