Search
Close this search box.

Dewan Profesor UNS Gelar Diskusi Kelompok Terpumpun dengan Tema Menggali Nilai Inti UNS

UNS – Komisi III Dewan Profesor (DP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta gelar agenda Diskusi Kelompok Terpumpun untuk menggali bersama mengenai nilai inti UNS. Dalam agenda ini, Komisi III Dewan Profesor UNS mengundang Prof. Dr. Ravik Karsidi, M.S., Rektor UNS periode 2011-2019 sekaligus Guru Besar Sosiologi UNS dan Prof. Doddy Setiawan, S.E., M.Si., Ph.D. Ak., Guru Besar di Bidang Akuntansi Keuangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS untuk menjadi narasumber dan pembicara. Diskusi tersebut diselenggarakan secara luring di UNS Inn, Kamis (14/6/2024).

Diskusi Kelompok Terpumpun ini merupakan upaya strategis dan terencana dari Komisi III untuk senantiasa mendukung UNS Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) dalam berbagai aspek otonomi. Otonomi ini mencangkup kemampuan kesadaran diri, memotivasi diri, mengembangkan diri, mendukung diri, menilai diri, dan membuat keputusan secara pribadi.

Kedudukan UNS sebagai PTNBH membawa konsekuensi dan tanggung jawab yang besar, antara lain menjamin keberhasilan untuk mewujudkan visi dan misi yang ditentukan oleh kemampuan UNS menciptakan atmosfer akademik, serta mengembangkan kehidupan komunitas akademik yang menampilkan segenap potensi secara maksimal. Komunitas akademik UNS harus memiliki kemampuan prima, aktif merespon, dan memberikan solusi yang tepat terhadap perubahan lingkungan dan dinamika yang terjadi.

Ketua Komisi III DP UNS, Prof. Sahid Teguh Widodo, M.Hum., Ph.D. menjelaskan bahwa tujuan khusus diskusi ini adalah menyusun sistem tata nilai inti UNS yang berfungsi sebagai pedoman dan pemandu moral serta akhlak segenap sivitas akademik di UNS sehingga dapat mencapai tujuan mulia secara maksimal dan tepat sasaran.

“Kegiatan ini lahir dari kesadaran bahwa perkembangan UNS akan senantiasa menghadapi berbagai tantangan global. Seperti persaingan, perubahan paradigma, kondisi sosial, ekonomi dan budaya. Oleh karena itu sangat penting untuk terus menggali dan memperkuat nilai inti yang menjadi pondasi utama UNS. Nilai ini mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan instrumental yang menghadirkan kemanfaatan, kebaikan, keadilan, juga kesejahteraan,” jelas Prof Sahid.

Turut hadir untuk membuka agenda tersebut Plt. Rektor UNS, Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H. Beliau menuturkan apresiasi kepada Komisi III Dewan Profesor UNS yang telah menyelenggarakan diskusi kelompok terpumpun dengan tema “Menggali Nilai Inti UNS” sebagai langkah perwujudan sumber daya Indonesia emas.

“Menjadi kebanggaan bahwa tema-tema ini adalah langkah cerdas dalam membangun karakter dan moral yang kuat untuk mempersiapkan Indonesia Emas 2045. Saya berharap melalui kegiatan kita hari ini, refleksi dari nilai inti UNS dapat terwujud sehingga terbentuk karakter bangsa yang tangguh dalam menghadapi segala tantangan,” tutur Dr. Chatarina.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Ravik Karsidi, M.S. selaku Guru Besar Sosiologi UNS menyampaikan bagaimana menggali nilai-nilai inti menuju budaya kerja UNS. Pertama, memahami budaya pendukung. Kedua, memahami cita-cita luhur yang hendak dicapai. Ketiga, memahami formulasi nilai inti menuju budaya kerja UNS.

“Adapun nilai-nilai dasar UNS tersebut antara lain integritas, gotong-royong, berorientasi masa depan, orientasi pada kinerja atau prestasi, orientasi pada kepuasan pelanggan atau pengguna jasa atau masyarakat, dan mental semangat juang atau kewirausahaan.  Dari keenam nilai tersebut, disusunlah dalam kreasi bahasa keseharian agar menjadi kebiasaan (habit) bagi sivitas akademika UNS menjadi “UNS ACTIVE” sebagai budaya kerja UNS,” terang Guru Besar Sosiologi UNS tersebut.

Sedangkan, narasumber Prof. Doddy Setiawan, S.E., M.Si., Ph.D. menyampaikan sebagai universitas PTNBH maka UNS memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk mewujudkan visi, misi dan tujuan. Nilai inti adalah pedoman dan pemandu untuk mencapai tujuan melalui proses yang tetap berpedoman pada moral dan akhlak. Nilai inti dijabarkan ke dalam tridharma pendidikan, dimana dalam pendidikan dan pengajaran meliputi nilai etis, nilai moral dan nilai edukatif serta nilai visioner. Humas UNS

Reporter: Annisa Fakhira
Redaktur: Dwi Hastuti

Scroll to Top
Skip to content