UNS – Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Muhammad Ilham Muttaqin, Mahasiswa Program Studi (Prodi) D-3 Teknik Informatika UNS, sebagai anggota tim esports Little Pikaa sukses menjuarai ajang Infinix Campus Cup (XCC) 2025 kategori Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) tingkat Indonesia. Kemenangan ini diraih setelah mereka menaklukkan BINUS Alpha dari BINUS University dengan skor telak 3-0 di laga final.
Final nasional XCC 2025 berlangsung di Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta, pada Sabtu (14/6/2025). Dua tim terbaik dari kampus-kampus di Indonesia bersaing memperebutkan tiket menuju Grand Final Regional di Filipina. Little Pikaa tampil impresif sejak babak awal, hingga akhirnya mengunci kemenangan di laga puncak.
Keberhasilan ini mengantarkan Little Pikaa menjadi wakil Indonesia di Grand Final Regional XCC 2025. Mereka juga mendapatkan golden ticket menuju MDL Open Qualifiers Playoffs, serta kesempatan eksklusif coaching bersama ONIC Prodigy. Prestasi ini sekaligus membuktikan kualitas pemain esports dari UNS di kancah nasional.
Kepada uns.ac.id, Ilham mengungkapkan rasa bahagianya atas pencapaian tim. Ia tidak menyangka bisa meraih gelar juara nasional dalam ajang sebesar ini. Menurut Mahasiswa SV UNS ini, kekuatan utama tim Little Pikaa terletak pada komunikasi dan strategi draft yang matang. Setiap pemain memahami perannya masing-masing sehingga chemistry tim terjalin dengan baik.
“Kami fokus di komunikasi dan draft yang matang. Setiap pemain pasti tahu perannya masing-masing di game, jadi chemistry -nya mungkin udah solid banget,” ujar Ilham, Minggu (22/6/2025).
Ilham mengatakan, latihan rutin dan mereviu gameplay lawan juga menjadi bagian penting dari persiapan mereka. “Kita latihan rutin tiap hari mungkin cuma nge rank biasa aja, review gameplay musuhnya juga. Dari sisi mental mungkin kita sudah kuat, kami saling support biar tetap tenang dan fokus selama turnamen,” tuturnya.

Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan Brand Ambassador (BA) Little Pikaa, Pratiwi Widyaningsih. Mahasiswa Prodi S-1 Matematika FMIPA UNS ini dipercaya sebagai Student Ambassador UNS sekaligus BA tim esports dalam ajang XCC 2025. Ia turut berperan menjaga semangat dan citra positif tim sepanjang turnamen. Selama kompetisi, Pratiwi aktif membuat konten media sosial, mendukung mental tim, dan membangun interaksi dengan komunitas esports. Di Grand Final Regional Filipina nanti, Pratiwi juga akan memperkenalkan budaya Indonesia lewat busana adat dan tarian tradisional.
“Selama kompetisi, aku bantu bikin konten, menyiapkan penampilan tim biar makin keren di media sosial, dan ikut support pas mereka lagi tegang-tegangnya tanding. Aku juga aktif bangun interaksi sama komunitas. Yang paling spesial, aku bakal ngenalin budaya Indonesia di sana, dari baju adat sampai tari tradisional. Jadi selain bawa semangat esports, aku juga bawa vibes Nusantara,” ucap Pratiwi, Jumat (20/6/2025).
Infinix Campus Cup 2025 sendiri merupakan kompetisi esports kampus terbesar se-Asia Tenggara. Tahun ini, lebih dari 1.000 tim dari 400 lebih universitas di Asia Tenggara ambil bagian. Turnamen ini diadakan secara bertahap mulai dari kualifikasi terbuka, babak grup lokal, hingga final nasional.
Keberhasilan Little Pikaa menjuarai XCC 2025 menunjukkan bahwa mahasiswa UNS mampu bersaing di ranah esports profesional. Prestasi ini juga menjadi motivasi bagi mahasiswa UNS lain untuk berani mengeksplorasi bakat di luar bidang akademik. Ilham sendiri berpesan agar mahasiswa tidak ragu mencoba hal baru, termasuk di dunia esports kampus.
“Kalau memang suka dan serius, jangan ragu coba. Mulai dari komunitas kampus, ikut turnamen, terus upgrade diri. Konsisten itu kunci,” tutupnya.
Senada dengan hal tersebut, Pratiwi mengajak mahasiswa UNS berani keluar dari zona nyaman. Ia meyakini pengalaman seru justru datang dari kesempatan di luar kelas. “Dunia kreatif kampus itu luas banget. (Di sini) penuh kesempatan buat belajar, kenalan sama orang baru, dan menemukan sisi diri kamu yang mungkin belum pernah muncul. Jangan takut salah atau nggak bisa, karena semua orang juga mulai dari nol. Yang penting, niat, konsisten, dan enjoy the process,” pungkasnya.
Humas UNS



















