UNS– Kabar gembira datang dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Pasalnya tiga mahasiswanya baru saja membawa pulang Juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) dalam Soedirman Science Competition (SSC) pada akhir September 2020. Mereka adalah Ica Desti sebagai ketua, Sofia Rodiana dan Nur Laila Zahara sebagai anggota.
Lomba karya tulis ilmiah ini diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penalaran dan Riset Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto tahun 2020. Tema yang diusung oleh SSC ini adalah Kontribusi Generasi Muda Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0.
Ica dan timnya membawa gagasan tentang pembuatan tabir surya dari limbah kulit semangka dan serabut kelapa. Hal ini dilatarbelakangi oleh penggunaan tabir surya atau lebih dikenal dengan istilah sunscreen di masyarakat luas masih menggunakan bahan kimia yang kurang ramah lingkungan dan kulit. Oleh karena itu, diperlukan suatu terobosan baru yaitu menggunakan bahan alam atau limbah yang sudah tidak terpakai. Pemilihan bahan baku juga memiliki alasan tersendiri, yaitu salah satunya adanya kandungan senyawa antioksidan di dalamnya.
“Kandungan dari limbah kulit semangka cocok sebagai bahan sediaan tabir surya, juga senyawa antioksidan pada serabut kelapa. Keduanya ini merupakan limbah yang belum termanfaatkan, sehingga secara ekonomis biayanya rendah,” ujar Sofia saat diwawancarai oleh uns.ac.id pada Rabu (16/12/2020).
Tim yang diketuai oleh Ica ini berhasil mengalahkan 84 tim lain yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dengan rincian satu tim terdiri dari tiga orang. Adapun teknis lombanya diawali dengan pendaftaran lomba dan pengumpulan abstrak. Apabila abstrak dinyatakan lolos, maka tim harus mengirimkan fullpapper.
“Setelah itu akan diambil sepuluh papper terbaik dan diminta untuk mempresentasikannya. Selanjutnya akan diambil juara 1,2, dan 3, harapan 1 dan 2, poster terbaik, dan presentasi terbaik. Terakhir pengumuman pemenang disiarkan langsung melalui google meet setelah pelaksananan webinar nasional,” imbuh Sofia.
Sofia berharap melalui torehan prestasi yang telah berhasil mereka raih dapat menciptakan iklim positif agar bisa terus produktif. “Semoga bisa menciptakan iklim dan bisa memberikan semangat buat teman-teman. Meskipun pandemi, terus berkarya dan terus menginspirasi, memberikan yang terbaik, mengurangi rasa malas, melakukan hal-hal kecil yang bermanfaat dan coba untuk beraksi, dan jangan lupa submit lomba,” pungkasnya. Humas UNS
Reporter: Bayu Aji Prasetya
Editor: Dwi Hastuti

















