Tim KKN Kelompok 75 UNS Tingkatkan Kualitas UMKM di Sragen Melalui Program Pendaftaran NIB dan Inovasi Digital

Tim KKN Kelompok 75 UNS Tingkatkan Kualitas UMKM di Sragen Melalui Program Pendaftaran NIB dan Inovasi Digital

UNS — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 75 dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil memberikan dampak positif dalam peningkatan kualitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Krikilan, Kalijambe, Sragen. Yaitu melalui program kerja yang mencakup pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB), pembuatan laman, pembuatan katalog produk, meningkatkan branding UMKM, dan pemberian buku kas kepada UMKM di desa setempat mengalami transformasi signifikan.

Dalam kurun waktu 45 hari, mahasiswa KKN 75 UNS bekerja sama dengan komunitas UMKM setempat untuk mengimplementasikan serangkaian program yang bertujuan memperkuat sektor ekonomi di desa tersebut.

Ketua tim KKN 75 UNS, Intan Febrianti mengatakan, salah satu langkah penting adalah proses pendaftaran NIB yang dilakukan secara kolaboratif. NIB menjadi identitas resmi bagi UMKM, memungkinkan mereka untuk mengakses berbagai insentif dan dukungan dari pemerintah.

Selain itu, mahasiswa juga turut serta dalam merancang dan mengembangkan laman resmi bagi UMKM di Desa Krikilan. Dengan adanya platform digital ini, UMKM memiliki wadah untuk mempromosikan produk-produk unggulan mereka kepada masyarakat secara lebih luas.

“Laman tersebut dirancang dengan tampilan menarik dan informasi yang lengkap, sehingga dapat membantu UMKM dalam menjalin hubungan dengan pelanggan,” terang Intan, Senin (28/8/2023).

Program berikutnya adalah pembuatan katalog produk. Dalam kerja sama dengan pelaku UMKM, mahasiswa KKN membuat katalog yang memamerkan beragam produk dari setiap usaha.

Katalog ini tidak hanya membantu UMKM dalam memperluas pangsa pasar, tetapi juga memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai kekayaan produk lokal yang tersedia. Selain upaya digitalisasi, tim KKN juga memberikan pelatihan terkait penggunaan buku kas kepada para pelaku UMKM.

Dengan memiliki buku kas yang teratur, UMKM dapat memantau arus kas dan mengelola keuangan mereka secara lebih efisien. Langkah ini bertujuan untuk mendorong pengelolaan keuangan yang lebih transparan dan akuntabel.

Intan menambahkan, kolaborasi dengan pelaku UMKM lokal membuat semakin yakin bahwa inovasi dan teknologi dapat membawa dampak nyata dalam perkembangan ekonomi masyarakat desa. “Kami sangat senang melihat perubahan positif yang terjadi di Desa Krikilan melalui program KKN kami.

Harapannya, kolaborasi ini akan berkelanjutan dan terus memberikan manfaat jangka panjang yang berharga,” imbuh Intan.

Dengan berbagai inovasi digital dan upaya nyata dalam memajukan UMKM, KKN 75 UNS berhasil membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat memiliki potensi besar dalam memperkuat perekonomian lokal.

Program ini diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi daerah-daerah lain yang ingin mengembangkan sektor UMKM melalui pendekatan yang serupa. HUMAS UNS

Reporter: Dwi Hastuti