Berita Terkini

Pagelaran Wayang, UNS Hadirkan Ki Manteb Soedharsono

By 16 March 2019 No Comments

UNS – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-43, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar pagelaran wayang selama semalam suntuk bertempat di halaman depan Gedung dr. Prakosa pada Jumat (15/3/2019) malam.

Dengan mengangkat Lakon Pandu Jumeneng Nata, Rektor UNS, Prof Ravik Karsidi berharap pagelaran wayang ini dapat menjadi tuntunan bagi seluruh civitas academica UNS dalam menghadapi pergaulan di tengah-tengah masyarakat. Selain itu pagelaran wayang ini juga diharapkan menjadi tanda komitmen UNS dalam mewujudkan visi dan misinya yang berdasar budaya luhur bangsa Indonesia.

Sebelum pagelaran wayang dimulai, Ravik memberikan secara simbolis wayang tokoh lakon kepada Dalang Ki Manteb Soedarsono. Dalam pergelaran wayang kulit kali ini, turut menampilkan bintang tamu, yaitu Aprilia Sucipta Suzuki dan Mimin Onggo-Inggi. Selain itu, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Badan Koordinasi Kesenian Tradisional (BKKT) turut mempersembahkan tarian Bedaya Sebelas Maret. Tarian ini diciptakan langsung oleh UKM BKKT sebagai tarian tahunan dalam memperingati Dies Natalis UNS.

Dalam kisahnya, Lakon Pandu Jumeneng Nata mengisahkan Prabu Abiyasa yang sudah merasa tua, dan anak-anaknya sudah dewasa maka dia berkeputusan menyerahkan kekuasaan kepada anaknya dengan cara musyawarah mufakat tanpa ada konflik. Terpilihlah anak kedua si Pandu lantaran anak pertama Drestarastra tidak memenuhi syarat dikarenakan buta. Abiyasa lebih pilih menjadi seorang pertapa pendeta di Wukir Rahtawu untuk mendekatkan diri dengan Tuhan yang kuasa sembari mendampingi dan memberi petuah-petuah luhur kepada anaknyaā€¯, terang Ketua Panitia, Suparjo.

Lakon ini diangkat bukan tanpa alasan sebab menurut Dalang Ki Manteb Soedarsono bahwa Lakon Pandu Jumeneng Nata ini menggambarkan semangat UNS dalam meraih cita-citanya sebagai perguruan tinggi di Indonesia yang besar.

“Lakon Pandu Jumeneng Nata ini dipilih sebab lakon ini menggambarkan semangat UNS dalam mencapai cita-citanya sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang besar. Saya berharap agar UNS dapat menjadi pergungan tinggi yang “agung” dan mandiri,” ujar Ki Manteb Soedarsono.

Selain itu, Ki Manteb Soedarsono menitipkan pesan kepada mahasiwa-mahasiswi UNS agar tetap terus belajar sekeras mungkin dan mengurangi kegiatan-kegiatan yang kurang bermanfaat. Sebab Ki Manteb Soedarsono sadar bahwa mahasiswa-mahasiswi UNS nantinya akan menjadi cikal bakal pemimpin negeri di masa yang akan datang. Humas UNS/ Yefta

Leave a Reply