Kendati dinilai sulit, Forum Rektor Indonesia (FRI) terus mengupayakan agar Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) bisa kembali berperan dalam pembangunan jangka panjang Indonesia. Isu tersebut menjadi salah satu agenda FRI tahun 2014 dalam acara Konvensi Kampus X dan Temu Tahunan XVI FRI yang digelar Rabu-Kamis (29-30/2) di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta.

Keberadaan GBHN dinilai penting sehingga pembangunan Indonesia dapat berlangsung secara berkelanjutan meski terjadi pergantian kepempiminan. Absennya GBHN dalam pembangunan berdampak pada pembangunan berjalan secara segmental dan mengikuti platform partai pemenang pemilu.

Selain itu, keberadaan GBHN dinilai penting guna menghadapi ASEAN Community pada 2015 dan prediksi Indonesia memegang peran penting dalam era Asia pada tahun 2025. “Maka sebelum kebablasan, harus dipikirkan lagi rencana pembangunan jangka panjang,” kata Ketua FRI Ravik Karsidi, beberapa waktu silam.

Untuk mewujudkan kembali GBHN harus dilakukan re-amandemen ke-5 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. “Hampir tidak mungkin GBHN dikembalikan, tapi bisa asalkan ada re-amandemen ke-5 UUD. Diwacanakan harus ada rethinking,” ujar Ravik.

Kegiatan bertajuk Kedaulatan Rakyat dalam Perencanaan Pembangunan Nasional Pada Era Asia juga akan membahas terkait isu perencanaan pembangunan yang integratif dan kepemimpinan nasional pada era Asia. Ravik berkata bahwa pimpinan perguruan tinggi jangan sampai terjebak dalam politik praktis. Menurutnya, pimpinanperguruan tinggi seharusnya bisa berperan dalam politik tingkat tinggi (high politics) dengan memberikan sumbangan pemikiran tanpa adanya pragmatisme.

Konvensi Kampus FRI dan Temu Tahunan XVI FRI dibuka dengan jamuan makan malam bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) pada hari Rabu (29/1). Dilanjutkan dengan paparan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhammad Nuh berjudul Paradigma Baru Pendidikan Nasional Menyongsong Era Asia.

Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, antara lain: Dirjen Pendidikan Tinggi Djoko Santoso, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional Armida S. Alisjahbana, Ketua DPD RI Irman Gusman, dan beberapa tokoh penting lainnya. [red-uns.ac.id]

Tags :

Peringati Hari Tani, Tim PPK Ormawa HM Pelita UNS Gelar Sehati di Gentungan, Karanganyar

UNS --- Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa...

Tim PKM-RE UNS Deteksi Milk Protein Allergen melalui Karakterisasi Gen CSN2

UNS --- Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang tergabung di dalam tim Program...

Pemilihan Rektor UNS Masa Bakti 2023-2028 Dimulai, ini Harapan Prof. Jamal Wiwoho

UNS --- Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Masa Bakti 2019-2023, Prof. Jamal Wiwoho,...

Resmi, UNS Launching Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor

UNS --- Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta resmi me-launching Panitia Penjaringan dan...

Riset Grup FISIP UNS Gelar Pelatihan Branding dan Marketing untuk UMKM Kedai Kopi di Solo

UNS --- Riset Grup (RG) pengabdian masyarakat Komunikasi Strategis, Fakultas Ilmu Sosial dan...

Tim PKM-RSH UNS Teliti Strategi Baru Penanganan Temper Tantrum pada Anak Autis

UNS --- Sejumlah  mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang tergabung dalam tim...

Tim PKM-RE UNS Mengembangkan Material Teragnostik untuk Penyakit Kanker dari Limbah Ampas Kopi

UNS --- Sejumlah  mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang tergabung dalam tim...

UPT KLI UNS Inisiasi Kerja Sama dengan Universiti Kebangsaan Malaysia

UNS --- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kerja sama dan Layanan Internasional (KLI) Universitas Sebelas...

Mahasiswa FKIP UNS Sukses Raih Juara 2 Lomba Tepat Cepat Tingkat Nasional

UNS --- Rizki Wahyu Perdana, seorang mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Ekonomi Fakultas...

Tim PKM-K FKIP UNS Luncurkan Produk Tas Multikapasitas Berbasis Edukasi

UNS --- Sejumlah mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang tergabung dalam tim...