Berita Terkini

Penulis Kondang Trilogi 5 Menara Ulas Buku pada Webinar SIFT UNS

By 27 September 2020 No Comments

UNS – Penulis ternama Ahmad Fuadi berkesempatan untuk membedah bukunya yang berjudul ‘Rantau 1 Muara’ pada acara Sebelas Maret Islamic Festival (SIFT) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada Sabtu (26/9/2020) malam. Acara ini diselenggarakan melalui aplikasi Zoom Meeting yang diikuti lebih dari 150 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan disiarkan langsung melalui akun YouTube JN UKMI TV.

Dalam kesempatan ini, pria yang akrab disapa Uda Fuadi ini membeberkan substansi dari bukunya yang berjudul Rantau 1 Muara mengenai perjuangan seorang tokoh bernama Alif. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya untuk menumbuhkan rasa cinta pada buku.
“Teman-teman sekarang bisa mensuplai diri sendiri, perbanyaklah membaca. Membaca akan menumbuhkan kesadaran dan hal tersebut merupakan cara bersyukur terhadap nikmat intelektual yang diberikan Allah,” terang Fuadi.

Keluarga Fuadi sendiri memang termasuk pecinta buku. Kakeknya memiliki madrasah dan ruangan khusus yang berisi tumpukan banyak buku yang menjulang tinggi dari lantai. Dari situ, Fuadi banyak belajar dan menyadari bahwa dunia itu luas.

Selanjutnya, dalam buku-bukunya yang telah diangkat ke layar lebar, lulusan The George Washington University dan pondok modern Gontor ini juga membagikan 3 kalimat pamungkas yang menjadi andalannya yang tertuang dalam trilogi 5 Menara. Ketika seseorang ingin menjadi sukses terdapat 3 kalimat berbahasa Arab yang dapat dijadikan motivasi. Pertama adalah man jadda wa jada, barangsiapa bersungguh-sungguh pasti akan berhasil. Kedua, man shabara zhafira yang berarti siapa yang bersabar akan beruntung. Terakhir adalah man saara ala darbi washala, siapa yang berjalan di jalannya akan sampai.

Menurut Fuadi, ketika seseorang ingin menjadi orang yang di atas rata-rata, setidaknya ia harus berjuang lebih keras dari yang lain, dengan waktu yang lebih banyak dari orang pada umumnya. Setelah kerja keras dilakukan, kesabaran juga diperlukan agar ketika kenyataan tak sesuai ekspektasi, tidak akan runtuh semangat yang telah dibangun. Juga, siapa yang telah menetapkan tujuan dan kontinu atau berada pada jalan menuju impian tersebut, seseorang akan dapat meraih apa yang menjadi tujuannya.

Audiens dalam Webinar ini sangat antusias. Terdapat banyak pertanyaan yang masuk namun karena keterbatasan waktu tidak dapat dijawab semua oleh penulis buku best-seller ini. Ketika webinar berlangsung, terdapat pula pembagian 3 buku gratis yang diberikan oleh panitia. Humas UNS

Reporter: Zalfaa Azalia Pursita
Editor: Dwi Hastuti

Leave a Reply