Keadilan Hukum Harus Ditegakkan

by | Nov 25, 2013 17:07 | Berita Terkini

Keadilah hukum harus ditegakkan oleh penegak hukum di Indonesia demi memberikan rasa keadilan bagi masyarakat. Sebab, saat ini sering dijumpai penegakan hukum yang lebih mengutamakan kepastian hukum.

“Negara harus mengubah politik hukum. Tegakkan keadilan, kepastian, baru kemanfaatan. Tapi sekarang kebalik, kepastian dulu baru keadilan. Jadinya masyarakat tidak mendapat keadilan sebenarnya,” ungkap advokat Solo, Muhammad Taufiq kepada wartawan.

Ia pun mengungkapkan, selama ini penegak hukum di Indonesia banyak yang masih menganut paham postivistik, yang lebih mengutamakan kepastian hukum dibandingkan keadilan. Hal itu berdampak pada banyak bermunculan kasus yang menggambarkan keadilan substansial telah terpisah dari hukum, seperti: kasus pencurian satu buah semangka, kasus pencurian kapuk randu, kasus penebangan dua batang bambu di Magelang, kasus Lanjar Sriyanto, kasus pencurian sandal jepit, dan sebagainya. Kasus-kasus tersebut merupakan kasus ringan yang tidak berpihak pada keadilan masyarakat.

“Dari kasus-kasus itu kemudian timbul solidaritas masyarakat untuk mengumpulkan sandal jepit yang kasus sandal jepit, semangka untuk kasus semangka, bambu untuk kasus pencurian batang bambu. Karena keadilan tidak ditegakkan, kasus seperti itu dihukum dengan (kurungan) berapa bulan, tahun. Bagaimana dengan yang kasus anak Hatta Rajasa, anaknya Ahmad Dhani. Mau menetapkan anak Ahmad Dhani menjadi tersangka saja susah sekali. Nah apakah ini keadilan benar-benar ditegakkan? Akhirnya timbul ketidakpuasan masyarakat terhadap penegakan hukum karena untuk kasus seperti itu dijatuhi hukuman yang tidak sebagaimana mestinya,” tuturnya.

Taufiq berharap, penegakan keadilan akan lebih sesuai dengan kemauan masyarakat, bukan yang tertulis di undang-undang. Ia pun menggarisbawahi masalah proses perekrutan dan kurikulum pendidikan penegak hukum. Sebab, hal tersebut mendukung profesionalisme dari para penegak hukum. Ia melihat bahwa proses perekrutan penegak hukum, seperti hakim, polisi, dan jaksa masih seperti job seeker. Akibatnya, orang memilih profesi penegak hukum dengan alasan mencari kerja, bukan karena kesadaran moral untuk menegakkan keadilan masyarakat. “Rekruitmen profesi hukum masih seperti lowongan kerja. Jadi harus didorong agar hakim, polisi, jaksa merubah mindset agar tercipta keadilan substansial,” ujarnya.

Perlunya penegakan keadilan hukum tersebut dibahas dalam disertasinya Model Penyelesaian Perkara Pidana yang Berkeadilan Substansial. Disertasi tersebut disusun dalam rangka Promosi Doktor pada Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS). Ia berharap penelitiannya bermanfaat dalam penegakan hukum pidana yang berkeadilan substansial. [red-uns.ac.id]

Tags :

Rektor UNS Lepas Sukarelawan Sorti Kedua ke Cianjur

UNS --- Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta turut bergerak dalam upaya tanggap bencana gempa...

FISIP UNS Gelar Pentas Seni Budaya Bertajuk FISIP Bersimfoni dalam Dekade

UNS --- Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta...

Bantu Anak-Anak Belajar, HMP Demokratia UNS Laksanakan Civic Mengajar

UNS --- Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (HMP Demokratia)...

Hebat! Mahasiswa UNS Raih Juara 1 Kompetisi Aksi Nyata Bangkit Pascapandemi Tingkat Nasional

UNS --- Tergabung dalam sebuah tim, lima mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Pancasila dan...

Mahasiswa Akuntansi FEB UNS Raih Juara Dua National Accounting Competition

UNS --- Prestasi di tingkat nasional kembali diukir oleh mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS)...

Mahasiswa UNS Raih Juara 1 Olimpiade Ekonomi Islam Nasional Universitas Riau

UNS --- Prestasi membanggakan di tingkat nasional kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas...

Mahasiswa UNS Raih Juara Tiga Lomba Marketing Communication Tingkat Nasional

UNS --- Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali meraih prestasi yang...

Membanggakan! Mahasiswa UNS Raih Medali Emas Pada Kompetisi Sains Tingkat Nasional

UNS --- Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS)...

UNS Melepas Kontingen Mahasiswa dalam PIMNAS 2022

UNS --- Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melepas kontingen mahasiswa dalam Pekan Ilmiah...

Adakan Visiting Profesor, FKOR UNS Hadirkan Dosen dari Universiti Pendidikan Sultan Idris, Malaysia

UNS --- Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar visiting...