UNS — Content creator, script writer, sekaligus aktor Jovial da Lopez membagikan kiat dan pengalamannya kepada mahasiswa Sekolah Vokasi (SV) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dalam berkarya di dunia konten kreatif.

Hal itu disampaikan Jovial da Lopez saat menjadi pembicara dalam Closing Ceremony Pekan Vokasi 2021 bertajuk“Power of Vocation” yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) SV UNS, Minggu (1/8/2021), melalui Zoom Cloud Meeting.

Jovial da Lopez yang baru-baru ini memutuskan pamit dari dunia Youtube mengatakan, dalam berkarya di dunia konten kreatif, generasi muda haruslah berani dan konsisten.

Berani yang dimaksud adalah siap mengambil keputusan yang berbeda saat bekerja walaupun memiliki latar belakang pendidikan/ keilmuan yang bertolak belakang dengan pekerjaan yang akan diambil.

Sebelum menjadi Youtuber, Jovial da Lopez pernah menempuh kuliah di Program Studi (Prodi) S-1 Fisika peminatan Fisika Nuklir dan Partikel FMIPA Universitas Indonesia (UI). Dan, sebelum itu, ia juga pernah belajar teater di Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Walau ia adalah lulusan Prodi S-1 Fisika FMIPA UI, ia merasa ada panggilan untuk kembali menulis script dan berakting, seperti yang pernah dipelajarinya selama di IKJ.

“Sebelum kuliah Fisika Nuklir, saya kuliah teater di IKJ. Andovi balik ke Indonesia terus dia semangat syuting Youtube, terus gue liatin hasilnya seru juga, nih. Ketarik lagi yang awalnya udah kuliah 3,5 tahun di bidang Fisika Nuklir, tiba-tiba ketarik ke keinginan awal yakni teater,” ujarnya.

Saat pertama kali terjun ke dunia Youtube dan bersama Andovi da Lopez membentuk SkinnyIndonesian24, Jovial da Lopez mengaku saat itu konten di Youtube belum dapat menghasilkan uang.

Namun di tahun-tahun berikutnya, konten yang diunggahnya di Youtube mulai menghasilkan uang dan jumlah subscribers SkinnyIndonesian24 bertambah banyak.

“Jadi, gimana cara milih karier, ini emang berdasarkan ketertarikan tetapi jujur Youtube (awalnya) ga ada duitnya. Jadi, ibaratnya kalau secara rasional bukan pemilihan yang baik tapi waktu kuliah ada kerjaan sampingan jadi bisa subsidi,” ungkap Jovial da Lopez.

Selain itu, pemeran Jovi di film Bucin ini juga menyampaikan, dalam berkarya di dunia konten kreatif, generasi muda haruslah menjadi sosok yang konsisten.

Jovial da Lopez mengingatkan, “bos” dari masing-masing orang adalah dirinya sendiri. Sehingga, kebiasaan menuruti mood dan malas-malasan harus dibuang jauh-jauh.

“Kalo malas, ya malas terus. Makanya kita harus sadar bahwa hidup itu bergerak. Kita juga harus melakukan sesuatu, harus ada karya. Itu salah satu kunci konsistensi di SkinnyIndonesian24. Kalau kita diam aja karena mood atau otak hanya diisi oleh mood daripada kenyataan, ya kita kalah karena semua orang di dunia bergerak,” ucapnya. Humas UNS

Reporter: Yefta Christopherus AS
Editor: Dwi Hastuti

Suka dengan artikel ini?

Tingkatkan Pertumbuhan Sayur dan Buah, Mahasiswa UNS Rancang Alat Penyiram Otomatis dan Humidity Controller

UNS --- Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tak pernah kehabisan akal untuk...

Prodi Sosiologi Fisip UNS Teken Kerja Sama dengan UIN Ar-Raniry Aceh

UNS --- Pada September 2021 ini, Program Studi (Prodi) S1 Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan...

Tim KKN UNS 148 Sosialisasikan Bahaya Covid-19 dan Vaksinasi untuk Lansia di Desa Gombang, Boyolali

UNS --- Pandemi Covid-19 sudah berlangsung hampir dua tahun. Sejumlah varian baru yang lebih...

Solutif dan inovatif, Mahasiswa UNS Ciptakan Pelapis Antivirus Berbasis Selulosa sebagai Alternatif Pencegahan Penyebaran Covid-19

UNS --- Tiga mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melakukan inovasi di tengah...

Dosen UNS Gelar Pendampingan Industri Jersey Printing melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat

UNS --- Jersey merupakan pakaian yang sering dipakai untuk kegiatan permainan sepak bola. Namun,...

FEB UNS Gelar Pelatihan Alat Analisis Kuantitif – IBM SPSS

UNS --- Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan...

Bimbingan Karir dan ‘Planner Book’, Program Gagasan Mahasiswa UNS Guna Mengurangi Kecemasan Karir Tunarungu

UNS --- Terobosan baru kembali dilakukan oleh mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta...

Kreatif dan Solutif, Tiga Mahasiswa UNS Sulap Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit Menjadi Plester Terapi Luka Diabetes

UNS --- Selama ini, Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) hanya dianggap sebagai limbah padat hasil...

Mahasiswa UNS Ciptakan Sabun Kertas Berbahan Alami

UNS --- Berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan akibat pandemi Covid-19, lima mahasiswa...

Tingkatkan Minat Bercocok Tanam Warga, Kelompok 333 KKN UNS Kenalkan Sistem Hidroponik

UNS --- Hidroponik menjadi salah satu inovasi dalam bercocok tanam yang makin menarik perhatian...