Kisah Maharani, Mahasiswa UNS yang Ikuti Global Volunteer di Vietnam

Kisah Maharani, Mahasiswa UNS yang Ikuti Global Volunteer di Vietnam
Kisah Maharani, Mahasiswa UNS yang Ikuti Global Volunteer di Vietnam

UNS – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menunjukkan eksistensinya di kancah internasional. Kali ini melalui partisipasi aktif salah satu mahasiswanya dalam program Global Volunteer. Maharani Dean Pramudita, mahasiswa semester 5 Program Studi (Prodi) S1 Sosiologi mengikuti Global Volunteer di Vietnam yang diselenggarakan oleh organisasi kepemimpinan pemuda terbesar di dunia, AIESEC. Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goal (SDGs) poin 4 yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas.

Maharani berkolaborasi dengan Kwok Ka Ho, mahasiswa dari Hong Kong University of Science and Technology (HKUST), menjalankan program “Happy Bus” di MONTESSORI TƯƠNG LAI, Vietnam. Program ini berlangsung selama 6 minggu, dimulai sejak 14 Desember 2024 hingga 26 Januari 2025. Kegiatan ini merupakan inisiatif yang berfokus pada pengembangan pendidikan anak usia dini dan pemahaman lintas budaya di wilayah pedesaan Vietnam. AIESEC in UNS, sebagai penyelenggara program ini di tingkat lokal, berperan penting dalam memfasilitasi kesempatan bagi mahasiswa UNS untuk mendapatkan pengalaman internasional yang berharga. Program Global Volunteer ini merupakan salah satu program unggulan AIESEC yang bertujuan mengembangkan kepemimpinan pemuda melalui pengalaman lintas budaya sambil memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal.

Permainan Edukatif

Program Happy Bus mengadopsi pendekatan yang bertujuan untuk mengembangkan seluruh potensi siswa secara harmonis dalam pembelajaran. Program ini menjalankan berbagai kegiatan pengajaran yang dirancang khusus untuk anak-anak usia 3-6 tahun. Fokus utama kegiatannya adalah mengajarkan Bahasa Inggris melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.

Pada empat minggu pertama pelaksanaan program, Maharani telah mengambil peran aktif sebagai pengajar Bahasa Inggris. Kemudian juga terlibat sebagai asisten pengajar dalam berbagai aktivitas. Kegiatan tersebut mencakup kelas berenang yang mengajarkan motorik kasar, kelas sensorik untuk pengembangan indra dan kognitif, kelas aerobik untuk kesehatan fisik.

“Pendekatan yang kami terapkan sangat berbeda dari metode konvensional. Saya bersama sekolah merancang berbagai permainan edukatif yang tidak hanya menarik tetapi juga efektif dalam memudahkan anak-anak untuk menyerap dan mengingat materi pembelajaran. Melihat antusiasme mereka ketika belajar sambil bermain sungguh memberikan kepuasan tersendiri,” ungkap Maharani, Kamis (30/1/2025).

Apresiasi Kepala Sekolah MONTESSORI TƯƠNG LAI

Kepala Sekolah MONTESSORI TƯƠNG LAI, Huệ Lê mengungkapkan apresiasi yang mendalam terhadap dedikasi dan kreativitas peserta Global Volunteer ini. Huệ Lê juga terkesan dengan Maharani sebab ia dapat mengintegrasikan nilai-nilai budaya Indonesia ke dalam pembelajaran. Huệ Lê berharap program serupa akan terus dijalankan dengan universitas di Indonesia, terkhusus dengan UNS.

“Kehadiran Maharani telah membawa energi baru ke sekolah kami. Metode pengajaran yang ia terapkan sangat efektif dan menyenangkan. Kami melihat perubahan signifikan pada anak-anak kami, tidak hanya dalam kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga dalam kepercayaan diri dan antusiasme mereka untuk belajar,” ujar Huệ Lê.

Kerja sama dengan AIESEC in UNS telah membuka perspektif baru dalam pendekatan pembelajaran di Sekolah MONTESSORI TƯƠNG LAI. Metode-metode yang Maharani terapkan akan dijadikan referensi untuk pengembangan kurikulum kedepannya.

Humas UNS

Reporter: Dikky Yudi Pradana

Redaktur: Dwi Hastuti