Kongres Himpunan Indonesia untuk Pengembangan Ilmu-Ilmu Sosial (HIPIIS) ke-X di Best Western Premier Hotel, Solo Baru, 9-10 Agustus mendatang, akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan dijadwalkan membuka kongres yang diadakan oleh Universitas Sebelas Maret (UNS). Sebagai tema, dalam kongres ini adalah “Peranan Ilmu-Ilmu Sosial dalam Menjaga Kebhinnekaan dan Persatuan Bangsa”.

Dalam keterangan pers, Jumat (4/8), ketua umum HIPIIS Ravik Karsidi menyampaikan bahwa kongres HIPIIS yang ke-X ini merupakan amanah dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD dan ART) HIPIIS, dimana periodesasi kepengurusan adalah empat tahun.

“Rencananya akan di buka oleh Presiden Joko Widodo,” terang Ravik Karsidi, yang saat ini juga menjabat sebagai Rektor UNS. Kongres kali ini, lanjut Ravik, akan dihadiri oleh seluruh Pengurus Pusat, Pengurus Cabang serta penggiat Ilmu-Ilmu Sosial seluruh Indonesia dan beberapa peninjau dari luar negeri.

Ravik mengungkapkan bahwa, seperti tradisi penyelenggaraan kongres-kongres HIPIIS sebelumnya, pada kongres kali ini juga akan dilakukan penganugerahan “HIPIIS Social Science Award 2017”, yang akan diberikan kepada Emha Ainun Najib (Budayawan) dan Prof. Dr. R Siti Zuhro (Peneliti Sosial Politik).

“Penganugerahan Award oleh HIPIIS tersebut akan dilakukan di Pendopo Kabupaten Sukoharjo, dimana Emha Ainun Najib akan memberikan orasi kebudayaan,” jelas ketua umum HIPIIS.

Seluruh rangkaian dalam kongres HIPIIS ke-X, juga dilaksanakan International Conference yakni The 4th Sebelas Maret International Conference on Business, Economics, and Social Sciences (SMICBESS) dan The 1st Sebelas Maret International Conference on Social Sciences (SMICSOS), yang mendatangkan 3 keynote speakers yaitu Prof. James E. Owers dari Harvard University (USA),  Prof. Ali Fatemi dari DePaul University (USA) dan Prof. Amine Tarazi dari University of Limoges, Perancis.

Selain itu, juga akan menghadirkan Prof. Ravik Karsidi dari Universitas Sebelas Maret (UNS Solo), Prof. Bruno Sergi dari University of Messina (Italia), dan Prof. Mehmet Huseyin Bilgin dari Istanbul Medeniyet University, (Turki) sebagai pembicara.

“Dalam konferensi internasional ini, memfasilitasi sejumlah artikel terbaik untuk dapat dipublikasikan di 15 jurnal internasional bereputasi (terindeks di SCOPUS). Terdapat sekitar 300 paper terpilih yang akan dipresentasikan oleh para peneliti dan pakar ilmu sosial baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar negeri seperti Malaysia, Thailand, Inggris, Perancis, Australia, India dan Jepang”, pungkas Ravik. humas-red.uns/Irw/Dty.