PSJ dan URDC Labo UNS Bermain Origami Bersama Warga Kampung Tipes, Surakarta

PSJ dan URDC Labo UNS Bermain Origami Bersama Warga Kampung Tipes, Surakarta

UNS — Pusat Studi Jepang (PSJ) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan Urban Rural Design & Concervation (URDC) Labo hadirkan sesi workshop origami di Kampung Tipes, Surakarta. Kegiatan ini juga menggandeng mahasiswa magister dari Interdisciplinary Graduate School of Engineering Science, Kyushu University, Jepang, Yuki Minami.

Workshop dengan judul “Fun Origami Session for Kids at Kampung Kota” berlangsung pada Sabtu (7/10/2023).

Kegiatan ini diikuti sebanyak 45 orang peserta. Mereka merupakan warga Kampung Hp 10 Tipes, siswa MAN 2 Surakarta, dan mahasiswa UNS. Fun origami sendiri bertujuan untuk mengenalkan budaya jepang kepada anak-anak di sana. Dengan bermain origami, diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri.

Kepala PSJ LPPM UNS, Dr. Eng Kusumaningdyah Nurul H., S.T., M.T., menyampaikan bahwa workshop fun origami ini mendapatkan respon positif dari warga setempat. Hal ini karena UNS mampu mengajak banyak elemen muda mulai dari masyarakat setempat, pelajar, dan komunitas untuk berpartisipasi bersama.

“Allhamdulillah reviewnya positif semua karena mengikut sertakan anak muda, sekolah, komunitas/warga kampung kota, mahasiswa UNS dan mahasiswa Jepang,” ujar Kepala PSJ UNS yang akrab disapa Rully.

Origami merupakan sebuah seni melipat kertas yang berasal dari Jepang. Origami berasal dari bahasa Jepang “ori” yang memiliki arti lipatan dan “kami” yang berarti kertas. Bahan yang digunakan adalah kertas yang disebut kertas origami atau kain yang biasanya berbentuk persegi. Hasil origami merupakan hasil keterampilan tangan yang sangat teliti dan menarik untuk dipandang.

Kampung Tipes dipilih menjadi lokasi kegiatan memiliki cerita yang menarik. Kampung Tipes berada di Kelurahan Tipes, sebuah kelurahan di kecamatan Serengan, Surakarta yang terletak di selatan Kota Solo. Kampung Tipes telah menjadi sorotan Pemerintah Kota Surakarta dalam upaya pengentasan daerah-daerah yang dinilai kumuh. Kini, Kampung Tipes memiliki wajah baru dengan penataan wilayah yang telah berkembang dari sebelumnya. Humas UNS

Reporter: R. P. Adji

Redaktur: Dwi Hastuti

Skip to content