Berita Terkini

Prodi Pendidikan Seni Rupa UNS Gelar Paralel Event Art Edu Care

By 11 February 2020 No Comments
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

UNS, Klaten – Program Studi (Prodi) Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar rangkaian acara internasional yang bernama Art Edu Care dengan tema Distinc Set di Dukuh Kalangan, Desa Glodogan, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten pada Jumat (7/2/2020) hingga Minggu (9/2/2020).

Acara ini rutin diadakan setahun sekali. Hal ini juga bertujuan untuk menyemarakkan Dies Natalis UNS yang akan berlangsung Maret mendatang. Ada pun rangkaian acara Art Edu Care terdiri dari 3 tahap yaitu paralel event, pre-event, dan main event.

Pada paralel event yang telah terlaksana pekan lalu, Prodi Pendidikan Seni Rupa bersama dengan masyarakat Dukuh Kalangan terutama para pemudanya, membuat beberapa karya seperti mural, eco print, dan custom painting. Pada hari pertama, diadakan silaturahmi dengan warga setempat untuk berkomunikasi perihal kegiatan yang sedang berlangsung. Antusias warga setempat baik, bahkan pada saat rapat koordinasi, kepala desa pun turut serta.

Kegiatan pada hari kedua sangat beragam. Bersama pemuda setempat, mahasiswa Prodi Pendidikan Seni Rupa membuat workshop mengenai eco print yaitu membuat sebuah pola pada kain polos memanfaatkan bahan alami seperti daun. Caranya pun mudah, awalnya letakkan daun di bawah kain polos, lalu pukul kain yang beralaskan daun tersebut dengan batu atau hal sejenis lalu akan muncul pola yang diinginkan. Selain itu, terdapat pula custom painting. Custom painting merupakan kegiatan menggambar pada benda-benda yang diinginkan. Dalam kesempatan ini, mereka menggunakan jaket dan totebag dalam hal custom painting.

Pada hari Minggu, untuk menutup rangkaian paralel, diadakan eco art. Eco art mengusung kepedulian lingkungan. Dalam kegiatan ini, dilaksanakan kegiatan bersih desa dan juga pemanfaatan barang-barang yang tidak terpakai di desa untuk dijadikan karya seni yang bermanfaat. Terdapat cukup banyak batok kelapa yang kemudian dijadikan pot tanaman hias dengan cara menghiasi batok-batok kelapa tersebut dengan gambar-gambar menarik yang kemudian dipajang di sebuah display. Selain itu, mereka juga membuat mural dengan tema kearifan lokal seperti gamelan dan batik.

Ketua panitia Art Edu Care 2020, Philipus Diko Sukmo Wibowo berharap agar kegiatan ini dapat bermanfaat bagi sesama.
“Ya, harapannya dari saya sendiri ya, kita mampu mengajak teman-teman untuk saling bersama dalam kebersamaan, lebih peka terhadap lingkungan dan alam. Kita jangan terpaku dalam teknologi khususnya ke hal negatif. Manfaatkan teknologi dengan baik dan semoga apa yang kita jalani di event-event paralel ini dapat bermanfaat bagi semua,” ujar Philipus. Humas UNS/Zalfaa

Leave a Reply