UNS – Ketika duduk di bangku kuliah, aspek kepedulian menjadi salah satu faktor yang perlu diasah. Dengan rasa peduli, seseorang akan mampu membantu sesamanya dengan rasa ikhlas. Berbicara mengenai kepedulian, sejumlah mahasiswa UNS menginisiasi sebuah komunitas bernama Hantar Kebaikan.
Hantar Kebaikan merupakan komunitas dengan gerakan optimisme pemuda yang bertujuan untuk meringankan beban bagi orang-orang yang membutuhkan. Program ini diinisiasi oleh lima mahasiswa UNS yakni Misselina Madya Gerda, Mutiara Pilianing, Muslikhah Asyahadah Khoiriyah, Nur Fadillah dan Selvi Setiawati. Selain itu, terdapat satu guru yang terjun dalam Hantar Kebaikan yakni Nur Apni Puji Utami.
Program hantar kebaikan dibentuk dengan tujuan membangun rasa peduli dan menjaga hal-hal baik masa kini.
“Tujuannya membangun rasa kepedulian sesama sekaligus menjaga, dan meningkatkan kondisi yang baik di zaman yang semakin berkembang,” jelas Misselina ketika dihubungi tim uns.ac.id beberapa saat yang lalu.
Ada pun sasaran dari komunitas Hantar Kebaikan adalah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), korban bencana alam, anak yatim piatu dan orang yang lemah secara finansial. Untuk mencapai beberapa target yang ditetapkan, Hantar Kebaikan memiliki empat strategi utama.
“Nanti kita bakal ada penggalangan dana, pengadaan bantuan, penyaluran bantuan, dan memberikan informasi yang positif,” terang Misselina.
Ada pun, kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan adalah pembagian paket Sembako di wilayah Solo Raya yakni Boyolali, Mojosongo, Pajang, dan Karanganyar. Pada saat itu, terkumpul donasi sebesar Rp. 2.730.000 yang dibelanjakan paket Sembako untuk dibagikan. Selain itu, komunitas Hantar Kebaikan juga telah mengadakan kegiatan kurban di tiga tempat sekaligus. Tiga tempat tersebut berada di Dukuh Bubakrejo RT 1 RW 1, Karangmojo, Klego, Boyolali. Tempat kedua terlatak di Duku Semak RT 4 RW 4, Desa Kendel, Kecamatan Kemusu, Boyolali. Terakhir, kegiatan kurban diadakan di Rusunawa Putri Cempo Mojosongo. Kegiatan kurban tersebut telah dilaksanakan dengan pembagian 100 paket Sembako dan penyembelihan hewan kurban di masing-masing tempat.
Dengan adanya komunitas Hantar Kebaikan, Misselina dan kawan-kawannya berpesan agar tidak bosan untuk terus berbagi.
“Hal yang terindah dalam hidup ini adalah saat kita bisa berbagi dengan hal positif, kebaikan, dan kebahagiaan dengan orang lain. Jangan bosan berbagi,” pungkasnya. Humas UNS
Reporter: Zalfaa Azalia Pursita
Editor: Dwi Hastuti
















