Mahasiswa Fakultas Peternakan Harumkan Nama UNS di Ajang ISMAPETI 2024

Mahasiswa Fakultas Peternakan Harumkan Nama UNS di Ajang ISMAPETI 2024

UNS — Mahasiswa Program Studi (Prodi) Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil meraih 3 juara sekaligus di ajang lomba yang digelar dalam rangka Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (ISMAPETI) 2024. Mereka adalah Akira Ramadhana dan Muhammad Syadzili NA meraih juara 1 kategori Business Plan, Akira Ramadhana berhasil meraih juara 3 dalam kategori Lomba Poster dan Anisa Puspa Ramadhani, Alif Rohmattullah Wibowo, dan Fahrurosadi Hernan Sakti meraih juara harapan 1 dalam kategori Lomba Karya Tulis Ilmiah.

Kepada uns.ac.id, Akira Ramadhana mengatakan Munas ISMAPETI merupakan agenda nasional untuk melaporkan dan mengevaluasi program kerja yang dijalankan oleh Pengurus Besar (PB) ISMAPETI dalam satu periode kepengurusan. Universitas Jambi menjadi tuan rumah acara dengan mengangkat tema “Peran Mahasiswa Peternakan Nasional Dalam Menghadapi Ketahanan Pangan Menuju Era Society 5.0”.  Munas ISMAPETI ke-XIX yang digelar pada 24 Januari – 28 Januari 2024 ini memiliki rangkaian acara yang cukup panjang. Yaitu dari mulai Grand Opening, Seminar Nasional, Lomba Karya Poster, Lomba Photography, Lomba Karya Tulis Ilmiah, Lomba Business Plan, Musyawarah Nasional, Aksi Gizi, Field Trip dan Grand Closing.

“Kegiatan ini menjadi ajang yang sengit bagi mahasiswa peternakan karena dihadiri oleh 86 delegasi mahasiswa fakultas/Prodi Peternakan dari 21 universitas yang ada di Indonesia,” terang Akira, Senin (5/2/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Kementerian Pertanian dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah sebagai pemateri pada Seminar Nasional. Kegiatan Munas ISMAPETI ke-XIX ditutup secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, S.H., M.H. bersamaan dengan gala dinner yang berlokasi di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Provinsi Jambi.

“Peran mahasiswa dan mahasiswi Peternakan sangat strategis dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan, yakni untuk pemenuhan ternak dan daging, yang sangat dibutuhkan masyarakat dalam pemenuhan gizi dan menurunkan tingkat stunting di Indonesia. Selanjutnya, gizi yang tercukupi akan mendorong dalam mewujudkan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas,” pungkas Sudirman. HUMAS UNS

Redaktur: Dwi Hastuti

Skip to content