Direktur Utama PT KAI Resmi Menjadi Doktor Baru FEB UNS

Direktur Utama PT KAI Resmi Menjadi Doktor Baru FEB UNS

UNSFakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali melahirkan doktor baru. Dr. Didiek Hartantyo, S.E., M.M., resmi menyandang gelar doktor setelah mempertahankan disertasi berjudul “Analisis Dinamis Kinerja Keuangan PT Kereta Api Indonesia (Persero): Pendekatan VECM”. Dr. Didiek Hartantyo lulus dengan IPK 3,87.

Sidang promosi doktor dilaksanakan pada Jumat (8/8/2025). Ujian promosi doktor dilaksanakan di Ballroom Gedung Ki Hadjar Dewantara UNS Tower. Promotor dalam ujian tersebut adalah Prof. Wimboh Santoso, S.E., M.Sc., Ph.D., dengan dua ko-promotor yakni Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons)., Ph.D., Ak. dan Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D. Ketua penguji adalah Wakil Rektor Bidang Akademik UNS, Prof. Dr. Fitria Rahmawati, S.Si, M.Si. Sidang ini turut menghadirkan penguji pakar eksternal dari institusi internasional, yaitu Prof. Bruno S. Sergi dari Harvard Extension School, Harvard Division of Continuing Education. Selain itu, terdapat pula penguji dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. Mamduh M. Hanafi, MBA, serta para penguji internal UNS lainnya.

Dr. Didiek Hartantyo lahir di Surakarta pada 6 September 1961. Ia merupakan alumni S1 Universitas Sebelas Maret (1985) dan memperoleh gelar MBA dari Daniel School of Business, University of Denver (1995). Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama PT KAI sejak Mei 2020, ia pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan PT KAI (2016–2020) dan memegang berbagai posisi strategis di PT Bank Mandiri Tbk., antara lain Group Head Corporate Real Estate, Corporate Banking, dan Financial Institution.

Dalam disertasinya, Dr. Didiek Hartantyo menggunakan pendekatan Vector Error Correction Model (VECM) untuk menganalisis hubungan antara faktor-faktor operasional dan kinerja keuangan PT KAI (Persero). Faktor-faktor tersebut meliputi kepuasan pelanggan, ukuran perusahaan, ketepatan waktu kereta api, keselamatan dan keamanan, penggunaan infrastruktur, dan manajemen layanan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen layanan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja keuangan baik dalam jangka pendek maupun panjang. Sementara itu, ukuran perusahaan hanya menunjukkan pengaruh jangka pendek, dan faktor-faktor lain seperti ketepatan waktu serta kepuasan pelanggan lebih berdampak pada jangka panjang.

“Manajemen layanan yang unggul tidak hanya meningkatkan kepuasan pelanggan, tetapi juga memperkuat posisi keuangan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Dr. Didiek dalam presentasinya.

Ketua Penguji, Prof. Fitria, menyampaikan apresiasi dan selamat atas pencapaian akademik yang diraih Dr. Didiek. Ia menegaskan bahwa gelar doktor ini tidak hanya membanggakan secara pribadi, tetapi juga memberikan kontribusi bagi pengembangan institusi dan penguatan kebijakan berbasis riset, khususnya di sektor transportasi dan BUMN.

Dr. Didiek menjadi doktor ke-214 yang diluluskan oleh Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi FEB UNS. Keberhasilannya memperkuat reputasi FEB UNS sebagai institusi yang melahirkan pemimpin strategis dengan visi akademik dan profesional yang selaras. Ke depan, ia berharap hasil penelitiannya dapat digunakan untuk memperkuat kebijakan korporasi berbasis data dan model ilmiah.
Humas UNS