UNS — Ratusan penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melakukan kunjungan virtual ke Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada Selasa (23/2/2021). Penerima beasiswa yang terdiri atas angkatan 171 Pradipa Aryasatya dan angkatan 172 Adanu Jagadhita tersebut diajak untuk menilik proses produksi baterai lithium yang ada di PUI Baterai Lithium UNS.

Acara tersebut dibuka dengan tayangan video yang menunjukkan tiap tahapan proses pembuatan baterai lithium di UNS. Kunjungan dilanjutkan dengan tanya jawab antara penerima LPDP angkatan 171 dan 172 dengan pihak UNS.

Pada kesempatan itu, Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho menyambut secara langsung kunjungan virtual yang berlangsung melalui platform Zoom dan Youtube. Kunjungan tersebut juga dihadiri Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi, Prof. Kuncoro Diharjo, Direktur Inovasi dan Hilirisasi UNS, Prof. Agus Purwanto dan Kepala Pusat Pengembangan Kewirausahaan (PPKwu), Susantiningrum, S. Pd., S. E., MAB.

Dalam kunjungan tersebut, Rektor UNS, Prof. Jamal, menyampaikan pentingnya inovasi dalam menyambut industri 4.0. “Menyambut era industri 4.0, inovasi menjadi kata kunci. Negara-negara yang cepat melakukan inovasi akan memenangkan persaingan di antara negara-negara di dunia,” jelas Prof. Jamal.

Saat ini, Indonesia menempati posisi ke-85 dari 131 negara di dunia menurut Global Innovation Index 2020. Capaian tersebut perlu ditingkatkan lagi dengan cara menggencarkan inovasi. Prof. Jamal kemudian menyampaikan tiga hal penting dalam berinovasi.

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Semakin bagus kualitas SDM, semakin besar pula peluang untuk berinovasi. Kedua, riset penelitian. Riset yang diharapkan bukanlah riset yang berupa laporan tetapi riset-riset yang memunculkan inovasi-inovasi baru.

Aspek terakhir yakni kecanggihan bisnis yang termasuk di dalamnya penguasaan teknologi dan informasi. Menurut Prof. Jamal, penguasaan teknologi dan informasi sangatlah penting di era serbadigital saat ini.

“Saya yakin LPDP sangat luar biasa memberikan stimulan-stimulan ke mahasiswa baik S1 ke S2 maupun S2 ke S3 untuk mengembangkan inovasi mereka,” ungkap Prof. Jamal.

Untuk informasi, kegiatan persiapan keberangkatan adalah kegiatan wajib bagi penerima beasiswa LPDP sebelum masuk ke universitas tujuan. Kegiatan ini diharapkan memberikan bekal pengetahuan serta wawasan kebangsaan kepada penerima agar lancar menempuh studi di universitas tujuan masing-masing. Humas UNS

Reporter: Ida Fitriyah
Editor: Dwi Hastuti