Tim PPK Ormawa BEM UNS Dorong Inovasi Olahan Jamur Tiram Bersama PKK Desa Giriroto

Tim PPK Ormawa BEM UNS Dorong Inovasi Olahan Jamur Tiram Bersama PKK Desa Giriroto

UNS— Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang tergabung dalam Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS menggagas praktik pembuatan abon berbahan dasar jamur tiram bersama Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Giriroto. Kegiatan ini dilaksanakan di Joglo Wirorejan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.

Program ini dirancang sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal dan sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDG), utamanya poin ke-12, yakni konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Melalui pelatihan ini, Tim PPK Ormawa BEM UNS mendorong inovasi pengolahan pangan yang sehat, berkelanjutan, serta bernilai ekonomi, yang diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan yang layak.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 anggota PKK Desa Giriroto yang secara aktif mempraktikkan proses produksi abon jamur tiram. Output dari kegiatan ini adalah peningkatan keterampilan dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk inovatif yang memiliki nilai jual serta potensi untuk dikembangkan sebagai usaha rumahan.

“Kegiatan ini sangat membantu meningkatkan keterampilan kami. Kami berharap pelatihan seperti ini dapat berlanjut secara konsisten, agar ibu-ibu dapat memperoleh penghasilan tambahan melalui pemasaran produk,” ujar Sri Utami, salah satu anggota PKK peserta pelatihan.

Ke depan, Tim PPK Ormawa BEM UNS berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan. Fokus pendampingan akan mencakup penguatan merek (branding), pengurusan izin Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT), serta membuka akses kerja sama dengan pelaku usaha lokal dan platform e-commerce guna memperluas pasar.

“Kami akan terus mendampingi kelompok PKK untuk mengembangkan produk abon jamur tiram ini menjadi peluang usaha rumahan. Selain mendukung proses legalitas, kami juga akan membantu pemasaran produknya agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Dosen Pembimbing Tim PPK Ormawa BEM UNS, Dr. Chynthia Permata Sari, S.Si., M.Ling.

Program ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa UNS dalam memberdayakan masyarakat melalui inovasi berbasis potensi lokal. Dengan dukungan dari UNS dan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Belmawa Dikti Kemendikbudristek)—(sekarang bernama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Tim PPK Ormawa BEM UNS membuktikan bahwa peran perguruan tinggi tidak hanya mencetak lulusan unggul secara akademis, tetapi juga agen perubahan sosial di tengah masyarakat. HUMAS UNS