UNS – Merespon permasalahan ekologi di Indonesia, GreenLabs Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bekerjasama dengan Solo Technopark menyelenggarakan kegiatan pameran visual ramah lingkungan berorientasi budaya. Acara yang mengusung tema Nature, Culture, and Art tersebut diselenggarakan di Gedung Inkubator Solo Technopark.

Menariknya, pameran visual yang berlangsung dari 8-17 September 2017 ini merupakan bentuk kolaborasi antara kebudayaan (culture), lingkungan (nature), dan kesenian (art). Cara pandang ini juga menjadi titik pijak dalam mengkontruksi pengetahuan yang akan dipakai di dalam menyikapi persoalan-persoalan ekologi.

Simbolisasi Pembukaan Pameran Visual Culture, Nature, and Art dengan pemukulan kentongan oleh Ravik Karsidi selaku Rektor UNS,Kingkin Sultanul Hakim selaku Kepala Dinas Kebudayaan Kota Solo, dan Rahmanu Hidayat selaku Ketua Panitia Pameran

Pameran visual ini dibuka oleh Walikota Solo yang diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kota Solo, Kingkin Sultanul Hakim diiringi dengan performance art oleh Bonyong Muni Ardhi selaku seniman gerakan seni rupa baru serta penampilan wayang godong oleh Agus Purwantoro pada Jum’at, (17/7/2017).

“Apa yang dilakukan GreenLabs sejalan dengan misi UNS sebagai kampus yang berorientasi pada Go Green,” tutur Ravik Karsidi selaku Rektor UNS saat membuka acara pameran visual.

Konsep eco-design yang pro alam, pro kehidupan, pro kebersamaan, adaptif, local organic material, dan local skill/craftsmanship ini memberikan peluang mengurangi beban alam akibat ulah manusia di dalam memproduksi maupun mengkonsumsi produk. Hal tersebut diwujudkan dengan karya multimedia seperti basis keramik, lukisan, patung, grafis, desain komunikasi visual, desain interior, desain tekstil, film, animasi, instalasi.

“Dalam pameran ini, ditampilkan pula cara berkarya yang berorientasi pada Go Green dengan interpretasi budaya yang mungkin saja berbeda dengan penafsiran masyarakat awam,” tutur Rahmanu Hidayat selaku Ketua Panitia Nature, Culture, and Art.

Kegiatan pameran pada tahun ini mengundang beberapa perupa dari berbagai negara, antara lain dari Thailand, Malaysia, Jerman. Selain itu, hadir pula dosen UNS, mahasiswa dari berbagai prodi di FSRD dan alumni UNS sebagai tokoh seni rupa baru di Indonesia. humas-red.uns/Isn/Dty