UNS – Peringatan Hari Air Dunia XXV Tahun 2017 di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dengan mengadakan acara aksi bersih danau UNS pada Sabtu (1/4/2017). Acara yang mengangkat tema “Air dan Air Limbah” dilaksanakan oleh Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (FT UNS) bekerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo serta dihadiri oleh 400 peserta yang terdiri dari Tim Green Campus UNS beserta civitas akademika UNS, Pemerintah Kota Surakarta, dan komunitas yang bergerak di bidang lingkungan di wilayah Kota Solo.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FT UNS, Eko Pujiyanto dan sekaligus sebagai ketua panitia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan, terutama peduli akan keberadaan air yang bermakna memiliki fungsi sebagai sumber kehidupan seluruh makhluk hidup.

“Kami berharap berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan mampu mengajak masyarakat untuk turut serta dan peduli terhadap keberadaan dan kelestarian sumber air. Sehingga, kita dapat berlaku bijak dalam memanfaatkannya untuk kepentingan bersama,” tuturnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik UNS, Sutarno menyatakan bahwa UNS akan terus meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan air maupun air limbah. Hal tersebut didukung dengan adanya Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) dan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM).

“Kita baru saja membangun IPAL, yang berfungsi bahwa air limbah di UNS ini kita olah kembali dan kita lepas lagi ke lingkungan. Diharapkan air limbah yang kita lepas dari UNS ini sesuai dengan keadaan dan ramah terhadap lingkungannya,” tuturnya.

Penandatanganan deklarasi “Danau UNS” oleh perwakilan UNS dan BBWS Bengawan Solo

 

Wakil Rektor Bidang Akademik UNS, Dekan FT UNS, Kepala BBWS Bengawan Solo bersama-sama dengan Tim Green Campus beserta civitas UNS dan Tim BBWS Sungai Bengawan Solo tebar benih ikan di Danau UNS

Dalam waktu yang bersamaan dilakukan penandatanganan deklarasi “Danau UNS”. Pelaksanaannya, pihak UNS diwakilkan kepada dekan FT UNS, Sholihin As’ad dan pihak BBWS Bengawan Solo oleh Yudi Pratondo selaku kepala BBWS Bengawan Solo. Isi daripada deklarasi tersebut adalah: (1) sepakat sungai adalah sumber daya alam yang sangat penting bagi masyarakat (2) bertekad mendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dalam rangka perlindungan dan pengelolaan sumber daya air (3) siap mengajak masyarakat dalam gerakan peduli sungai dan siap berkerjasama dengan pihak lain demi kelestarian sungai, serta (4) bersama kita selamatkan air untuk kehidupan yang lebih baik. humas-red.uns/Fia/Dty