Waqas Ahmad, mahasiswa internasional asal Pakistan, lulus Magister Pendidikan Bahasa Inggris UNS dan dianggap sebagai rumah kedua. Ia menjadi mahasiswa internasional pertama di program tersebut dan aktif dalam publikasi, kolaborasi, serta pengabdian pendidikan di Indonesia.
UNS — Momen haru mewarnai prosesi Wisuda Periode VI Tahun 2026 yang dilaksanakan di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada Sabtu (25/7/2026) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, Waqas Ahmad, M.Pd. yang merupakan Mahasiswa internasional asal Pakistan, membagikan kisah perjuangannya beradaptasi di Indonesia sekaligus mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan menempuh pendidikan di UNS. Lulusan Program Magister Pendidikan Bahasa Inggris tersebut dipercaya mewakili para wisudawan untuk menyampaikan sambutan.
Dalam pidatonya, Waqas mengisahkan bahwa menempuh studi di Indonesia merupakan pengalaman pertamanya tinggal dan belajar di luar negeri. Ia harus beradaptasi dengan lingkungan, budaya, serta bahasa yang sama sekali baru. Bahasa Indonesia sendiri merupakan bahasa kelima yang dipelajarinya. Tak hanya itu, Waqas juga mencatat sejarah sebagai mahasiswa internasional pertama di Program Magister Pendidikan Bahasa Inggris UNS.
“Saat pertama kali menerima beasiswa dari UNS, saya bertanya kepada diri sendiri, ‘UNS telah memberikan saya kesempatan yang begitu besar. Lalu, apa yang bisa saya berikan kembali kepada UNS?'” ungkapnya.
Jawaban atas pertanyaan tersebut, menurut Waqas, ia temukan melalui proses belajar, penelitian, dan pengabdian selama menempuh studi. Selama menjadi mahasiswa, ia berhasil menghasilkan publikasi ilmiah di jurnal bereputasi, termasuk satu artikel pada jurnal SINTA 2, menulis book chapter, serta membangun berbagai kolaborasi akademik.
Tidak hanya aktif dalam penelitian, Waqas juga berkontribusi dalam pengembangan pendidikan dengan menjadi narasumber pelatihan guru Bahasa Inggris di Solo, Sragen dan Yogyakarta. Ia juga mengikuti berbagai kegiatan akademik internasional, termasuk program summer course, yang memperluas wawasan dan jejaring akademiknya.
Selama tinggal di Indonesia, Waqas mengunjungi sekitar 30 sekolah dan bertemu lebih dari 500 guru. Melalui berbagai kegiatan tersebut, ia tidak hanya berbagi pengetahuan, tetapi juga belajar memahami budaya Indonesia. Bahkan, ia mempelajari Bahasa Indonesia dan sedikit Bahasa Jawa sebagai bentuk penghormatan terhadap lingkungan tempatnya belajar.
Perjalanan tersebut tidak selalu mudah. Ia mengaku harus menghadapi kerinduan kepada keluarga di Pakistan, beradaptasi dengan makanan, bahasa, serta budaya yang berbeda. Salah satu pengalaman yang paling membekas adalah ketika ia belum mampu memahami pertanyaan dosennya karena keterbatasan kemampuan berbahasa Indonesia.


“Pengalaman itu membuat saya malu, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus belajar hingga akhirnya saya dapat berbicara dalam Bahasa Indonesia seperti sekarang,” tuturnya.
Menurut Waqas, setiap tantangan merupakan kesempatan untuk bertumbuh. Ia menegaskan bahwa seluruh pencapaian yang diraihnya tidak lepas dari doa dan dukungan banyak pihak, terutama keluarga, dosen, serta sivitas akademika UNS.
Dalam kesempatan tersebut, Waqas menyampaikan apresiasi kepada kedua orang tuanya di Pakistan, khususnya sang ibu yang senantiasa mendoakannya meski belum pernah mengunjungi Indonesia.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen dan sivitas akademika UNS yang telah membimbing serta menerima dirinya sebagai bagian dari keluarga besar UNS.
“UNS telah menjadi rumah kedua bagi saya,” ujarnya.
Di penghujung pidato, Waqas menyampaikan rasa cintanya kepada Kota Solo yang telah menerimanya dengan hangat selama menempuh pendidikan.
“Maturnuwun sanget. Kulo tresna Solo,” tutupnya, yang disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin. HUMAS UNS
Pertanyaan Umum (FAQ)
Siapa mahasiswa internasional yang lulus dari Magister Pendidikan Bahasa Inggris UNS?
Waqas Ahmad, seorang mahasiswa internasional asal Pakistan, lulus dari program Magister Pendidikan Bahasa Inggris UNS. Lihat di artikel
Apa pencapaian Waqas Ahmad selama studi di UNS?
Selama studi, Waqas berhasil menghasilkan publikasi ilmiah di jurnal bereputasi, menulis book chapter, dan berkontribusi dalam pengembangan pendidikan dengan menjadi narasumber pelatihan guru. Lihat di artikel
Bagaimana Waqas Ahmad merasakan pengalamannya belajar di Indonesia?
Ia menyebut menempuh studi di Indonesia sebagai pengalaman pertamanya belajar di luar negeri, menyebut UNS sebagai rumah kedua, dan merasa diterima hangat oleh Kota Solo. Lihat di artikel
Kapan dan di mana prosesi wisuda yang dihadiri Waqas Ahmad?
Prosesi wisuda dilaksanakan di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada Sabtu (25/7/2026). Lihat di artikel



















