Keniscayaan Menjadi PTN Kelas Dunia, UNS Perkuat Publikasi dan Dokumentasi Karya Ilmiah Pendidik

UNS – Dalam rangka memperkuat publikasi dan dokumentasi karya ilmiah pendidik UNS sebagai kekayaan intelektual akademisi yang luar biasa, bagian Data dan Informasi Universitas Sebelas Maret (DI UNS) mengusung perubahan dengan melakukan inovasi untuk menghasilkan daring dan terintegrasi.  Sosialiasi penguatan publikasi dan dokumentasi karya ilmiah pendidik UNS melalui daring dan terintegrasi dilaksanakan pada Kamis (5/4/2018) di ruang sidang IV gedung Rektorat UNS. Selain membahas penguatan publikasi dan dokumentasi karya ilmiah pendidik UNS, sekaligus disampaikan bahwa daring yang beralamat http://di.uns.ac.id/profil telah terintegrasi dengan akun Single Sign On (SSO). Dalam daring tersebut tergambar profil, penghargaan, karya ilmiah, publikasi ilmiah, penelitian, pengabdian, kemudian secara bertahap dan terus berkelanjutan telah terintegrasi dengan sistem yang ada di unit kerja lain terkait publikasi (kepegawaian, penelitian dan pengabdian masyarakat, serta karya-karya ilmiah lainnya). Sehingga daring tersebut akan menjadi acuan rujukan dan simpul dokumentasi publikasi serta history nya tersentral di hosting internal milik universitas. Selain itu, dalam kegiatan ini juga telah memfokuskan pada penggunaan Search Engine Optimization (SEO) publikasinya.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNS Widodo Muktiyo memberikan pengarahan

Sosialisasi dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNS Widodo Muktiyo, Kepala Bagian Data dan Informasi Harmadi Subiatmoko, Kepala Program Studi, Tim SEO dari Okta Media, Tim Developer Daring dan Terintegrasi, mahasiswa UNS, dan Staf pada Bagian Data dan Informasi.

Penguatan publikasi dan dokumentasi karya ilmiah pendidik UNS melalui daring dan terintegrasi menjadi salah satu langkah penting untuk dilakukan bagi UNS dalam sebuah akselerasi mewujudkan visi menjadi World Class University tahun 2027 nanti. Karya ilmiah pendidik yang menjadi poros utama penilaian perlu untuk lebih disentralkan dan dilakukan penguatan publikasinya dan terdokumentasi, sehingga membangkitkan sitasi sebagai rujukan dan referensi internasional yang mudah dicari melalui kemajuan teknologi yang sangat cepat yaitu internet yang terhubung tanpa batas.

“Memang saat ini kita sedang gencar-gencarnya untuk mendorong semua karya-karya kita itu masuk ke dalam publikasi internasional. Ini tidak bisa lepas dari kita bermain pada jurnal-jurnal yang bereputasi baik nasional maupun internasional,” jelas Widodo.

“Buat kita semua sekarang ini bisa dilihat sejauh mana kinerja kita sebagai dosen itu pada saat kita berbicara mengenai center of excellent. Center of excellent indikatornya penelitian dosen-dosen yang sudah dihasilkan, bisa kemudian mudah dilacak melalui daring dan tentunya terintegrasi serta para dosen mudah dalam melakukan update untuk karya-karya ilmiah yang terpublikasi,” tambah Widodo.

Permasalahan yang dihadapi UNS saat ini adalah karya-karya ilmiah yang sudah ditulis oleh para pendidik masih tercantum dimana-mana, dan belum sepenuhnya terintegrasi pada satu tempat yang dapat diakses oleh siapapun melalui satu daring yang menyajikan menyeluruh. Hal ini menyebabkan publikasi secara nasional maupun internasional menjadi tidak maksimal.

“Yang menjadi masalah saat ini, di tengah kita sudah punya strategi publikasi internasional, seringkali kita (karya ilmiah) ini masih berserakan dimana-mana. Dua tahun terakhir ini kita sudah ada pengadaan alat untuk integrasi. Hardwarenya sudah kita upayakan, puluhan milyar sudah kita investasikan kesana, tinggal kontennya, isinya. Siapa yang mengisi, ya kita para dosen disini lewat daring yang telah diupakan, dan mengisi konten ini ternyata jauh lebih sulit daripada pengadaan alat” pungkas Widodo yang disambut penuh optimis dari para Kepala Program Studi dan peserta yang hadir.

Harmadi Subiatmoko, Kepala Bagian Data dan Informasi UNS yang melakukan inovasi untuk penguatan publikasi dan dokumentasi melalui daring dan terintegrasi

Adanya sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan publikasi dengan kemampuan SEO yang optimal terkait karya ilmiah pendidik UNS agar lebih terintegrasi dan terdokumentasi.

“Dari program yang dibangun ini tentunya seluruhnya akan mengalami perubahan dan sinergi, sebagai salah satu upaya akselerasi menuju UNS sebagai World Class University, dan ini tentunya yang nanti akan dikembangkan dan menjadi milik institusi yang didukung kontennya yang luar biasa dari para pendidik UNS. Kedepan seluruh civitas, khususnya pendidik UNS akan mampu melihat melalui daring seluruh artikelnya dan terdokumentasi, sehingga tidak lagi harus membawa lagi kertas-kertas ketikan manual, dan dapat dilihat dimanapun berada dengan bantuan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang pesat yaitu internet, serta berbagai pihak akan lebih mudah memperoleh informasi tentang nara sumber yang dibutuhkan dan kepakaran” kata Moko sekaligus mengakhiri seluruh rangkaian kegiatan tersebut. Humas.red-uns/Imr/Isn

By | 2018-04-06T06:55:20+00:00 April 5th, 2018|Categories: Berita Terkini|