Program S-2 Teknologi Pendidikan FKIP UNS Gelar Lokakarya Strategi Menulis Artikel Jurnal

Program S-2 Teknologi Pendidikan FKIP UNS Gelar Lokakarya Strategi Menulis Artikel Jurnal

UNS — Program Studi (Prodi) Pascasarjana (S-2) Teknologi Pendidikan (TP) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar lokakarya dengan mengangkat tema “Strategi Menulis Artikel Jurnal Yang Baik” pada Kamis (28/4/2022). Acara digelar secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting.

Dimoderatori oleh Dr. Fatma Sukmawati, M.Pd. selaku Dosen S-2 TP, lokakarya ini menghadirkan dua narasumber. Narasumber pertama adalah Ghanis Putra, M.Pd. Ia merupakan pengelola Jurnal Innovative Journal of Curriculum and Education Technology, Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (UNNES). Dalam pemaparannya, ia membawakan materi dengan tema “Meningkatkan Kualitas Substansi Artikel Ilmiah”.

Secara garis besar, ia menjelaskan dua fase persiapan menulis manuskrip. Fase pertama adalah menyiapkan hasil riset, perangkat hardware, dan software pendukung. Adapun, fase kedua adalah meningkatkan kemampuan menuliskan riset menjadi manuskrip. Pada awal pemaparan, ia menyampaikan tips memilih daftar pustaka.

“Umumnya, daftar pustaka minimal 5-10 tahun terakhir. Pemilihan daftar pustaka juga harus relevan dengan judul. Relevan dapat dilihat ketika kata kunci dalam judul menjadi judul dalam sumber rujukan. Selain itu, saya menyarankan pilih referensi yang belum menjadi referensi di disertasi atau tesis. Hal tersebut untuk meminimalisasi kekhawatiran similarity ketika dilakukan uji Turnitin,” terang Ghanis.

Narasumber kedua adalah Muhammad Hanif, M.Pd. Ia merupakan pengelola Jurnal EduBasic Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Jurnal Teknodika UNS. Ia memaparkan materi bertajuk “Menulis Artikel di Teknodika”.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan tiga poin utama yakni mengenai cara mengenali jurnal, mengunggah artikel di Open Journal Systems (OJS), dan gaya selingkung artikel Jurnal Teknodika. Ia membuka pemaparan dengan menjelaskan dua kategori jurnal, yaitu jurnal nasional dan internasional.

Program S-2 Teknologi Pendidikan FKIP UNS Gelar Lokakarya Strategi Menulis Artikel Jurnal

“Ada dua kategori jurnal yang telah kita ketahui bersama yaitu jurnal nasional dan jurnal internasional. Jurnal nasional dibagi menjadi lima yaitu terakreditasi Sinta 1 dan 2, nasional berbahasa PBB terindeks internasional, terakreditasi Sinta 3 dan 4, terakreditasi Sinta 5 dan 6, serta tidak terakreditasi. Adapun, untuk jurnal internasional dibagi menjadi 3 yaitu internasional bereputasi berdampak, internasional terindeks bereputasi, dan internasional terindeks atau biasa,” jelas Hanif.

Usai pemarapan kedua pemateri, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan ditutup dengan dokumentasi bersama. Humas UNS

Reporter: Zalfaa Azalia Pursita
Editor: Dwi Hastuti

Unit Pengelola Jurnal FKIP UNS Gelar Webinar Pelatihan dan Publikasi PTK

Unit Pengelola Jurnal FKIP UNS Gelar Webinar Pelatihan dan Publikasi PTK

UNS — Unit Pengelola Jurnal (UPJ) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar rangkaian kegiatan pelatihan penulisan artikel ilmiah dari hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dikemas dalam bentuk webinar bertajuk “Webinar Pelatihan Penulisan Penelitian Tindakan Kelas dan Publikasi PTK”. Acara digelar pada Sabtu (13/11/2021) secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting.

Prof. Dr. Slamet Subiyantoro, M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset, dan Kemahasiswaan FKIP UNS dalam sambutannya menyampaikan bahwa revolusi ilmiah di bidang pendidikan sangat bermanfaat dan penting untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Revolusi ilmiah memberikan dorongan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui kemampuan riset dan menulis. Hal tersebut tentunya sangat penting dan bermanfaat bagi dunia pendidikan kita. Penulisan karya ilmiah akan mengawali kultur sebagai periset dan penulis,” ungkap Prof. Slamet.

Dimoderatori oleh Dr. Bramastia, M.Pd. selaku Dosen Pascasarjana FKIP UNS, webinar ini menghadirkan tiga narasumber. Narasumber pertama adalah Dr. Drs. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd. Ia merupakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri yang memaparkan mengenai dasar hukum penulisan PTK dan tujuannya.

Unit Pengelola Jurnal FKIP UNS Gelar Webinar Pelatihan dan Publikasi PTK

“Dasar hukum penulisan penelitian tindakan kelas adalah Permen PAN dan RB Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Adapun, tujuan peraturan ini adalah untuk memperbaiki atau meningkatkan mutu pembelajaran melalui riset. Sebagai contoh guru mempelajari cara siswa belajar dalam kaitannya dengan cara guru mengajar atau pengembangan model pembelajaran,” papar Dr. Yuli

Narasumber kedua adalah Dr. Farida Nurhasanah, M.Pd. Ia merupakan Dosen Prodi Pendidikan Matematika FKIP UNS. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan mengenai pentingnya seorang guru melaksanakan PTK.

“Ada empat alasan mengapa seorang guru harus melaksanakan PTK. Pertama adalah tuntutan profesionalisme sebagaimana tertuang dalam Permen PAN dan RB Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Kedua, sebagai replikasi yang meliputi teori, konteks dan metodologi. Ketiga, sebagai bukti dan rekam jejak karena pengalaman tersebut terdokumentasikan dalam bentuk karya ilmiah. Keempat, sebagai jembatan antara akademisi dan praktisi,” jelas Dr. Farida

Unit Pengelola Jurnal FKIP UNS Gelar Webinar Pelatihan dan Publikasi PTK

Narasumber yang ketiga adalah Woro Sri Hastuti, M.Pd. Ia merupakan Dosen Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Dalam pemaparannya, ia menjelaskan mengenai manfaat PTK.

“Penelitian tindakan kelas memiliki empat manfaat bagi seorang guru. Manfaat yang pertama adalah memperbaiki proses pembelajaran di kelas untuk mendapatkan hasil yang lebih berkualitas. Kedua, sebagai tindakan nyata yang diyakini lebih baik dari yang biasa dilakukan. Ketiga, memecahkan permasalahan nyata dalam kelas. Terakhir, memperbaiki mutu pembelajaran sekaligus mencari jawaban ilmiah mengapa hal tersebut dapat dipecahkan dengan tindakan yang dilakukan,” jelas Woro. Humas UNS

Reporter: Zalfaa Azalia Pursita
Editor: Dwi Hastuti