UNS – Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memulai tahapan seleksi terhadap 108 Calon Siswa (Casis) Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMP Negeri (SMPN) 1 Surakarta, Selasa (16/6/2020) pagi. Tahapan seleksi akan dilaksanakan mulai tanggal 16 Juni hingga 18 Juni mendatang.
Pada hari pertama tahapan seleksi, Casis KKO SMPN 1 Surakarta terlebih dahulu mengikuti tahap verifikasi berkas. Mereka wajib melengkapi berkas berupa biodata, Kartu Identitas Anak (KIA) Surakarta, Kartu Keluarga domisili Surakarta, akta kelahiran, nilai rata-rata rapor 7, tes bebas Narkoba, dan pasfoto.
Nantinya, Casis SMPN 1 Surakarta yang akan menjalani tahapan seleksi akan dibagi menjadi beberapa kloter dengan jumlah masing-masing kloter diisi 18-27 Casis. Alasannya adalah untuk mencegah penyebaran infeksi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) sesuai dengan protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah.
Saat ditemui oleh uns.ac.id, Dekan FKOR UNS. Dr. Sapta Kunta, mengatakan pihaknya menjadi salah satu bagian yang bertanggung jawab dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) KKO SMPN 1 Surakarta.
“KKO tingkat SMP di kota Surakarta akan dibina di SMPN 1 Surakarta. Pagi hari ini ada tes psikologi dan besok pagi ada tes fisik dan antropometri untuk mengetahui potensi dan bakat mereka. Hari ini tes psikologi ditangani oleh Dosen FKOR,” ujar Dr. Sapta Kunta.
Selain menyeleksi Casis SMPN 1 Surakarta, Dr. Sapta Kunta juga menerangkan apabila FKOR UNS bertanggung jawab melakukan pembinaan terhadap Siswa KKO SMPN 1 Surakarta di tahun pertama. Tujuannya adalah untuk memastikan pilihan Cabang Olahraga (Cabor) yang dipilih siswa saat PPDB sesuai dengan kemampuan mereka.
Pilihan Cabor yang dibuka dalam PPDB KKO SMPN 1 Surakarta terdiri dari 5 Cabor perorangan, 5 Cabor bela diri, dan 2 Cabor beregu dengan rincian yaitu atletik, renang, panahan, tenis meja, tenis, pencak silat, karate, anggar, judo, taekwondo, bola voli, dan sepakbola.
Ditemui secara terpisah, Panitia PPDB KKO SMPN 1 Surakarta dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Sugeng Haryadi, S. Pd, M .Or mengatakan dalam tahapan seleksi pihaknya menerima pendaftaran 115 Casis. Namun, 7 Casis dinyatakan gugur karena tidak memenuhi persyaratan administrasi.
Ia juga mengatakan apabila tahun ini merupakan penyelenggaraan keempat PPDB KKO SMPN 1 Surakarta sebagai wujud terjalinnya kerja sama antara FKOR UNS dengan Dispora Kota Surakarta. Sebagai panitia PPDB, ia merasa sejak tahun pertama PPDB KKO SMPN 1 Surakarta pada tahun 2017, kerja sama bersama FKOR UNS berjalan dengan baik.
“Kita dulu dari Pak Walikota ingin sentra pembinaan olahraga sudah melakukan studi banding ke SKO Ragunan dan Kaltim. Kita menggandeng FKOR UNS untuk menyusun KKO ini seperti apa, sejak konsep sampai seleksi pelatih dan seleksi atlet di tahun 2017 sudah bekerja sama dengan UNS. Ini dilakukan untuk membina anak-anak yang punya bakat dibidang olahraga yang diproyeksikan menjadi atlet-atlet berprestasi di masa depan,” ujar Sugeng Haryadi.
Terwujudnya program KKO disebut Sugeng Haryadi sebagai bentuk keseriusan Walikota Surakarta, FX. Hadi Rudyatmo yang telah mencanangkan program untuk mewujudkan masyarakat 3 WMP, yaitu wasis, waras, wareg, mapan, dan papan, salah satunya dengan pembinaan usia dini dalam bidang olahraga.Humas UNS/Yefta/Dwi


















