Kemendag Gandeng UNS Kembangkan Campuspreneur, Dorong Mahasiswa jadi Wirausaha Muda

Kemendag Gandeng UNS Kembangkan Campuspreneur, Dorong Mahasiswa jadi Wirausaha Muda

Kementerian Perdagangan RI dan UNS mengembangkan program Campuspreneur untuk mendorong mahasiswa menjadi wirausaha muda. Kegiatan selama dua hari pada 1-2 April 2026 ini mencakup pameran, diskusi, dan penandatanganan kerja sama untuk meningkatkan daya saing generasi muda di sektor perdagangan.

UNS — Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) menggandeng Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dalam pengembangan program Campuspreneur. Kegiatan ini digelar di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS selama dua hari yaitu Rabu (1/4/2026) dan Kamis (2/4/2026).

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D.; Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional Kemendag, Ir. Johni Martha, ACCS, MBA. Dan pada hari kedua, Kamis (2/4/2026), Menteri Perdagangan Republik Indonesia (RI), Dr. Budi Santoso, M.Si. dijadwalkan hadir di UNS.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D. menyampaikan, bahwa tahun ini UNS memasuki usia ke-50 atau memasuki momentum Dies Natalis Emas. Sebagai perguruan tinggi komprehensif yang memiliki 14 fakultas dan dua sekolah, UNS terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional, termasuk dalam mendukung program pemerintah di bidang perdagangan dan kewirausahaan.

“Kami menyambut baik kerja sama dengan Kementerian Perdagangan dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Bahkan sejak awal, UNS menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung, baik dari sisi fasilitas, sumber daya, maupun kolaborasi program. Hal ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung penguatan ekosistem kewirausahaan di Indonesia,” terang Prof. Irwan.

Sebagaimana diketahui bersama, rasio wirausaha di Indonesia saat ini masih berada di kisaran 3 persen, yang masih tertinggal dibandingkan negara maju yang telah mencapai lebih dari 10 persen. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama, termasuk dari perguruan tinggi, untuk meningkatkan jumlah dan kualitas wirausaha, khususnya yang berorientasi ekspor.

Di UNS sendiri, pengembangan kewirausahaan dilakukan melalui dua pendekatan utama. Pertama, melalui kegiatan kemahasiswaan yang mendorong lahirnya wirausaha muda. Kedua, melalui peran dosen dan lembaga seperti LPPM dalam mengembangkan inovasi dan hilirisasi produk. Kedua pendekatan ini berjalan beriringan dan saling melengkapi.

“Kami memandang kegiatan Campuspreneur ini sebagai program yang sangat strategis dan perlu kita sukseskan bersama. Harapannya, kegiatan ini mampu melahirkan lebih banyak wirausaha muda yang tangguh, inovatif, dan mampu bersaing di pasar global,” imbuhnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional Kemendag, Ir. Johni Martha, ACCS, MBA. menyampaikan bahwa program ini sebagai upaya mendorong lahirnya wirausaha muda dari kalangan Mahasiswa. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan berbasis kampus sekaligus meningkatkan daya saing generasi muda di sektor perdagangan.

Program Campuspreneur dirancang untuk memberikan pembekalan komprehensif kepada mahasiswa, mulai dari pengembangan ide bisnis, manajemen usaha, hingga strategi pemasaran di era digital. Melalui sinergi antara Kemendag dan UNS, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan program Campuspreneur dapat menjadi katalis dalam mencetak generasi muda yang berdaya saing tinggi serta berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Pada hari pertama, Rabu (1/4/2026), kegiatan diisi dengan pameran produk dan jasa mahasiswa melalui entrepreneur expo yang melibatkan mahasiswa, alumni, serta UMKM binaan perguruan tinggi di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Selain itu, juga dilaksanakan kurasi produk oleh ritel modern, diskusi panel, serta coaching clinic yang memberikan pendampingan terkait penguatan branding, perizinan usaha, hingga kesiapan ekspor.

Diskusi panel menghadirkan narasumber dari Direktorat Pemasaran Produk Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Pusat Pengembangan SDM Ekspor dan Jasa Perdagangan Kementerian Perdagangan, asosiasi ritel modern APRINDO dan HIPPINDO, serta akademisi dari UNS.

Sedangkan di hari kedua, Kamis (2/4/2026), agenda akan dilanjutkan dengan penandatanganan sejumlah kerja sama strategis antara Kemendag dengan berbagai Perguruan Tinggi dalam implementasi tridharma di bidang perdagangan. Kegiatan ini juga akan mencakup penandatanganan perjanjian kerja sama pengembangan wirausaha muda berorientasi ekspor serta letter of intent dengan ritel modern.

Puncak kegiatan akan ditandai dengan peluncuran resmi Program Pengembangan Wirausaha Muda Berorientasi Ekspor oleh Menteri Perdagangan RI. Rangkaian acara kemudian akan dilanjutkan dengan business matching dan pitching bersama perwakilan perdagangan luar negeri, serta pameran lanjutan produk mahasiswa. HUMAS UNS

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa tujuan program Campuspreneur yang dikembangkan Kemendag dan UNS?

Program Campuspreneur bertujuan untuk mendorong lahirnya wirausaha muda dari kalangan mahasiswa, meningkatkan daya saing generasi muda di sektor perdagangan, dan memperkuat ekosistem kewirausahaan berbasis kampus. Lihat di artikel

Bagaimana UNS mendukung pengembangan kewirausahaan di kalangan mahasiswanya?

UNS mendukung pengembangan kewirausahaan melalui kegiatan kemahasiswaan yang mendorong lahirnya wirausaha muda, serta melalui peran dosen dan lembaga dalam mengembangkan inovasi dan hilirisasi produk. Lihat di artikel

Apa saja kegiatan yang dilaksanakan pada hari pertama program Campuspreneur?

Hari pertama diisi dengan pameran produk dan jasa mahasiswa, kurasi produk oleh ritel modern, diskusi panel, serta coaching clinic terkait penguatan branding, perizinan usaha, hingga kesiapan ekspor. Lihat di artikel

Siapa saja yang hadir dalam pengembangan program Campuspreneur di UNS?

Dalam acara tersebut hadir Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS Prof. Irwan Trinugroho, serta Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional Kemendag Ir. Johni Martha. Menteri Perdagangan RI Dr. Budi Santoso dijadwalkan hadir di hari kedua. Lihat di artikel