Kisah Mahasiswa UNS di Kairo: Tingkatkan Kemampuan Bahasa Arab hingga Menyambut Ramadan

Kisah Mahasiswa UNS di Kairo: Tingkatkan Kemampuan Bahasa Arab hingga Menyambut Ramadan

UNS — Najmudhiyatin Ummah, atau akrab disapa Najm merupakan mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Arab Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta angkatan 2021. Bersama dua rekannya yaitu Nezard dan Brillin, berkesempatan untuk terbang ke Kairo, Mesir melalui Program Transfer Kredit Cairo atau PROTEC 2023. PROTEC merupakan program yang dikomandoi oleh Program Studi Sastra Arab UGM yang bekerja sama dengan UNS, UAI, dan Unpad.

Selama kurang lebih tiga bulan di Kairo, mereka difokuskan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Arab dan berkesempatan untuk belajar di International Center for Arab Studies and Training (ICAST) di bulan pertama, dan di Universitas Banha pada bulan kedua. Kegiatan ini berlangsung dari bulan November 2023 sampai 22 Februari 2024 kemarin.

Terkait alasan, Najm mengaku memang memiliki ketertarikan pada negara Piramida tersebut dan bermimpi untuk dapat berkuliah di Universitas Al-Azhar, Mesir.

“Saya tertarik (mengikuti PROTEC) karena dulu sebelum masuk ke UNS saya mendaftar ke Universitas Al-azhar Kairo, Mesir. Namun belum rezeki saya untuk masuk ke universitas tersebut. Dan setelah mendengar bahwa UNS ada program tersebut saya tertarik karena memang impian saya dulu sekolah di Mesir. Saya berfikir kalaupun tidak melanjutkan sekolah disana saya bisa merasakan untuk sekolah di Mesir meski sebentar,” ujarnya, Kamis (14/3/2024).

Najm juga menceritakan sedikit tentang suasana di Kairo, Mesir menjelang bulan suci Ramadan. Ia menyebut, masyarakat disana akan memasang lampion di rumah mereka. Setiap gang pun meriah dengan lampion dan hiasan Ramadan yang biasa disebut Ziinah Ramadan.

“Untuk budaya Ramadan di sana itu setiap rumah pasti ada lampion di rumah mereka. Jadi saat akan datang bulan Ramadan banyak sekali penjual lampion mulai dari yang kecil untuk gantungan kunci sampai yang besar. Adapun di gang-gang perumahan banyak hiasan jalan seperti lampion dan kertas warna-warni yang digantung menggunakan tali yang biasa disebut dengan Ziinah Ramadan (hiasan Ramadan),” imbuhnya.

PROTEC telah dilakukan sejak beberapa tahun yang lalu, namun sempat terhenti karena pandemi Covid-19. Najm yang ingin mendaftar sejak semester pertama terpaksa harus menunggu hingga semester empat untuk akhirnya dapat mengikuti program tersebut. HUMAS UNS

Reporter: Adisti Daniella

Redaktur: Dwi Hastuti

Skip to content