Mulyanto

Dr. Mulyanto, M.E.
Lahir di Klaten, 23 Juni 1968. Pria yang memiliki NIP 196806231993021001 adalah staf Pengajar pada Fakultas Ekonomi UNS. Riwayat pendidikan tinggi yang berhasil ditempuh adalah tahun 1992 lulus sarjana (S-1) dari Universotas Sebelas Maret pada bidang ilmu: Ekonomi dan Pembangunan, tahun 1999 berhasil menyelesaikan master (S-2) dari Universitas Indonesia pada bidang ilmu: Ekonomi Perencanaan, dan pada tahun 2012 telah berhasil menyelesaikan program Doktor (S-3) dari UNDIP Semarang untuk bidang ilmu: Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan. Judul dan ringkasan disertasi disajikan dalam 2 (dua) versi bahasa Indonesia dan English sebagai berikut.

 

PEMODELAN  EVALUASI  KEBERHASILAN  PEMBANGUNAN DESA (Proyek Percontohan di Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah)
Klaten merupakan salah satu dari 35 kabupaten / kota di Jawa Tengah yang menunjukkan kinerja baik dalam berkompetisi di tingkat provinsi, khususnya dalam pengelolaan pembangunan desa. Studi ini berusaha mengembangkan model untuk menilai keberhasilan pembangunan desa.
Tujuan khusus dari studi ini: (i) merumuskan kriteria untuk menilai keberhasilan pembangunan desa dengan menggunakan beberapa instrumen, (ii) mengidentifikasi desa-desa berprestasi dengan menggunakan kriteria yang telah ditetapkan, (iii) memilih desa berprestasi sebagai model berdasar kluster tertentu dengan pendekatan benchmarking, dan (iv) merumuskan strategi pembangunan desa dengan menggunakan sumber informasi dari desa model percontohan.
Studi ini menggunakan perpaduan sekunder dan data primer. Data  sekunder berupa dokumen Kecamatan Dalam Angka dipakai sebagai basis dalam menemukan desa-desa berprestasi. Sementara data primer diperoleh dari serangkaian kegiatan diskusi terfokus (focused group discusssion) dan wawancara mendalam (indept interview) dengan tokoh-tokoh kunci (key-persons) dan responden terkait. Perpaduan pendekatan kuantitatif dan kualitatif diterapkan untuk menjawab tujuan penelitian yang diajukan.
Dari penerapan 3 model ditemukan 3 indikator (dari 9 indikator) yang selalu muncul sebagai penentu keberhasilan pembangunan desa, yaitu: (i) Indikator Sarana Perekonomian, (ii) Indikator Tingkat Pendidikan, dan (iii) Indikator Tingkat Kesehatan. Ketiga indikator ini dipercaya mampu menjadi penggerak dan pendorong keberhasilan pembangunan desa.
Dengan mengelompokkan 9 indikator ke dalam 5 bidang sebagai penentu pembangunan desa (bidang ekonomi, sosial, politik, pemerintahan, dan fisik prasarana), telah ditemukan bahwa dengan menggunakan metode The Analytic Hierarchy Process (AHP) mengindikasikan bahwa aspek yang utama mempengaruhi keberhasilan pembangunan desa adalah bidang ekonomi (sebesar 36,5%), bidang sosial (31,1%), bidang fisik prasarana (20,9%), bidang pemerintahan (7,4%), dan bidang politik (4,9%).
Dari setiap model yang diterapkan terhadap 391 desa di 25 kecamatan di Kabupaten Klaten, diambil 10 desa berprestasi sebagai desa model. Dari perpaduan dan persandingan ke-10 desa berprestasi, dihasilkan 5 desa yang ditetapkan sebagai desa model percontohan. Dari ke-5 desa model inilah disusun dan dirumuskan strategi pembangunan desa pada masa-masa mendatang.
Kata Kunci: Model, Evaluasi, Desa,  Strategi,  Klaten,  Indonesia