Berita Terkini

Rektor UNS Lantik Pejabat Eselon 3 dan 4

By 2 July 2019 No Comments
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

UNS—Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof Jamal Wiwoho melantik pejabat eselon 3 dan 4 di lingkungan kampus UNS. Pelantikan dilaksanakan di Auditorium GPH Haryo Mataram, Senin (1/7/2019).

Dalam sambutannya, Rektor UNS, Prof Jamal Wiwoho mengatakan bahwa pelantikan pejabat ini sebenarnya merupakan siklus rutin empat tahunan, dan merupakan bagian dari pembinaan kelembagaan.

“Kepada Kepala Pusat Studi, Kepala UPT dan Kepala Bagian serta Kepala Sub Bagian yang baru dilantik,

pada kesempatan ini saya ingin mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk berani melakukan inovasi,” terang Prof Jamal.

Prof Jamal juga berpesan kepada para Kepala Pusat Studi, baik yang berada di bawah koordinasi LPPM maupun LPPMP pascadilantik. Pusat studi harus mampu mengeksplorasi gagasan dan ide-ide produktif risetnya, agar tidak hanya semata-mata menghasilkan publikasi ilmiah terakreditasi internasional saja, melainkan juga harus melakukan hilirisasi riset untuk kebutuhan pembangunan ekonomi dan daya saing bangsa. Atau dengan kata lain, para peneliti hendaknya jangan hidup dengan lamunanya sendiri, melainkan hasil riset harus terimplementasikan di masyarakat.

“Jaga nama baik dan marwah Lembaga Riset UNS. Saya berharap di era kepemimpinan saya, tidak ada lagi catatan-catatan temuan hasil audit, baik oleh lembaga audit internal maupun eksternal, yang pada akhirnya akan mengganggu aktivitas dan kinerja Pusat Studi yang bersangkutan serta mencoreng nama baik UNS,” imbuh Prof Jamal.

Tidak hanya itu, Pusat Studi pada prinsipnya berstatus on-off, artinya jika kinerja sebuah Pusat Studi tidak menunjukan  aktivitas risetnya secara maksimal, maka pihaknya akan meminta Kepala LPPM dan LPPMP untuk meninjau kembali keberadaan Pusat studi tersebut. Termasuk jika terdapat Pusat Studi yang hanya melakukan layanan kerjasama saja dengan Pemerintah Daerah, tanpa melakukan aktivitas risetnya.  

“Lalu untuk keanggotaan Pusat studi tidak boleh hanya didominasi oleh kelompok dosen tertentu. Melainkan harus bersifat sangat terbuka menerima keanggotaan baru untuk menjamin peningkatan kinerja pusat studinya,” katanya. Humas UNS/ Dwi

Leave a Reply