Tim Pengabdian Masyarakat Kebidanan UNS meluncurkan inovasi SI-PANTAS di Kota Surakarta pada 9, 11, dan 17 Juli 2026 untuk mencegah stunting. Sistem digital berbasis QR Code ini meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan deteksi dini faktor risiko stunting.
UNS — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta meluncurkan inovasi SI-PANTAS (Sistem Pantau Ayah Atasi Stunting) sebagai upaya memperkuat pencegahan stunting di masyarakat. Program tersebut mengedepankan peningkatan keterlibatan ayah dalam pengasuhan serta memanfaatkan teknologi digital berbasis QR Code untuk mendukung pemantauan dan deteksi dini faktor risiko stunting secara lebih efektif. Program ini dilaksanakan di wilayah kerja UPT Puskesmas Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, pada 9, 11, dan 17 Juli 2026.
SI-PANTAS merupakan inovasi yang mentransformasikan kartu pemantauan perilaku berisiko menjadi sistem digital berbasis QR Code. Melalui sistem ini, proses pemantauan menjadi lebih sistematis, mudah diakses, dan sesuai dengan perkembangan teknologi informasi. Sistem ini dapat mendukung upaya deteksi dini serta pendampingan keluarga dalam pencegahan stunting.
Ketua Tim PKM UNS, Dr. Ika Sumiyarsi Sukamto, S.Si.T., M.Kes., menjelaskan bahwa SI-PANTAS dirancang sebagai solusi berkelanjutan dalam pencegahan stunting dengan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, fasilitas pelayanan kesehatan, dan masyarakat.
“Melalui SI-PANTAS, kami ingin membangun sistem pendampingan yang tidak hanya mengandalkan tenaga kesehatan, tetapi juga memperkuat peran ayah dalam pengasuhan serta memberdayakan kader kesehatan sebagai fasilitator di masyarakat. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.


Tim pengabdian juga melibatkan Noviyati Rahardjo Putri, S.SiT., M.Tr.Keb. dan Dr. Rizka Ayu Setyani, SST., MPH. sebagai anggota yang berkontribusi dalam penyusunan materi, pelatihan, hingga implementasi program di lapangan.
Dukungan penuh terhadap pelaksanaan SI-PANTAS diberikan oleh UPT Puskesmas Gajahan yang dipimpin dr. Farahdilla Mirshanti, MPH. Pihak puskesmas menilai sistem pemantauan berbasis QR Code mampu menghasilkan data yang lebih akurat dan mempermudah proses monitoring keluarga sasaran. Selain itu, kader kesehatan diharapkan semakin optimal dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan deteksi dini faktor risiko stunting di lingkungan masyarakat.
Pelaksanaan program diawali dengan sosialisasi kepada pengurus RT/RW, tokoh masyarakat, serta tenaga kesehatan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelatihan kader sebagai fasilitator lapangan. Tahap inti mencakup penyelenggaraan kelas ayah, penerapan kartu digital berbasis QR Code, serta monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitas pelaksanaan program.
Keberhasilan implementasi SI-PANTAS ditopang oleh kolaborasi berbagai pihak, mulai dari dosen, Mahasiswa, tenaga kesehatan, kader, hingga masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan stunting melalui pendekatan berbasis keluarga, pemberdayaan masyarakat, dan inovasi teknologi.
Melalui inovasi SI-PANTAS, Tim Pengabdian Masyarakat Kebidanan FK UNS optimistis dapat berkontribusi dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting sekaligus mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, berkualitas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. HUMAS UNS
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa itu inovasi SI-PANTAS yang diluncurkan oleh tim Kebidanan UNS?
SI-PANTAS adalah Sistem Pantau Ayah Atasi Stunting, sebuah inovasi digital berbasis QR Code untuk memperkuat pencegahan stunting dengan meningkatkan peran ayah dalam pengasuhan. Lihat di artikel
Bagaimana SI-PANTAS membantu pencegahan stunting?
Sistem ini memantau perilaku berisiko, memanfaatkan teknologi digital QR Code untuk deteksi dini faktor risiko stunting, dan mendukung pendampingan keluarga. Lihat di artikel
Siapa saja yang terlibat dalam program SI-PANTAS ini?
Program ini melibatkan Tim PKM Kebidanan UNS, Fakultas Kedokteran UNS, UPT Puskesmas Gajahan, kader kesehatan, serta tokoh masyarakat. Lihat di artikel
Kapan dan di mana program SI-PANTAS dilaksanakan?
Program SI-PANTAS dilaksanakan di wilayah kerja UPT Puskesmas Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, pada tanggal 9, 11, dan 17 Juli 2026. Lihat di artikel

















