UNS — Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Prof. Wimboh Santoso, SE, MSc, Ph.D mengungkapkan rasa bangganya terhadap perkembangan UNS hingga saat ini. Selama 45 tahun, UNS telah berhasil meluluskan putra-putri terbaik untuk NKRI.

Melalui pesan yang ditulisnya, Prof. Wimboh Santoso menyatakan kebanggaannya atas kegigihan seluruh sivitas akademika yang senantiasa mengasah diri dan para alumni yang selalu kerkolaborasi untuk memajukan UNS. Berkat kegigihan tersebut, UNS berhasil menempati ranking 10 besar Universitas Negeri di Indonesia dan menjadi Universitas PTNBH.

Sebagai alumni FEB UNS, Prof. Wimboh Santoso dengan senang hati membagikan pengalamannya semasa kuliah di UNS. Pada saat itu, ia bersama kawan-kawannya sangat bersemangat untuk belajar di tengah fasilitas kampus yang terbatas. Ia justru merasa bahwa ruang kuliah yang tidak terlalu besar telah menciptakan kehangatan antar mahasiswa. Mahasiswa lintas fakultas dapat saling bertegur sapa dan berkolaborasi dalam berbagai aktivitas.

“Di Kampus Mesen ada Fakultas Ekonomi dan Fakultas Bahasa dengan lapangan basket di tengahnya serta pintu masuk dan keluar hanya satu. Kalau mau menunggu teman atau melihat teman-teman lain tinggal duduk di pos pintu masuk pasti ketangkap. Tidak jarang kita menghabiskan waktu kita disitu dengan berbagai candaan,” ujar Prof. Winboh dalam tulisnya saat mengenang masa-masa kuliah di FEB UNS.

Tidak hanya mahasiswa, para pengajar yang pada saat itu masih didominasi oleh dosen-dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) —seperti Prof. Sutatwo, Prof. Bambang Riyanto, dan Prof. Nopirin, juga memiliki semangat yang tidak kalah tinggi. Menurut Prof. Wimboh Santoso dedikasi mereka sangat luar biasa. Para dosen tersebut dengan senang hati memberikan kuliah di hari Sabtu dan Minggu. Bahkan mereka juga membantu mahasiswa UNS dalam perolehan akses literatur melalui library UGM.

Kekompakan mahasiswa UNS semakin terlihat ketika mereka rutin melaksanakan aktivitas bersama, seperti olahraga, kesenian, keterampilan, hingga naik gunung. Mereka juga merasa bahwa kampus UNS merupakan tempat mereka ditempa untuk menjadi karakter yang lebih baik. Oleh karena itu, meskipun telah berstatus sebagai alumni, Prof. Wimboh Santoso beserta alumni lainnya tetap saling bersinergi.

Semasa kuliah, Prof. Wimboh Santoso juga menyampaikan keaktifannya dalam kegiatan-kegiatan organisasi seperti kegiatan Badan Permusyawaratan Mahasiswa (BPM) atau saat ini dikenal dengan BEM, kegiatan Kerohanian, Koperasi, dan Majalah serta Folk Song yang pada saat itu sangat digemari. Baginya, ikut serta dalam kegiatan-kegiatan di lingkungan Kampus UNS dapat memperluas network dan pengalaman serta keterampilan yang dapat digunakan sebagai bekal untuk mengembangkan karirnya di masa depan.

“Saya mencoba masuk di berbagai kelompok tersebut (organisasi kampus) meskipun ada batas-batas yang harus kita ukur karena tetap harus mementingkan hasil kuliah yang bagus,” imbuhnya dalam tulisan.

Bermodalkan pengalaman, karakter, dan kegemarannya dalam bersinergi, Prof. Wimboh Santoso berhasil menduduki posisi-posisi penting di dalam karirnya seperti pengalaman bekerja di Bank Indonesia hingga Direktur Eksekutif, Kepala BI New York, Direktur Eksekutif IMF, Komisaris Utama Bank Mandiri dan sekarang sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK.

Baginya, UNS telah memberikan ruang yang luas untuk terus bersinergi dan meningkatkan perannya dalam pembangunan masyarakat melalui kerja sama bilateral dan ikatan alumni Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta (IKA UNS). Sinergi yang luar biasa tersebut dibuktikan dengan hadirnya cabang IKA UNS di seluruh Indonesia dan pengadaan berbagai kegiatan yang dapat memberikan nilai tambah bagi UNS dengan akses langsung kepada Prof. Jamal selaku Rektor UNS saat ini.

Memperingati Dies Natalis ke-45 UNS, Prof. Wimboh Santoso mengucapkan rasa terima kasih kepada UNS atas keberhasilannya membentuk karakter kuat dalam pribadi mahasiswa dan memberikan ruang untuk tetap bersinergi melalui berbagai platform yang diciptakan oleh Kampus UNS. Humas UNS

Reporter: Alinda Hardiantoro
Editor: Dwi Hastuti

Dubes RI untuk Panama Buka Guest Lecturer Series Prodi Arsitektur FT UNS

UNS --- Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) Republik Indonesia (RI) untuk...

Inilah Perasaan Mahasiswa UNS Usai Ikuti Uji Coba PTM

UNS --- Penantian mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang telah rindu dan ingin...

Targetkan WCU, Wedangan IKA UNS Usung Tema Peningkatan Mutu Pendidikan

UNS --- Alumni mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang tergabung dalam IKA UNS...

Bagaimana Membangun Personal Branding bagi Job Seeker? Berikut Tips dari Webinar AIESEC in UNS

UNS --- ‘Kesan’ merupakan salah satu hal penting yang menjadi penilaian recruiter atau perekrut...

Kajian Ramadan UNS: Tekankan Kesungguhan Niat serta Pentingnya Menjaga Lisan dalam Berpuasa

UNS --- Mengawali Ramadan 1442 Hijriah, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta selenggarakan...

Optimalkan Program Kampus Merdeka-Merdeka Belajar, UNS Jalin Kerja Sama dengan Taman Satwa Taru Jurug

UNS --- Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melebarkan kerja samanya ke sejumlah pihak untuk...

Gandeng Distanbun Jawa Tengah, Filosofi Padi UNS Terlibat dalam Sarasehan Petani Peternak Muda

UNS --- Sejumlah mahasiswa Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang...

Tiga Mahasiswa UNS Raih Juara dalam Pemilihan Duta GenRe Kabupaten Sukoharjo

UNS --- Tiga mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang berkompetisi dalam Grand...

Bangun Public Awareness dengan Infografis, Mahasiswa UNS Menang di STATFEST 2021

UNS --- Pada usianya yang terhitung muda, Program Studi (Prodi) Statistika Fakultas Matematika dan...

Takjil yang Perlu Dihindari Saat Berbuka Menurut Ahli Gizi RS UNS

UNS --- Mengawali buka puasa dengan menyantap takjil yang menyegarkan, manis, dan berminyak,...