UNS dan GNU Perkuat Kolaborasi Riset melalui Pertemuan Talenta Muda Indonesia-Korea Selatan

UNS dan GNU Perkuat Kolaborasi Riset melalui Pertemuan Talenta Muda Indonesia-Korea Selatan
Dengarkan artikel

UNS Surakarta menyambut delegasi Gyeongsang National University (GNU) Korea Selatan pada Kamis (6/8/2026) untuk memperkuat kolaborasi riset. Pertemuan dihadiri empat profesor dan lima mahasiswa GNU yang membahas pengembangan riset strategis, memperluas peluang mahasiswa dan dosen dalam penelitian bersama.

UNS — Internasionalisasi perguruan tinggi tidak hanya diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama, tetapi juga melalui perjumpaan para peneliti dan talenta muda lintas negara. Semangat tersebut tercermin dalam kunjungan delegasi Gyeongsang National University (GNU), Korea Selatan, ke Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Kamis (6/8/2026), yang menghadirkan empat profesor dan lima Mahasiswa untuk berdiskusi mengenai pengembangan riset dan inovasi di berbagai bidang strategis.

Kelima mahasiswa GNU yang hadir membawa berbagai topik penelitian mutakhir, mulai dari pengembangan sistem kecerdasan buatan (artificial intelligence), rekayasa material, baterai natrium berperforma tinggi, hingga teknologi membran ramah lingkungan untuk pengolahan air. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya mempertemukan generasi muda peneliti Indonesia dan Korea Selatan dalam membangun jejaring akademik internasional.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Penelitian UNS, Prof. Dr. Fitria Rahmawati, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa kolaborasi internasional tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman, tetapi harus diwujudkan melalui berbagai aktivitas akademik yang memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika kedua universitas.

Menurutnya, perluasan kerja sama antara UNS dan GNU membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa maupun dosen untuk terlibat dalam penelitian bersama, publikasi ilmiah internasional, pertukaran akademik, hingga pengembangan inovasi pada berbagai bidang unggulan.

“Kolaborasi dengan Gyeongsang National University akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan peneliti kami untuk belajar, berkembang, serta berkontribusi dalam menghasilkan solusi atas berbagai tantangan global,” ujarnya.

Dalam sesi diskusi, kedua perguruan tinggi mengidentifikasi sejumlah bidang yang berpotensi dikembangkan bersama, antara lain teknik material, ilmu polimer, teknik keramik, teknologi penyimpanan energi listrik, pertanian, hingga kedirgantaraan. Bidang-bidang tersebut dinilai memiliki prospek yang besar dalam menjawab kebutuhan industri sekaligus mendukung perkembangan teknologi di masa depan.

Perwakilan GNU, Prof. Sang Yong Nam, mengatakan bahwa kolaborasi antarmahasiswa dan peneliti merupakan fondasi penting dalam membangun kemitraan internasional yang berkelanjutan. Menurutnya, GNU dan UNS memiliki karakter yang sama sebagai universitas unggulan di daerah yang terus berkembang menuju universitas berdaya saing global.

Ia menjelaskan bahwa kolaborasi yang sebelumnya terjalin antara Departemen Kimia UNS dan Department of Materials Science and Engineering GNU kini telah berkembang menjadi kerja sama di tingkat universitas. Melalui perluasan kemitraan ini, kedua institusi berharap dapat melibatkan lebih banyak mahasiswa dan peneliti dalam riset kolaboratif, publikasi ilmiah internasional, serta program pertukaran akademik.

Melalui pertemuan ini, UNS dan GNU tidak hanya mempererat hubungan antarinstitusi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk saling belajar, bertukar gagasan, dan mengembangkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat global. HUMAS UNS

Pertanyaan Umum (FAQ)

Siapa yang mengunjungi Universitas Sebelas Maret dalam rangka kolaborasi riset?

Universitas Sebelas Maret (UNS) dikunjungi oleh delegasi Gyeongsang National University (GNU) dari Korea Selatan. Lihat di artikel

Apa saja topik penelitian mutakhir yang dibawa mahasiswa GNU?

Mahasiswa GNU membawa topik penelitian mutakhir seperti kecerdasan buatan, rekayasa material, baterai natrium, dan teknologi membran ramah lingkungan. Lihat di artikel

Bidang apa saja yang berpotensi dikembangkan bersama antara UNS dan GNU?

Bidang yang berpotensi dikembangkan bersama antara UNS dan GNU meliputi teknik material, ilmu polimer, teknik keramik, teknologi penyimpanan energi listrik, pertanian, dan kedirgantaraan. Lihat di artikel

Bagaimana UNS melihat pentingnya kolaborasi internasional dengan GNU?

UNS melihat kolaborasi internasional dengan GNU memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan peneliti untuk belajar, berkembang, serta berkontribusi dalam menghasilkan solusi atas berbagai tantangan global. Lihat di artikel